
[Selamat, juragan mendapatkan 10 poin skill job leadership]x1000
Dengan raut wajah kesal Josephine pulang, karena kehilangan uang 100 juta yen. Tapi tidak bagi Filza, Michelin, dan Miku. Mereka bertiga tersenyum puas kemenangan.
Semua orang bubar, hanya menyisakan Miku, Filza, Michelin dan anggota guild Emperor. Filza menyodorkan tangan pada Ryuga untuk berkenalan, sekaligus berterima, "Kamu hebat. Aku tertolong berkatmu. Aku Filza, Filza Alora. Senang berkenalan denganmu," katanya tersenyum tipis. "Terima kasih."
"Sama-sama. Ah, itu hanya kebetulan. Aku Vergil Wong, kita satu kampus, senang berkenalan denngan nona Filza," balas Ryuga sambil menyambut tangan Filza.
"Kenapa jadi seperti ini, Lord Gardosen? Aku dan calon istriku malah seperti orang lain," batin Ryuga tersenyum canggung pada Filza.
"Ya, aku tahu. Kita satu apartemen. Aku akan mentraktrirmu sebagai rasa terima kasih, esok hari ok. Selamat tinggal!"
Filza melepaskan tangan Ryuga dan berpura-pura tidak mengenalinya. Lalu pergi bersama anggota guild Emperor yang lain, untuk pulang ke apartemen dan beristirahat.
"Wilayah Selatan 89% Neo Japan sudah aku tundukan dengan adanya gangster Night Blue dipihakku. Tinggal wilayah barat, timur, dan utara," batin Ryuga.
Ryuga bersiap pulang dan sudah membonceng Miku di motornya. Tiba-tiba Michelin mendekat, "Tunggu, Vergil. Aku ingin berbicara padamu," katanya tersenyum.
Ryuga turun dari motor, Miku cukup mengerti jadi ia membiarkan Ryuga berbicara dengan Michelin Yo. Walaupun sudah sangat mengantuk, tapi karena Ryuga menang, rasa kantuk itu pun hilang sendiri.
"Mohon maaf nona. Jika aku tak berlaku sopan padamu, siang tadi. Aku-"
"Sudah tak perlu diungkit lagi. Aku ingin berbicara padamu esok nanti, setelah kamu selesai kuliah. Aku akan datang ke bengkel nona Miku, sekaligus tolong periksa kendaraanku itu," potong Michelin sambil menunjuk mobil lotus exige berwarna jingga miliknya.
Kemudian melanjutkan dengan rasa penuh rasa hormat pada Ryuga, sang penyelamat hidupnya, "Terima kasih telah menyelamatkanku. Jika tidak ada kamu, mungkin aku sudah tiada sekarang."
"Itu sudah kewajibanku untuk menolong sesama. Baiklah, datang saja ke bengkel. Bukan begitu nona Miku!" Ryuga menoleh ke arah Miku dan tersenyum, Miku hanya mengangguk dengan tersenyum lebar.
Miku hari ini benar-benar mendapat durian runtuh, Ryuga bukan hanya tampan tapi juga jenius dan sangat gila balap seperti dirinya. Tentu saja karena Ryuga sekarang sudah resmi menjadi karyawan paruh waktu di bengkel Imogiri.
__ADS_1
***
Keesokan pagi.
Ryuga seperti biasa latihan pagi, tapi kali ini dia membeli pedang replika katana yang bisa di atur beban beratnya sesuai keinginan. Bagaimanapun juga Ryuga sangat suka berpedang, setelah melihat Rany dan Kira ahli memainkan pedang, satu tahun lalu.
Setelah selesai mengayunkan pedang replika 10000 kali, Ryuga membersihkan diri dan pergi menuju kampus. Ia berharap hari ini bisa menghasilkan uang dari jasanya, nyatanya tidak ada tambahan.
Pekerjaannya sebagai kuli bangunan terhenti, setelah insiden jatuhnya besi, karena proyek gedung di tutup sementara. Hanya profesi mekanik saat ini yang bisa menghasilkan uang, meskipun paruh waktu.
"Sial! Supervisor menghubungiku. Aku diberhentikan dari pekerjaan." Ryuga kesal menatap layar smartphone barunya, menunjukan adanya pesan terkait pemecatan dirinya.
Ryuga yang sedang fokus berjalan menyusuri lorong kampus dan akan menuju kelasnya, tidak sadar jika kaki Bill sudah siap menjegal langkahnya.
