KSATRIA SYSTEM : KOKOBOT

KSATRIA SYSTEM : KOKOBOT
Chapter 27


__ADS_3

"Aaargh ...! Aku tidak akan kalah!" Kosmo meraung keras lalu bangkit dan menghilang dari pandangan.


"Cepat juga gerakannya, meskipun tubuhnya menjadi lebih berat 5 kali dari sebelumnya," batin Ryuga sambil menangkis pukulan Kosmo yang muncul tiba-tiba di samping Ryuga. Tanpa melirik atau menengokan kepala Ryuga dengan santai menyambut pukulan Kosmo dengan pukulan.


Bang!


Kedua pukulan beradu, Kosmo dan Ryuga sama-sama terpundur 25 meter, kaki mereka bergesekan dengan permukaan tanah.


Srak!


Kepulan debu dan asap menutupi mereka berdua, tak ada satu orang pun yang bisa melihat dengan jelas apa yang terjadi diantara mereka berdua.


Ryuga hanya mengerahkan 1% kekuatannya untuk melawan Kosmo. Tapi Kosmo sudah mengerahkan 95% kekuatannya. Kosmo sudah mulai terengah-engah, efek berserker aura sudah mulai menipis, tinggal 2 menit lagi.


"Wind bullet!"


Ryuga menembakan puluhan peluru angin dari mulutnya, Kosmo tidak dapat melihat arah serangan Ryuga karena tertutup debu.


Shua!


Peluru angin bertubi-tubi mengenai armor platinum milik Kosmo dan hanya menggoresnya sedikit. "Siapa sebenarnya bocah ini? Mempunyai dua kuasa sekaligus, kuasa earth dan wind. Ditambah lagi kuasa earthnya telah berevolusi ke kuasa Gravity selangkah lagi menuju evolusi maksimal yaitu kuasa Space," pikir Kosmo yang sedang menerima serang peluru angin yang dilancarkan Ryuga.


Kepulan debu mulai memudar, warga sudah bisa melihat pertarungan Kosmo dan Ryuga lagi. Ryuga terus membordardir dengan serangan peluru angin bertubi-tubi, untuk menghancurkan baju Zirah Kosmo.


Shua!


Tang!


Tang!


Kosmo terus maju sambil melindungi kepalanya dengan tangan kanan, berjalan perlahan ke arah Ryuga yang masih menyerang Kosmo dengan bertubi-tubi. Begitu dekat jarak antara Kosmo dan Ryuga, dia langsung memeluk erat Ryuga dan melompat cukup tinggi, setinggi 10 meter.

__ADS_1


Ryuga tak mampu melepas pelukan Kosmo yang begitu kuat, meskipun Ryuga terus mendorong kuat pelukan Kosmo, namun tetap saja tangan Kosmo tidak bergeming sedikit pun. "Sial tangannya begitu kuat mengunci tubuhku, manipulation molecul, Vibranium!" batin Ryuga.


Kosmo memutar badannya dengan posisi kepala di bawah dan kaki diatas, keduanya meluncur dengan cepat, lalu membanting tubuh Ryuga dengan keras hingga permukaan tanah di alun-alun kota membentuk kawah berdiameter 5 meter dan kedalaman 3 meter.


Boom!


"Tuan Kosmo memang sangat kuat, lihat saja tanahnya sampai berlubang dalam!" tunjuk Antonio wakil kapten Black Dessert dengan mata berbinar-binar.


Ryuga sama sekali tidak apa-apa, tangannya mengusap cepat bahu kanan dan kirinya, tak ada luka yang tergores di tubuhnya sedikit pun. Ryuga bangun, "lebih baik kita akhiri pertarungan ini dan kau menyerah tuan Kosmo, sebelum diantara kita ada yang terluka parah!" ujar Ryuga dengan nada meninggi, tatapan matanya begitu tajam.


"Jangan harap! Pertarungan ini belum ada siapa yang kalah dan siapa yang menang?!" Kosmo kembali berlari cepat ke arah Ryuga efek berserker aura tinggal 30 detik lagi. Kosmo ingin mengakhiri pertarungan dengan Ryuga dan mengerahkan semua kekuatannya yang tersisa.


"Gravity!" Kosmo yang sedang berlari, tiba-tiba terjatuh dalam keadaan tengkurap, tubuhnya ditarik oleh gravitasi yang sangat kuat. Ryuga berjalan perlahan, dengan tatapan yang sangat tajam ke arah Kosmo, dan meletakan telapak tangannya ke punggung Kosmo.


