KSATRIA SYSTEM : KOKOBOT

KSATRIA SYSTEM : KOKOBOT
Chapter 109


__ADS_3

Bam!


Ryuga memukul perut Molochs dengan skill eternal fist hingga menembus bagian belakang pinggang. "Absorb eternal energy!" Ryuga menghisap semua energi negatif dan positif veda pada tubuh Molochs sampai tak tersisa.


Molohcs menjerit kesakitan, dan tubuhnya dapat digerakan, "Aaaargh! Aaaargh! Aaaargh!" dua kali ia merasakan ruhnya seperti tercabut keluar, tapi ini sepuluh kali lipat sakitnya dari sebelumnya.


"Menyerah atau mati?!" teriak Ryuga mencengkram erat leher Molochs. "Katakan dimana semua anggota kalian? Atau aku bunuh!"


"Aaaargh, a-aku tidak akan mengatakannya, sampai mati pun aku tidak akan buka mulut, hahahaha," lirih Dagon.


Krak!


Ryuga mencengkram dan memutuskan leher Molochs, membuatnya tewas seketika. Tubuh Molochs berubah menjadi bola bermotif satu bulu berwarna putih, lalu masuk ke dalam eternal gear.


[Blangtungpak blaem-blaem]


[Selamat juragan mendapatkan angel core Uriel]


[Misi : Kumpulkan tujuh core angel untuk membangkitkan ancient beast ball Qirin (Uriel, Sammael, Mikhael, Gabriel, Azrael, Ramiel, dan Rafael)


Hadiah : Rp 1000 dan 5.000 poin semua kuasa masing-masing.


Hukuman : Ancient beast ball Qirin hancur dan juragan kehilangan kuasa light serta tak bisa menggunakannya lagi


Progres misi : Angel core Uriel


Batas waktu : - ]


[Selamat menjalankan misi dan semoga berhasil]


"Ternyata angel core berada pada tubuh Divya? Tapi siapa mereka, kenapa bisa memiliki angel core untuk menghidupkan Archangel Qirin?" pikir Ryuga. "Field polar hancur, bagaimana dengan ujian ini? apakah akan dilanjutkan, pokoknya aku akan berusaha melindungi ujian ini, masa harus ditunda lagi."


***


Dua hari kemudian di menara ujian Battle Academy.


Ujian Battle Academy tetap dilanjutkan, ada delalan tim yang lolos termasuk tim Ryuga. Mereka sudah sampai di menara tower, Lord Gardosen dari sektor Siliwangi, Greed mewakili Queen Geminu dari sektor Majapahit, Lord Alfred Le Vigny dari sektor Trunyan, Lord Victor dari sektor Martapura, Lord Athena dan Queen Freya dari sektor Nagana, Lord Thanatos dari sektor Giwa Pranala dan Queen Aranya dari sektor Sriwijaya. Semua sangakama duduk di kursi Singgasanan melihat jalannya ujian kelulusan Divya.


[ Tim Verel : Logo Yin]

__ADS_1


[Tim Kazuya : Logo Yin]


[Tim Arco : Logo Yin]


[ Tim Paga-puga : Logo Yang]


[ Tim Zhi Long : Logo Yang]


[ Tim Rishinki : Logo Yang]


[ Tim Josephine : Logo Yang]


[ Tim Ryuga : Logo Gold]


Monitor proyeksi muncul di belakang Kira, memunculkan delapan tim yang lolos, "Selamat kalian telah lolos di ujian babak kedua eliminasi, baik tanpa berlama-lama lagi. Kita akan akan mengadakan ujian final Battle Academy, yaitu pertarungan satu lawan satu untuk membuktikan sepuluh kadet Divya teratas di dunia. Pengundian akan dilakukan secara acak, dan kalian bisa saja melawan sesama anggota satu tim," jelas Kira.


"Peraturannya sama dilarang membunuh, jika ada yang membunuh akan didiskualifikasi. Baik tanpa berlama-lama lagi kita akan memulai pengundiannya!" imbuh Kira.


Layar proyeksi mulai mengacak nama-mama yang akan pertama kali bertarung, muncul nama Verel melawan Zhu Qi dari tim Zhi Long. Verel naik ke arena dan berhadapan dengan Zhu Qi, "Pertandingan pertama Verel melawan Zhu Qi dimulai!" teriak Ara.


Keduanya melesat cepat, sama sama meggunakan kuasa flash, dan menghantamkan pukulan skill flash punch.


Bam!


