
Ryuga kembali ke apartemennya. Namun sayang sudah hancur luluh lantak. Dari empat wilayah yang rusak parah, wilayah South Hokkaidolah yang paling parah rusaknya.
Karena monster yang keluar dari gate break di seluruh Neo Japan dalam satu bulan lebih ini, terprovokasi untuk bergerak ke arah wilayah Bloodfallen City yang berada di South Hokkaido.
"What The Mock?!"Ryuga melebarkan mata dan menjatuhkan rahangnya, setelah sampai di koordinat apartemen miliknya melalui teleportasi.
Pemandangan mata Ryuga hanya menampakan reruntuhan bangunan, gedung-gedung yang rusak parah yang sedang diperbaik oleh Cypher Drone 01.
Berkat Vlidcky, Zaka, Zaki, dan Miku, mereka bekerja sama membuat juga memproduksi massal Cypher Drone 01 dan Super Cypher Drone 01.
Super Cypher Drone 01 merupakan tipe baru dari Cypher Drone series, befungsi untuk membangun dan memperbaiki segala bangunan yang rusak. Tapi bentuknya 10 kali lebih besar dari Cypher Drone 01.
"Aku harus bergegas ke Bloodfallen, kalau dibiarkan ekonomi disini hanya akan menjadi mayat. Aku harap mereka mampu mempertahankan Bloodfallen City dari ancaman ini. Trickster!"
'Cwuszh!' Ryuga sampai di menara Bloodfalllen, merupakan menara utama di Bloodfallen City karena dibangun khusus untuk Vergil Wong.
'Klik!' Ryuga menekan jam tangan ruang dan merubah kembali dirinya menjadi Vergil Wong.
Betapa terkejutnya ia melihat pemandangan seluruh wilayah Bloodfallen City yang sangat megah dari kaca ruangan kantor, plus kamar pribadinya sendiri. Pemandangan itu menampakan keramaian seluruh penduduk South Hokkaido atas tragedi gate break.
"Phew ... syukurlah mereka melakukan hal yang benar menyelamatkan semua warga masuk ke wilayah Bloodfallen."
Ryuga mengganti pakaiannya menjadi setelan jas biru, celana biru, kemeja dalam putih dan juga dasi biru yang berada di lemari miliknya. Semua setelan merk ternama dari Angel Beauty, dihadiahkan langsung oleh Angelina untuk penguasa Bloodfallen City.
"Nyaman sekali memakai setelan ini. Pantas saja Angel Beauty bisnisnya terus merangsak naik, pakaiannya bukan main-main kualitasnya. Tidak rugi aku berinvestasi disana," sambungny tersenyum puas.
Ryuga keluar dari ruangannya dan betapa terkejutnya, ketika ia membuka pintu. Four Lord dan Ten King sudah berbaris rapi di depan ruangan kantornya, "Eeeeh .... Kenapa kalian bisa tahu, aku ada disini?"
"Maaf, bos." Miku maju ke depan satu langkah, dan menunjukan jam tangan ruang khusus hasil buatan Vlidcky, "Ini semua sistem khusus yang dipasang oleh Vlidcky, agar mengetahui jika bos telah berada di ruangan. Tujuannya agar kami tahu dan seluruh pasukan bersiaga menjaga anda."
__ADS_1
"Selamat datang tuan Vergil Wong! Berjayalah tuan Vergil Wong selamanya!" serentak Ten King dan Four Lord memberikan penghormatan pada Vergil dengan menunduk hormat dan menyilangkan tangan kanan di dada kiri.
"Ya, terima kasih." Ryuga tersenyum tipis, dan melanjutkan, "Kita menuju ruangan meeting. Aku ingin mengetahui progres Bloodfallen City dan semua yang terjadi."
"Siap, tuan." Ten King dan Four Lord serentak menuju lift untuk turun ke lantai 99 di bawah lantai ruangan kantor Vergil.
Vergil sendiri memakai lift khusus untuk turun dan hanya ia yang bisa gunakan melalui pindai sidik jari juga retina mata. Lift khusus itu berada tepat di depan pintu ruangannya berdampingan dengan lift umum.
Vergil sampai dan duduk di kursi utama meja bundar, setelah keluar dari lift khusus yang terhubung ke ruangan meeting. Satu detik kemudian, Ten King dan Four Lord masuk dan menempati kursi masing-masing.
