KSATRIA SYSTEM : KOKOBOT

KSATRIA SYSTEM : KOKOBOT
Chapter 76


__ADS_3

Krak!


Semua anggota klan membeku, Kazedogh melompat tinggi, "Asta la vista baby! Three buster!" Ketiga mulut Kazedogh bercahaya lalu menembakan bola api, bola petir, dan bola angin dari mulutnya.


Swush!


Boom!


Kediaman klan Zeustra seluas 500 meter persegi hancur menjadi cekungan kawah sedalam 5 meter.


Kazedogh yang melayang di udara, hilang dari pandangan. Semua klan Zeustra telah dilenyapkan oleh Kazedogh hanya menyisakan Risma, Ringgo, Alesine dan Ambar. Semuanya sudah tewas termasuk Paradom Zeustra kepala klan Zeustra.


***


Kantor pemasaran Ruko BSD City.


"Bagaimana Filza sudah selesai?" Ryuga menghampiri Filza yang duduk di depan sales counter ruko BSD city.


"Sudah Ryu! Aku membeli salah satu ruko di tempat cukup srategis, tepat pinggir jalan raya. Rukonya juga sangat bagus dan halaman parkirnya cukup luas, harga yang ditawarkan 10 milyar. Bagaimana Ryu? Apakah kamu setuju?" mata Filza berkedip sangat cepat, sikap imutnya membuat Ryuga sangat gemas dengan Filza.


"Ya sudah beli saja! Ini kartuku lakuan transaksi dengan benar!" Ryuga memberikan kartu atmnya pada Filza.


"Siap bos!" Filza melakukan sikap hormat tentara. "Ini mbak! Tolong diproses pembeliannya! Tolong juga dibantu renovasi rukonya dan tolong buatkan juga papan nama diruko ya mbak!"


"Baik mba! Hari ini juga akan kami proses agar esok hari sudah bisa digunakan." Sales counter wanita menerima kartu atm milik Ryuga dan memproses transaksi pembelian ruko boulevard BSD City."Sudah kami proses transaksinya, ini semua surat-surat kepemilikan rukonya."


Filza mengambil atm dan surat kepemilikan ruko dan memberikannya pada Ryuga. "Ini Ryu atm dan surat kepemilikan properti ruko boulevard SV01."


Bola transparan berwarna coklat bercahaya dan terbang masuk ke dalam eternal gear. "Good job Kazedogh! Aku akan memberimu hadiah nanti!" batin Ryuga.


"Terima kasih Filza, kamu melakukan yang terbaik!" Ryugs mengacak-acak rambut Filza.


"Ih Ryu, jangan lakukan itu. Nanti rambutku nanti berantakan. Nanti aku tak tampak cantik lagi didepanmu, hmph!" Filza menggembungkan pipinya, membuat Ryuga semakin gemas dan mencubitnya keras. "Aw! Sakit tahu Ryu!"


"Kamu ngemesin, aku suka!" puji Ryuga tersenyum lebar.


Pipi Filza memerah semerah tomat. "Sudah Ryu, Ayo! kasihan pak Prio sudah lama menunggu!" seru Filza menggandeng tangam Ryuga dan menuntunnya keluar dari kantor pemasaran, kunci ruko masih dipegang oleh pihak managemen ruko BSD City. Karena ruko milik Ryuga masih perlu di renovasi dan dibersihkan.

__ADS_1


"Ryu, tunggu! Mau kemana?" Verel dan Angelina memanggil Ryuga untuk memberhentikan langkahnya. "Kami ikut, boleh? Aku mohon Ryu!"


"Bukannya kau senang Verel aku dikeluarkan dari akademi?" Ryuga menatap dingin Verel. "Buat apa? Orang miskin sepertiku tak pantas bukan berkawan dengan kalian."


"Bos jangan begitu. Kapten Verel sdah berubah, buktinya dia memperlakukanku dengan baik di timnya, bahkan Boy sering dibantu oleh kapten Verel." Raras melirik Boy. "Ya kan Boy?"


"Ya Ryu. Kapten sangat baik." Boy menganggukan kepala.


"Sudah, terserah kalian mau ikut atau tidak. Aku tidak peduli, jangan harap aku akan menolong kalian, karena aku akan melihat monster ganas di tambang." Ryuga menatap sinis lalu memegang tangan Filza berjalan ke arah mobil Prio. "Ayo Filza!"