'Bruk!' Ryuga terjatuh dalam keadaan tertelungkup lalu bangun, tapi badannya langsung diinjak oleh kaki Bill, "Sampah! Diam!" bentaknya.
Kemudian Bill melanjutkan dengan wajah marah, "Kemarin kau punya hutang padaku 1 juta yen. Cepat berikan uangnya!"
"Diam kau, Kali. Tidak usah ikut campur. Ini urusanku dengan bocah sok pintar ini," potong Bill dengan berteriak dengan berapi-api.
Filza yang sedang berjalan bersama Angelina, melihat Ryuga diinjak tubuhnya langsung emosi dan mendorong Bill, "Bedebah! Bangsat!"
Angelina juga geram, meskipun ia pernah membuli Ryuga. Sekarang Angelina sudah bertaubat dan sangat paham jika rasanya dibuli.
'Plak-plak!'
Angelina melesat cepat dengan skill blink dan muncul di depan Bill. Tangannya cepat menampar Bill bolak-balik, "Kau! Jangan pernah melakukan ini lagi di depanku! Aku tahu kamu anak penguasa tanah wilayah Neo Japan. Tapi kau tidak boleh semena-semena!"
Filza membantu menegakan tubuh Ryuga, Angelina masih geram dan ingin menghajar Bill sampai babak belur.
__ADS_1
"Berani kau menghajarku, bodoh!" Bill geram dan mendorong tubuh Angelina. Tapi tetap tubuh cantiknya tak bergeming. "Aku akan buat perhitungan dengan, kamu, kamu, kamu!"
Bill menunjuk Ryuga, Filza, dan Angelina dengan wajah marah, kemudian melanjutkan, "Aku tak peduli kau anak keluarga Kismoyo dan kau Vice Leader guild Storm Gravity. Tapi di tanah ini, aku Bill adalah penguasanya, liht saja aku pastikan esok kalian berkalang tanah."
"Silahkan saja, aku tak takut. Paling hanya mengandalkan assasin Sarutobi yang menurut kalian pembunuh bayaran yang hebat. Tapi nyatanya sampah," cibir Angelina menatap jijik Bill.
Kemudian melanjutkan dengan berapi-api, "Walau 1000 pembunuh bayaran dari asosiasi Rinbo datang untuk membunuhku. Aku akan kirim kembali padamu 1000 kepalanya termasuk kau, ha-ha-ha ...."
Bill dan Kaligata mengepalkan tinju, dan menarik nafas kasar. Mereka berdua ingin sekali menghajar mereka bertiga, namun ini dikampus.
"Sudah nona-nona dan tuan-tuan. Masalah ini tidak perlu diperpanjang lagi. Aku yang salah dan seharusnya aku yang mengganti rugi pada tuan Bill."
Ryuga tersenyum pada Filza dan Angelina untuk menenangkan suasana. Lalu memberikan uang 2 juta yen dari saku bagian dalam yang sudah terkoneksi dengan inventori sistem.
"Aku harap kita sudahi saja pertengkaran ini. Aku memohon maaf jika pernah melukai tuan. Mohon diterima, aku harap ini sudah cukup. Jika masih kurang aku bisa memberikannya lagi." Ryuga menunduk hormat di depan Bill.
"Bagus, kamu tahu diri dan kesalahanmu. Aku terima semua permintaan maafmu. Ingat! Lain kali hati-hati, jika terjadi lagi nyawamu yang bakal aku hilangkan!" Bill menyontohkan menggores lehernya sendiri dengan tangan yang membentuk seperti bilah pisau.
"Tenang, tuan. Masalah ini tidak akan terjadi lagi." Ryuga menunduk hormat dan berpura-pura ketakutan.
"Ya." Acuh Bill.
Kaligata dan Bill tersenyum puas lalu meninggalkan mereka bertiga dengan rasa penuh kemenangan.
Filza dan Angelina kesal pada Ryuga, kenapa ia malah membayarkan uang 2 juta yen pada Bill.
"Vergil! Kamu itu bagaimana, sih?" tatap Filza kesal.
Dengan acuh tak acuh Ryuga meninggalkan mereka berdua. Ryuga ingin tak terlalu dekat dengan para anggota guild Emperor, takut membongkar penyamarannya saat ini.
__ADS_1
Diacuhkan seperti itu Angelina dan Filza tambah kesal. "Dasar bodoh!" teriaknya serentak.