
Apartemen Luxury Night Blue.
Ryuga mengetuk kamar nomor 717, kamar itu milik Zaka, Zaki, dan Gladys. Zaka segera membukakan pintu dengan raut muka mengernyit, "Ma-maaf, tuan."
"Tidak usah formal. Bolehkah aku masuk?" pinta Ryuga tersenyum tipis.
Zaka mempersilahkan, Ryuga masuk dan berjalan di depan, Zaka mengikutinya di belakang. "Apakah kalian suka tinggal disini?" Ryuga bertanya sambil matanya berkeliling memperhatikan kamar mewah yang cukup luas dengan warna emas.
"Tentu tuan," timpal Zaki yang tiba-tiba bangkit dan menunduk hormat karena kaget Ryuga masuk secara mengejutkan.
"Zaka, Zaki, aku ingin kamu bekerja bersama Miku. Kemampuan kalian sebagai machinist bisa menjadi kombinasi yang hebat. Aku akan naikan gaji kalian sama seperti Miku, tapi ...." Ryuga terdiam sesaat membuat Zaka, Zaki dan Gladys penasaran.
Kemudian melanjutkan mengeluarkan Dagger Flute dan Higlander Dagger serta Erenkyl Zilan.
"Erenkyl Zilan?!" Mata Zaka, Zaki, dan Gladys melebar melihat pedang ninjato bersarung merah pekat dan gagang merah pekat juga.
Pasalnya Enerkyl Zilan adalah salah satu Ancient Of Weapon God milik Sangakama Lord Athena, pemimpin sektor Nagana yang beraffiliasi dengan beberapa pet monster 7 Holy Dragon. Sekumpulan naga yang cukup kuat dan tidak mudah ditaklukan.
Enerkyl Zilan adalah senjata kontrak yang bisa memanggil 7 naga suci dari portal dimensi atas ras Draconian. Organisasi Sangakama dahulu menaklukan mereka di dalam pusara yang muncul di tengah gurun Saudi Arabia yang sekarang menjadi wilayah sektor Nagana.
"Aku tahu kalian pasti terkejut. Aku butuh kekuatan kalian untuk menumbangkan kaki tangan Lord Thanatos dan Lord Viktor disini. Aku ingin Gladys bekerja di bawah Kiyu melakukan eliminasi ancaman yang akan mengancam UniverseRuler. Dan maaf aku menyegel kekuatanmu."
Ryuga mengaktifkan mata roda api di mata kanannya, lalu mengeluarkan Eagle Eye, White Eye, Devastation Eye, Evil Eye, Wheel Eye, Immortal Eye, dan Primordial Eye. Lalu menekan semua siluet mata tersebut ke mata kanan Gladys.
"Tapi Ryu-"
"Sudah, tidak ada tapi-tapian. Mulai sekarang kalian harus menyimpan rapat-rapat rahasiaku sebenarnya, sampai aku sendiri yang akan mengumumkannya." Ryuga memotong perkataan Gladys karena Gladys ragu tidak bisa mengendalikan kuasanya lagi seperti di dalam portal Psycho Dimension.
Kemudian melanjutkan menyerahkan Enerkyl Zilan, Dagger Flute, dan Highlander Dagger pada Gladys, "Aku sudah melakukan sinkronisasi dengan kontrak darahmu. Dagger Flute telah aku sinkronisasi dengan Evil Eye, Highlander Dagger aku telah sinkronisasi dengan Hydra Kitsune dia sekarang milikmu dan berada di dalam belati itu. Enerkyl Zilan juga sudah aku sinkronisasi dengan Primordial Eye, kamu akan mengerti nanti. Tapi kamu juga bisa menggunakan semua senjata itu sekaligus."
__ADS_1
"Selain aku menjaga ancaman UniverseRuler dari musuh-musuh kita. Tugasku apalagi?" tanya Gladys yang masih bingung.
"Menjadi pengawal pribadiku. Kamu akan ikut kuliah denganku, karena aku kuliah di Universitas Hokaido. Aku yang akan mengurusnya, tenang saja. Bukankah kau juga ingin kuliah?" Ryuga menaik-turunkan alisnya membuat Gladys terkekeh.
"Baiklah, aku akan ikut. Lagipula aku bisa terus selalu bersamamu." Gladys tersipu malu.
"Ekhem!" Zaka berdehem keras merasa diacuhkan.
"Tenang, kaka ipar. Mulai sekarang jangan panggil aku tuan. Panggil saja adik ipar, ha-ha-ha." Ryuga tertasa sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal.