"Mas Ryu, sudah urusannya?" Prio membukakan pintu mobilnya. "Hai nak, apakah kamu tidak belajar?"


Raras menghampiri Prio, "Tidak pak masih libur. Esok hari baru masuk, bapak mau kemana bersama bos Ryuga?"


"Ke rumah teman bapak, tuan Garword. Mas Ryuga ada urusan dengannya masalah batu logam di tambang Gunung Sindur," jawab Prio tersenyum ringan.


"Aku ikut pak! Aku juga anak buahnya bos Ryu jadi harus ikut mumpung libur." Raras masuk ke dalam mobil ayahnya Prio, Raras duduk di depan bersama Prio dan Ryuga duduk dibelakang bersama Filza. Verel dengan mobil sport miliknya Honda S660 berwarna merah, bersama Angelina dan Boy mengikuti mobil Prio ke arah Gunung Sindur.


___


___


___


"Hai bro!" sapa Prio pada Garword. "Ini mas Ryuga, pemuda yang aku bicarakan tempo hari."


"Salam kenal, Aku Ryuga Himura!" sapa Ryuga membungkuk hormat.


"Wow, sungguh pemuda yang bersemangat, hehehehe." Garword tertawa ringan, menepuk-nepuk bahu Ryuga. "Aku Garword Liz! Mari aku hantar ke gua Batusingkar! Aku tidak ingin membuang waktu berhargamu, anak muda!"


"Mohon bantuannya pak Garword!" Ryuga membungkuk hormat lalu melemparkan bola transparan Cerberus.


Groaar!


"Ada yang bisa dibantu tuan?" Kazedogh berlutut dan menundukan kepalanya, Kazedogh dalam bentuk kedua, serigala putih setinggi 3 meter dan panjang 5 meter hanya dengan satu kepala.


Ryuga mengangkat tubuh Filza, Raras, dan Angelina menaikannya pada Kazedogh, "Jalan perlahan! Jangan terlalu cepat!"

__ADS_1


Kazedogh berjalan perlahan mengikuti Garword, mereka agak takut dengan monster peliharaan Ryuga yang tampak garang dan buas. "Tenang saja, ini monster peliharaanku. Dia sudah jinak." Ryuga mengelus salah satu ekor Kazedogh.


Verel dan Boy di belakang Kazedogh bersama Ryuga, berjalan perlahan menyusuri jalan tanah setapak yang ditumbuhi ilalang di kanan kirinya. Hanya suara jangkrik yang terdengar sepanjang jalan setapak.


"Mas Ryu, maaf bapak hanya bisa mengantar sampai sini, bapak takut rumor mengatakan di dalam gua itu ada monster yang sangat ganas." Garword berhenti lalu berbalik arah, raut wajahnya pucat pasi.


Grrr!


Grrr!


Grrr!


Kazedogh berjalan mendekati mulut gua dan terus menggeram. "Sepertinya benar, kalau didalam gua ini ada monster. Tapi level apa?" batin Ryuga.


[Blangtungpak blaem-blaem]


[Terdeteksi ancient beast god]


[Nama : Blze Qirin


Level Monster : Carbonadium


Skill : Fire Burst yaitu Qirin menyemburkan api yang sangat panas jarak serang 20 meter.


Breathfire yaitu Qirin menembakan bola api yang banyak dari mulutnya untuk menaikan suhu sekitarnya, jarak serang radius 100 meter.


Darkflame yaitu Qirin mengeluarkan api hitam di sekujur tubuhnya untuk membakar target disekitarnya. Jarak serang 10 meter.


Rage of fire god yaitu Qirin mengeluarkan aura jingga, monster beratribut fire daya rusak elemen apinnya meningkat 50%.


Meteor yaitu Qirin menurunkan hujan meteor panas dari langit, jarak serak serang radius 100 meter]


Swush!


Dari dalam gua semburan api keluar, "Menyingkir semuanya monster di dalam gua menyerang!" Ryuga berteriak, Kazedogh melompat tinggi, Verel dan Boy berguling, Ryuga menghentakan telapak tangannya ke permukaan tanah. "Water wall!"


Grag!

__ADS_1


Boom!


Semburan api dari dalam gua menabrak dinding air yang diciptakan Ryuga, dan meledak. Mulut gua bergetar, dari dalam gua terdengar suara monster menggeram keras.


__ADS_2