
Mode Bearimau berubah bentuk menjadi Spider Bat, yaitu Armor Cyborg Suit berbentuk 8 kaki laba-laba yang panjang dan mempunyai sayap kelelawar di punggungnya.
Vlidcky terbang menjauh dan tak meladeni Niz, saat ini bukan waktu yang tepat. Sebab jika Vlidcky membunuh Niz di dalam portal, maka Guild Emperor akan didiskualifikasi.
Sembari terbang, Vlidcky menembakan jaring-jaring dari ujung 8 kakinya, jaring itu langsung dipotong oleh Niz menggunakan skill Dragon Wood Slash.
Vlidcky melesat terbang sejauh mungkin dengan tersenyum licik, "Aku memang tidak bisa membunuhmu di dalam portal. Tapi setelah 48 jam, racun itu akan mengenai otakmu kemudian 1 jamnya lagi mengenai jantungmu."
'Toooot!' Alarm waktu habis berbunyi keras dan menggema di dalam portal dan panel hologram besar muncul di atas langit. Menunjukan hasil akhir pengumpulan poin monster.
[1. Emperor: 8.712.000 (100 anggota/Siliwangi)]
[2. Infernal Darkness : 6.890.110 (48 anggota/Giwa Pranala)]
[3. Royal Fear : 5.789.250 (98 anggota/Sriwijaya)]
[4. Imperial Darkness : 4.578.140 (78 anggota/Sriwijaya)]
[5. Raising Drago : 3.156.700 (88 anggota/Trunyan)
[6. Arcadia Golem : 1.547.890 (15 anggota/Siliwangi)
[7. Lightning Star : 960.000 (66 anggota/Martapura)
Setelah melihat panel hologram di langit-langit, semua peserta keluar dari dalam portal.
"Haa ...!" Semua penonton berteriak ramai sambil bertepuk tangan. Karena menyaksikan akhir yang sangat keren bagi mereka.
Banyak yang menjagokan Guild Emperor sebagai kuda hitam dan mereka yang bertaruh untuk Guild Emperor menang banyak.
Ketujuh Guild berbaris rapi kembali sesuai Guild masing-masing. Hanya Guild Emperor yang masih utuh Cyborg Armor Suit yang mereka kenakan. Keenam anggota Guild lainnya sudah compang-camping.
__ADS_1
[Selamat, Guild Emperor mendapatkan hadiah khusus karena berhasil membuat 100 anggotanya tetap utuh sampai menit terakhir. Hadiahnya adalah tidak mengikuti babak kedua]
Melihat layar LCD besar, 100 anggota Guild Emperor langsung tersenyum sumringah. Ryuga mendapatkan bocoran dari Kira, bahwa babak kedua kompetisi Guild adalah bertahan di dalam portal selama 30 hari waktu portal atau setara 10 jam di dunia nyata.
100 anggota Guid Emperor langsung berjalan keluar dari arena menuju tempat duduk khusus yang sudah disediakan.
"Baik, babak kedua adalah babak Survival di dalam portal selama 30 hari tanpa apapun, hanya memanfaatkan sumber daya yang berada di dalam portal. Setiap Guild akan memiliki satu istana masing-masing dan tentukan sendiri raja istananya."
"Syarat menangnya mudah, Guild yang bertahan sampai 30 hari dinyatakan menang. Guild yang kehilangan semua anggotanya atau kastilnya hancur akan didiskualifikasi. Nyawa anggota akan diukur dengan Bar Health Poin seperti sebelumnya. Dalam babak Survival ini diperobolehkan membunuh satu sama lain."
"Battle Survival, dimulai!" teriak Kira dan menekan tombol untuk menteleportasikan keenam Guild ke istana masing-masing di dalam portal buatan.
"Haaa ...!" Penonton kembali bersorak sorai melihat semua Guild masuk ke dalam portal.
"Cih, Angelina dan Josephine sangat bodoh. Jika saja mereka tidak berkhianat kan enak tinggal duduk manis," gerutu Verel dengan sangat kesal dan berapi-api.