Ryuga memang berencana menikah 5 gadis sekaligus. Tapi setelah misi ini selesai dan ketika Gladys sudah bertemu dengan orang tuanya, namun seperti yang dilihat sekarang Gladys Zaka, dan Zaki malah masuk ke dalam penjara budak. Pasti ada yang tidak beres.
"Lalu kenapa kalian bisa terjebak di dalam penjara perbudakan klan Fozuki?" tanya Ryuga penasaran.
***
Zaka, Zaki, dan Gladys mengetahui jika klan Kusuma telah dihabisi oleh Lord Athena dan Queen Freya pada perang besar antara Sangakama dan WorldRuler 20 tahun silam dari pelayan setia klan Kusuma bernama Mohadek marah besar.
Mereka bertiga mendatangi gedung Mexus pemerintahan sektor Nagana. Tapi ASSAT sektor Nagana Fayed mengetahui rencana mereka bertiga.
Langsung menjegal ditengah jalan menuju gedung Mexus pemerintahan sektor Nagana, tepatnya gurun Jiswa yang berbatasan dengan hutan lindung buatan Koswari.
Pasukan yang dipimpin Fayyed memakai Cyborg Armor Suit berwarna coklat. Mereka membawa senjata pedang saber berwarna coklat dan beberapa senapan laser.
Fayyed sebagai ASSAT dan salah satu pemilik Hellheaven Sword bernama Scimitar yaitu pedang yang bisa menciptakan benda apapun yang ditusuknya.
Tentu bukan lawan yang mudah untuk dilawan mereka bertiga, karena kedua senjata Gladys disita Ryuga. Juga Zaka dan Zaki masih dalam pemulihan setelah ditebus oleh Ryuga dan memberikan bukti bahwa mereka berdua tidak bersalah karena dikendalikan Nuwa, dan Jester melalui Floux.
Fayyed yang berada di atas dahan salah satu pohon melambaikan tangan untuk melakukan penyergapan.
__ADS_1
Salah satu Super Elite Soldier dibawah komando Fayyed dan berada di dahan lebih tinggi Fayyed menarik pelatuknya. Tembakan senapan SVD pelurunya melesat ke arah Zaki.
Zaki tumbang dan langsung pingsan terkena peluru bius, Zaka segera menggendongnya. "Gladku sayang, kita harus cepat masuk mobil. Mereka akan menyergap kita sepertinya rencana kita sudah diketahui." Zaka panik.
"Tenanglah, kak. Kita bisa mengulur waktu agar klan Kusuma yang tersisa bisa membantu." Gladys mengeluarkan kujang kembar berwarna merah lalu melesat ke arah Fayyed.
Dari dalam tanah pedang saber jingga, bilah lasernya bergerak cepat ke arah Gladys. Seperti sirip hiu bergerak cepat di atas permukaan air.
"Ethereal Assasin Weapon: Psycho Chain!"
Gladys menusukan kedua kujang kembarnya ke permukaan tanah dan berhasil mengikat 50 Super Elite Soldier yang berada di dalam permukaan tanah.
Fayyed melompat dari dahan lalu mengeluarkan Scimitar. Bilah pedang tersebut ditusukan ke pasir dan membentuk ribuan tikus terbuat dari tanah liat.
"Lumpuhkan dia!" tunjuk Fayyed pada Gladys.
Super Elite Soldier membidik Zaka dan berhasil mengenainya sebelum masuk ke dalam mobil. Tubuh Zaka yang menggendong tubuh Zaki juga akhirnya tumbang.
Gladys mundur dan bingung, di satu sisi harus bertahan dari gerombolan tikus tanah. Tapi di satu sisi ia juga harus melindungi kedua kakaknya yang masih dalam tahap pemulihan.
"Multiple Clone!"
Dari kepulan asap muncul 100 kembaran Gladys juga membawa kujang kembar merah. 50 lainnya berlari cepat untuk menghalau gerombolan tikus tanah. Sedangkan sisanya berjaga melindungi Zala dan Zaki.
"After Image!"
Gladys yang asli melesat dengan ribuan bayangan dirinya ke arah Fayyed. Tapi tidak ingin melumpuhkan Fayyed, hanya ingin menghabisi Super Elite Soldier yang membawa senapan SVD berpeluru obat bius tersebut.
Begitu Gladys mendekati wilayah antara padang tandus dan hutan, ia melemparkan satu kujangnya tepat mengenai dahi Super Elite Soldier yang membawa senapan SVD.
__ADS_1