"NB Grup sudah hancur di wilayah selatan. Walau di sektor Martapura dan sektor Giwa Pranala sudah membaik dengan mencetak omset 200%. Setelah Sam dan Jiro mengeliminasi semua level manajerial yang terbukti korupsi. Lebih baik aku berterus terang pada tuan," batin Rob memijat keningnya beberapa kali.
Hal itu menarik perhatian Vergil, "Kenapa tuan Rob?" tanya Vergil.
"Mengenai kantor pusat NB Grup dan juga Elixir Potion flux, Boss," terang Rob menunduk pasrah.
[Blangtungpak Blaem-Blaem. Selamat, Rob Stephanson respeknya pada anda naik maksimal 100%]
"Aku mengerti dan menyetujuinya. Katakan semuanya pada Miku dan biar Kiyu yang mengurusnya. Aku mengumpulkan kalian semua disini hanya ingin memberikan satu, dua, atau tiga perintah." Vergil bangkit dan berpura-berpura menekan jam tangan ruang miliknya.
"Evolt, konversi uangku 10 juta rupiah ke mata uang yen," titah Vergil dalam batinnya.
[Dimengerti juragan. Mengkonversi uang Rp,10.000.000 menjadi 150.000.000.000 yen dan tertransfer ke saldo sistem. Nilai konversi naik dalam satu bulan ini karena Neo Japan dan Jepang mengalami kemerosotan akibat Gate Break, 1 rupiah setara 15.000 yen]
"What The Mock?!" batin Ryuga melebarkan mata, lalu mentransfer uang 100 milyar yen pada rekening Bloodfallen City dan tentu saia mengejutkan Miku.
"Oh My Mock-Mock?!" Sontak Miku melebarkan mata karena ada pemberitahuan pada sistem perbankan Bloodfallen City yang ia buat sendiri.
"Kenapa Miku?" Sam ikut kaget karena Miku berdiri dengan mata melebar dan rahang terjatuh.
__ADS_1
"Tenang semua. Aku hanya ingin kalian membereskan masalah South Hokkaido agar semua penduduk yang bernaung di Bloodfallen City tidak kelaparan." Ryuga mengibaskan tangan, menandakan uang sebesar itu tidak masalah baginya.
"I-itu, boss mentransfer uang 100 milyar yen," jawab Miku masih dengan raut muka terkejut.
"Apa?! 100 milyar yen?!" serentak Ten King dan Four Lord melebarkan mata dengan menjatuhkan rahang.
Mereka semua benar-benar terkejut. Karena dari raut muka Vergil yang sangat tenang mentransfer uang sebanyak 100 milyar yen.
[Blangtungpak Blaem-Blaem. Selamat, Ten King dan Four Lord respeknya pada anda naik maksimal 100%]
"Baik, bos kami akan segera merealisasikannya." Ten King dan Four Lord serentak berdiri lalu membungkuk hormat pada Ryuga.
"Satu hal lagi, rahasiakan terus identitasku. Walau kalian menemuiku di jalan, bersikaplah biasa saja. Aku ingin menikmati hidup, jika butuh uang segera kabari dan aku ingin progres persiapan kompetisi guild yang diadakan tiga hari lagi selesai."
"Semuanya sudah selesai bos." Ten King dan Four Lord serentak menjawab.
"Selamat tinggal." Ryuga menjentikan jari dan tubuhnya berkedip, hilang dari pandangan mereka.
"Phew ... kenapa sekarang bos aura terlalu-terlalu mendominasi?" pikir Vlad.
"Aku yang memiliki aura Emperor pun terasa sangat gugup di depan bos," batin Rob.
"Kali ini aku benar-benar gugup di hadapannya. Tidak seperti pertama kali bertemu dengan bos," batin Jiro.
"Sepertinya bos aura kembali lagi, apakah naik ke aura heaven?" pikir Kiyu.
"... ...."
Semua orang gugup dan menghela nafas panjang dengan pikiran masing-masing. Karena aura Ryuga terlalu mendominasi dengan aura Divinity. Aura yang melebihi aura heaven.
__ADS_1
Tingkatan aura sendiri semakin meningkat mulai dari Lord, Emperor, Ancient, Primordial, Dragneel, Heaven, dan terakhir Divinity.