KSATRIA SYSTEM : KOKOBOT

KSATRIA SYSTEM : KOKOBOT
Chapter 181


__ADS_3

'Slash-slash!' Akira bergerak sangat cepat di dalam tubuh Queen Worm Caterpillar hingga membuatnya terpotong-potong rapi dan tak ada darah sedikit pun yang menetes. Queen Worm Caterpillar tewas seketika tanpa bisa memekik.


Akira keluar dari celah tubuh Queen Worm Caterpillar dan langsung disambut serangan oleh King Fang dan King Scorpion serentak.


"Great Scarlet Anihilation!" seru King Fang menembakan api merah darah bertekanan tinggi ke arah Akira dan membakar hangus tubuh Queen Worm Caterpillar.


"Scarlet Needle!" seru King Scorpion menembakan sinar laser merah darah bertekanan tinggi ke arah Akira bersamaan dengan api merah darah yang besar dan bertekanan tinggi milik King Fang.


"Plague Monarch Boost!" seru Plague Monarch dengan berteriak keras menyelimuti King Fang, dan King Scorpion dengan efek buff peningkatan daya rusak, kecepatan dan pertahanan. Mereka bertiga diselimuti aura hijau tubuhnya.


'Swush!' Serangan mereka berdua semakin besar dan kuat daya rusaknya. Hutan kastil antah berantah dibakar dan diratakan dengan mudah.


"Bloodmoon Absorb Field!" seru Akira menciptakan bola pelindung yang berhasil menyerap serangan mereka berdua dan menyerang balik, "Percuma! Rising Dragon!"


Akira melepaskan pukulan straight dua kali bergantian, Bola pelindung merah darah mengeluarkan dua siluet naga merah darah bergantian ke arah King Fang dan King Scorpion.


'Swush!' Dua siluet naga merah darah itu menelan api merah darah dan sinar laser merah darah hingga habis juga memperbesar tubuhnya.


"Apa?!" King Fang, Plague Monarch dan King Scorpion melebarkan mata.


'Boom-boom!' Ledakan beruntun dalam skala besar disertai kepulan asap menjulang ke langit dan membentuk siluet jamur berhasil muncul di dalam portal level Titanium.


'Grrrr!' Di luar portal pun dalam radius 10 km sekitarnya merasakan gempa dalam skala kecil.


Gelombang kejut dan gelombang panasnya meratakan wilayah di dalam portal semuanya tak tersisa, menjadikannya gurun tandus.


"Nampaknya aku harus melakukan pengorbanan. Sacrifice Warbeast Insect!" seru Plague Monarch menarik bola hijau seukuran bola baseball dari mayat King Fly, Queen Mosquito, Queen Hopper, Queen Worm Caterpillar, Queen Ant, Queen Bee, King Fang, dan King Scorpion.


9 bola hijau tersebut melayang cepat ke arah mulut Plague Monarch dan langsung ditelannya bulat-bulat.


"Gluk!" tubuh Plague Monarch menegang urat ototnya menonjol disekujur tubuh. Lalu berubah menjadi gumpalan bola cahaya emas dan mengeluarkan gelombang kejut dalam skala besar.


'Swush!' Akira pun terdorong ratusan meter dari tempat awalnya berdiri. Fluktuasi udara pun terjadi, gelombang panas, gelombang petir dan awan hitam membumbung dilangit disertai badai angin panas.


Gumpalan bola cahaya itu membentuk monster berbentuk harimau putih dengan loreng merah. Di kepalanya ada dua tanduk emas, di keempat kaki sampai bahunya ada ban runcing berwarna emas, sayap iblis berwarna emas dan ekornya juga emas. Matanya merah menyala dengan tatapan tajam ke arah Akira.

__ADS_1


[Terdeteksi monster level Excalium]


----------¤----------


Nama: Animaria Sabertooth


Level: Excalium


Elemen: Thunder


Ras: Warbeast


Skill:


[Summoning: Five God Wolf yaitu Animaria Sabertooth memanggil lima dewa serigala yaitu Nagashi, Kamui, Raikiri, Shiden, dan Mishima. Durasi pemanggilan 10 menit]


[Warbeast Blast yaitu Animaria Sabertooth menembakan 7 warna petir besar dengan jarak serang 100 meter selama 10 detik]


[Warbeast Rage yaitu Animaria Sabertooth meraung keras meningkatkan kecepatannya sendiri dan seluruh monster berjenis Warbeast menjadi 300% selama 1 menit dalam radius 100 meter]


[Warbeast Great Thunderball yaitu Animaria Sabertooth menembakan 7 jenis bola petir besar ke arah target dengan jarak serang 100 meter]


[Warbeast Thunderstorm yaitu Animaria Sabertooth mengepakan sayap menciptakan pusaran gelombang 7 jenis petir. Efek kerusakan dalam radius 300 meter]


----------¤----------


Akira melihat status Animaria Sabertooth melebarkan mata. Pasalnya statistiknya diluar nalas dan terlalu overpower.