Zhu Qi terpundur lima langkah, tubuh Verel berpindah cepat di belakang Zhu Qi, "Lightning Shock!" Verel mengeluarkan petir berwarna merah, Zhu Qi yang menyadari jika Verel berada di belakangnya juga mengeluarkan skill lighting Shock.


Zrrt!


Jdash!


Jdar!


Dua aliran petir merah beradu dan menyambar-nyambar di permukaan arena, "Aku akhiri sekarang! Haaa! Bolt" Petir yang kluar dari dalam tubuh Verel berubah menjadi warna biru evolusi kuasa lightning yaitu kuasa bolt. Petir merah Zhu Qi di lahap petir Verel dan mengenai tubuh Zhu Qi


Zrrt!


Duar!


Zhu Qi terkenal ledakan dan terpental lalu pingsan, "Pemenangnya Verel!" teriak Ara. pertandingan di arena kedua sampai arena enam belas juga sedang berlangsung. Pengawas ujian sengaja mempercepat pertandingan supaya tidak terlalu lama dengan enam belas pertandingan jika hanya satu pertandingan saja.

__ADS_1


Tim Ryuga, tim Verel, tim Josephine semuanya lolos, sisanya Zhi Long, Rishinki, Arco, dan Paga-puga. Sektor Siliwangi saat ini menguasai di turnamen kali ini tiga tim teratasnya lolos dengan mudah.


Siluet bayangan Dagon muncul dari bayangan Lord Alfred Le Vigny, "Lord Molochs telah tewas dan yang membunuhnya adalah Ryuga Himura, rencana kita 50% telah dirusak olehnya," bisik Dagon.


Lord Alfred Le Vigny membulatkan mata, giginya digertakan, "Sial, kalau begini rencana kita akan terbongkar dan kita akan tertangkap disini, tapi aku takan membiarkannya," batin Lord Alfred Le Vigny.


"Tetap lanjutkan rencana. Panggil semua mata-mata kita yang telah dikirim ke seluruh sektor dan suruh berkumpul di titik yang sudah ditentukan bersama Raj," bisik Lord Alfred Le Vigny pada Damon.


"Dimengerti Lord!" Damon kembali ke bayangan Lord Alfred Le Vigny dan menghilang.


Ryuga yang sedang menunggu gilirannya bertarung di giliran selanjutnya terus memperhatikan Lord Alfred Le Vigny. "Sebelum kalian berhasil mencapai Alam Sutera, aku akan habisi kalian, hehehehe," gumam Ryuga.


"Kenapa bos? Anda selalu melihat Lord Alfred Le Vigny, sedari tadi?" tanya Zhang Kuku lirih.


"Aku akan bunuh pasukan bayangan dari Lord Alfred Le Vigny," jawab Ryuga dengan menyeringai jahat. "Aku juga harus merebut salah satu tujuh pedang itu, Raj kau akan menjadi target selanjutnya."


"Baik pertandingan selanjutnya Ryuga melawan Paga-Puga!" teriak Ara.


Zhang Kuku mendengar pernyataan Ryuga hanya terdiam, dan melihat Ryuga berjalan perlahan ke arah arena. "Kenapa kau sangat mencintai sektormu bos? Padahal anda tinggal menyerahkan pada pemerintah sektor Siliwangi. Anda tak perlu repot-repot melakukannya," gumam Zhang Kuku.


"Pertandingan Ryuga melawan Paga-Puga, dimulai!" Ara berteriak, dan mengayunkan tangan dari atas ke bawah. "Mulai!"


Ryuga masih terdiam santai, Paga-Puga mulai menyerang menembakan skill water bullet. Ratusan peluru air melesat cepat ke arah Ryuga, "Aku akan tunjukan sesuatu pada kalian semua king sangakama! Fusion power, water and earth! kuasa wood!" Ryuga menangkupkan tangan.


[Selamat majikan telah membangkitkan kuasa baru dengan skill fusion power yaitu kuasa wood]


"Absorb wood hand!"


Tangan kiri Ryuga menjadi akar dan menghisap peluru air ke dalam tangannya. Akar itu menjalar ke arah Paga-Puga dan mengejarnya. Paga-Puga terus melompat menghindari akar yang terus ingin melilit kakinya.


"Water Assault! Infinty string!"


"Manipulation molecul, titanium!"


Paga-Puga menembakan semburan air yanga sangat cepat untuk memotong akar Ryuga, tapi akar itu berubah menjadi molekul titanium. Sejurus kemudian Paga-Puga mengeluarkan ratusan senar tajam untuk memotong akar-akar titanium yang menjulur dari permukaan tanah.


Shua!


Krieeet!

__ADS_1


Tang!


__ADS_2