"Sudahlah, bro. Itu pilihan mereka." Ryuga menepuk pelan pundak Verel untuk menenangkannya. "Tapi aku juga tak menyangka semua anggota kita tetap utuh. Aku sudah hopeless saja pada kalian."
"Maaf, ya. Aku tak sempat mengunjungi kalian semua dan jarang melatih kalian. Aku terlalu banyak urusan, he-he-he ...," balas Ryuga menggaruk kepalanya yang tidak gatal sambil terkekeh.
"Tidak apa-apa, Leader. Vice Leader juga sudah cukup, lagipula kami tak pernah kekurangan sumber daya. Baik uang, armor, senjata dan potion. Aku tidak menyesal masuk guild Emperor dan aku berjanji akan menjaga nama guild dengan baik," timpal Fergi, anggota dalam cabang sektor Majapahit.
'Cwuszh!' Tiba-tiba Gladys muncul di depan Ryuga dan berbisik ke telinga kanannya, "Vina sudah sadar. Belucci juga, tapi tubuhnya mengalami gejala aneh."
"Baik, bawa aku kesana," balas Ryuga juga dengan berbisik.
"Kak, aku serahkan semuanya padamu. Aku ada keperluan penting dahulu." Ryuga menepuk pundak Gemusha lalu berjalan keluar menuju pintu keluar Velodrome Bloodfallen.
"Aiiih, malah dia pergi, bocah sialan," gerutu Gemusha dengan bergumam.
"Ran, akhir-akhir ini Ryu sangat aneh. Jarang sekali menghubungi kita," keluh Anilika.
__ADS_1
"Dia itu kan bos besar disi-"
"Bodoh, jangan keras-keras." Filza menjitak kepala Rany.
"Maaf-maaf, he-he-he ... aku lupa." Rany memegangi bagian atas kepalanya yang cukup sakit bekas jitakan Filza.
"Jadi?!" Anilika membulatkan mata dan langsung dipotong oleh Rany, Vanya dan Verel.
"Sssst!" Rany, Vanya dan Verel serentak menaruh telunjuk kanan di tengah-tengah bibr.
Lalu Filza menggeleng pelan ke atas, memberi kode menunjuk Lord Viktor, dan Lord Thanatos yang berada di dalam pesawat Drone dengan berkata lirih, "Kita tak boleh sembarangan berbicara. Banyak mata-mata mereka disini, paham."
Kembali ke dalam portal, "Josephine, biar aku yang menjadi rajanya, dengan otakku kita pasti menang," pinta Akira menepuk dadanya dengan penuh percaya diri.
"Boleh, asal kau punya taktik untuk mempertahankan istana ini sampai akhir," sergaj Quiela dengan tatapan tajam.
"Itu mudah. Pertama kita bentuk tim, 20 orang tim pertahanan, 10 orang pemburu, 10 orang pembuat potion, dan 8 orang tim penyergap," jelas Akira.
"Aku tak menyangka dia sudah membuat rencana hanya dalam 3 detik. Pantas saja Vligerie bisa mudah dibunuh olehnya," batin Quiela datar.
"Aku sudah membaca semua data anggota kita yang memikili job Alkemis sekaligus healer. Ron kamu jadi ketua tim potion. George kamu jadi ketua tim pertahanan, bersama Niz dan Quiela. Aku yang akan menjadi kapten tim penyergap. Josephine yang akan menjadi ketua tim pemburu. Aku harap kalian patuhi pos masing-masing, semuanya bubar!" titah Akira.
Semua anggota bergerak sesuai perintah Akira menuju pos masing-masing. Istana Akira berada di atas Waterfall, sehingga mudah memandang ke bagian bawah.
Angelina juga masuk tim pertahanan dan menempatkan tujuh dewa naga elemen untuk berjaga di atas istana.
Di beberapa menara juga ditempatkan para Magic Caster, Sniper, dan juga Archer.
Akira keluar istana dan berlari cepat untuk segera menyerang salah satu Guild yang menurutnya lemah yaitu Guild Arcadia Golem yang hanya beranggotakan 15 orang.
Namun, Guild Imperial Darkness dan Royal Fear bekerjasama untuk menumbangkan Guild Arcadia Golem juga yang istananya di Field Volcano.
__ADS_1