"Warbeast Death Claw!"


Animaria Sabertooth berlari cepat ke arah Akira. Kecepatan larinya tidak bisa dilihat oleh mata biasa dan meninggalkan siluet petir berwarna emas.


"Hellheaven: Kiba!"


Akira merubah Ryutaiga menjadi dua Wakizashi berbilah kuning dan menangkis setiap cakaran Animaria Sabertooth yang begitu sangat cepat.

__ADS_1


'Stang-sting!' Animaria Sabertooth dan Akira secepat kilat meningkatkan tempo ayunan mereka berdua. Menciptakan percikan api, gelombang kejut dalam skala kecil dan fluktuasi udara dengan deru angin disertai percikan petir emas, muncul di sekitar tubuh mereka berdua.


"Hebat juga kau manusia, bisa mengimbangiku. Bagaimana kalau ini? Warbeast Great Thunderball!" Animaria Sabertooth menembakan bola petir kuning berdiameter 15 meter dalam jarak 30 cm dari Akira.


'Swush!' Akira menyilangkan kedua bilah Kiba untuk menahan bola petir emas tersebut dan membuatnya terpundur dengan kedua telapak kaki bergesekan dengan permukaan tanah.


Animaria Sabertooth berpindah tempat seperti teleportasi. Padahal bukan teleportasi tapi karena memang kecepatan Animaria Sabertooth yang terlalu cepat gerakannya setara kecepatan cahaya.


Tubuh Animaria Sabertooth sudah berada di belakang Akira dan melepaskan bola petir merah yang sama besarnya dengan bola petir emas.


"Ha-ha-ha ... energimu pasti akan cepat habis, bodoh. Sudah tidak ada lagi energi yang bisa kamu hisap, pemuda dungu!" ejek Animaria Sabertooth melihat serangan bola petir merah berhasil menghantam tubuh punggung Akira.


'Boom!' Suara ledakan disertai cahaya terang menghalangi pandangan Animaria Sabertooth pada Akira. Ia melompat mundur menjauhi Akira dengan senyum mengambang penuh kemenangan.


Akira terkekeh dari balik kepulan asap yang menjulang ke langit, "Bloodmoon Absorb Field! He-he-he ... sangat cepat dan kuat seranganmu itu, macan ompong!"


Suara Akira dan tawa kekehnya membuat Animaria Sabertooth melebarkan mata dan tidak percaya, "Bagaimana mungkin?! Seranganku?!"


Dua serangan terhebatnya berhasil dipatahkan, walau bola pelindung merah darah itu retak semuanya dan tubuh Akira terluka parah dipenuhi cucuran darah.


"Untung saja ada Evileya Divine Gear. Bloodmoon Divine Gear: Regeneration!" Luka-luka Akira, sekejap mata langsung pulih, "Kau pikir aku datang kemari tanpa persiapan? Aku sudah membunuh salah satu ASSAT yang paling kubenci sebelum datang kemari. Hellheaven: Samehada! Bloodmoon Soul!"


Akira mengeluarkan pedang milik Vligerie ASSAT sektor Giwa Pranala yang berhasil ia bunuh sebelumnya. Masalahnya karena menindas para penduduk desa yang ditinggalinya di London.


Pedang itu bernama Fiery, pedang yang bisa memanjang seperti cambuk yang sangat tajam.


Ryutaiga yang berubah wujud menjadi pedang berjenis chokuto dengan sisik-sisik ungu tersebut menyatu dengan Fiery.


Pedang Fiery bisa memanjang seperti cambuk berduri karena penyatuan dengan Samehada dan memendek seperti pedang berjenis Chokuto dengan bilah bersisik ungu.


"Fiery Sudden Dance!"


Akira mengayunkan Samehada ke arah Animaria Sabertooth dan memanjang sampai 100 meter. Tidak, 500 meter dan mengayun cepat, lalu melakukan tebasan ke tubuh Animaria Sabertooth.


"Warbeast Rage!"

__ADS_1


Tubuh Animaria Sabertooth diselimuti aura biru pekat dan kecepatannya meningkat pesat. Cambukan pedang Samehada tak berhasil mengenainya, setiap cambukan menimbulkan suara ledakan seperti dentuman meriam.


'Boom-boom!' Bekas cambukan itu membuat retakan kawah yang cukup dalam dan sangat panas. Intinya, apapun yang terkena cambukan Samehada meledak dan meleleh disaat bersamaan.


__ADS_2