"Dasar bedebah licik!" Cepat lepaskan aku, aaaaargh ...!" berontak Kosmo dengan mengerang keras, namun tubuhnya tidak dapat digerakan 1 cm pun.


"Manipulation molecul, glass!"


Ctak!


Prang!


Baju Zirah itu hancur berkeping-keping, dengan sorot mata yang tajam dan penuh amarah Ryuga mengangkat tangannya lalu mengepal dan menghujamkan pukulan yang sangat bertenaga ke punggung Kosmo.


Bang!


Krak!


Boom!


"Aaaakh ...! Guhak!" pekik Kosmo dengan memuntahkan banyak darah, permukaan tanah disekitar tubuh Kosmo ambles dan retak lalu Kosmo pingsan.

__ADS_1


"Pemenang ronde ketiga tuan Ryuga!" teriak Anilika dari podiumnya.


Prok!


Prok!


Prok!


"Hah!" semua warga Diamond Frost bersorak sorai gembira, tepuk tangan warga menggema di alun-alun kota. Ronald berlari menghampiri Ryuga bersama warga terpinggirkan lalu mengangkat tubuh Ryuga dan melempar-lemparnya ke udara. Sebagai rasa Syukur atas kemenangan Ryuga.


"Hore tuan Ryuga menang!" ucap serentak warga terpinggirkan yang menurunkan Ryuga perlahan.


"Selamat tuan Ryuga, terima kasih pada tuan, telah menyelesaikan satu masalah pelik di kota Diamond Frost," ucap Anilika dengan bibir melengkung membentuk senyuman, Anilika menyodorkan tangan untuk berjabat tangan.


Ryuga memyambut tangan Anilika untuk berjabat tangan, "sama-sama aku hanya orang yang sekedar lewat," balas Ryuga juga dengan bibir melengkung membentuk senyuman. Kosmo dibawa petugas keamanan untuk diobati, sesuai perjanjian semua harta milik Kosmo harus diberikan pada Ryuga dan Kosmo harus meninggalkan kota Diamond Frost.


***


Satu bulan kemudian.


Ryuga sudah berbenah diri, kali ini ia harus menyelesaikan misi utamanya mengambil data penelitian di laboratorium Sangakama. Ryuga juga sudah merubah toko senjata Kosmos, menjadi sebuah guild petualang storm gravity


Para warga terpinggirkan juga sudah berbenah diri, daerah yang tadinya kumuh berkat Ryuga membuka lapangan kerja kehidupan mereka membaik. Pemukiman kumuh kini berubah, menjadi daerah Brans mereka menyebutnya, rumah-rumah di Brans juga sudah banyak berubah.


Ryuga mendapatkan harta dari Kosmo cukup banyak 5 milyar dan ratusan senjata. Rogue juga ingin bekerjasama dengan Ryuga tapi semua kepengurusan di serahkan pada Gemu dan Inu. Itu nama samaran yang diberikan pada Gemusha dan Inusha, karena jika Ryuga mengatakan nama mereka sebenarnya takut Rogue akan membocorkan rahasia mereka sebagai pemimpin utama di sektor Majapahit.


Ryuga juga mengajari para guild petualang, cara menggunakan senjata secara efisien untuk membunuh monster dengan mengalirkan energi Veda pada senjata.


Ryuga membagi para petualang menjadi beberapa level dari terendah level F dan yang tertinggi SSS. Level akan naik jika para petualang menyelesaikan syarat misi sesuai level minimal 10 misi di level yang sama dan satu misi khusus di satu level lebih tinggi sebagai syarat kenaikan level.


Setiap level hadiahnya berbeda-beda bukan saja uang tapi juga heal potion, atau stamina potion, bahkan Ryuga sudah membuat pil dari ekstraksi monster gold untuk menaikan level Divya mereka jika berhasil naik level selanjutnya di guild petualang.

__ADS_1


Para petualang sangat senang, ternyata level Divya bisa ditingkatkan berkat terobosan Ryuga. Level Blacksmith Ryuga juga sudah bisa membuat senjata dari logam diamond dan membutuhkan 243.000 poin skill untuk naik ke level 6. Berkat Ryuga juga kota Diamond Frost bisa membangun jalur ke kota lain, karena berhasil membersihkan semua portal di Mangaung Metropolitan, hanya tersisa satu portal ungu di dekat Laboratorium Sangakama.


__ADS_2