
"Stealth!"
9 pasukan elit Rinbo langsung bereaksi dan membuat tubuhnya transparan, tidak dapat dideteksi oleh skill sensor apapun. Mereka langsung kabur setelah Gerod terbunuh dengan mudah oleh Akira.
[Skill Stealth adalah kemampuan membuat tubuh tidak terlihat serta menghilangkan keberadaan secara instan, membuat tubuh transparan, tidak bisa dilihat dan tidak bisa dideteksi oleh skill sensor di bawah rank S. Durasi 5 menit. Penggunaan Veda poin: 5.000 poin]
"Kalian pikir bisa kabur dariku? Ha-ha-ha ... Bloodlust! Bloodmoon Divine Psychic!"
[Skill Bloodlust adalah kemampuan menggunakan energi yang kuat, target yang dipilih mengalami status ketakutan selama 5 menit. Dapat berpengaruh pada radius 1 km. Penggunaan Veda poin: 1000 poin/menit]
[Skill Bloodmoon Divine Psychic adalah evolusi dari skill Bloodmoon Psychic yaitu kemampuan melihat target apapun dalam radius 1 km tanpa penghalang apapun dan skill apapun. Penggunaan Veda poin: 15.000 poin]
'Deg!' Kesembilan pasukan elit Rinbo yang berpencar ke berbagai arah tiba-tiba seperti di tatap tajam oleh Akira.
Tubuh mereka tidak bisa bergerak, dan bergetar hebat. "Ke-kenapa se-seperti i-ini?! Pe-perasaan a-apa i-ini?!"
'Zrash-zrash!' darah memuncrat keluar dari dada mereka, tekanan skill Bloodlust yang dikeluarkan Akira membuat dada bagian jantung, hancur menjadi bubur darah.
Akira kembali masuk ke dalam bola pelindung dan menghilangkan Evileya Divine Gear lalu menyimpan Ryutaiga ke dalam jam tangan ruang.
"Ayo kita pergi dan tunjukan jalannya," ucap Akira tersenyum dengan menyeringai membuat BlackCorn dan Vouge bergidik ngeri.
"Bro, musuh kita akan bertambah banyak setelah tuan Akira membantai pasukan Gerod dan kita pasti setiap hari akan diburu karena sudah menjadi musuh Asosiasi Rinbo," bisik BlackCorn pasrah.
"Tenang saja." Vouge mengibaskan tangan dan melanjutkan, "Kita takan kalah selama Bloodfallen ada dipihak kita dan kita punya White Four Shadow juga tuan Akira."
"Itu benar, mulai sekarang panggil aku Red Moon." Akira tersenyum dengan menunjuk dirinya sendiri.
***
Keesokan paginya, Markas bawah laut organisasi Titania.
__ADS_1
Akira sedang duduk di depan meja bar, meminum susu hangat yang disajikan oleh BlackCorn.
Vergil, Zaki, Zaka, dan Gladys juga sudah tiba duduk pada kursi di meja belakang Akira.
"Bukankah laki-laki itu yang berada di dalam portal Infiny Sky 3 tahun yang lalu?" pikir Vergil menatap punggung Akira dengan mata membulat dari balik topengnya.
Getaran kristal Veda dan kristal Zerocity di dalam tubuh mereka berdua beresonansi, "Kenapa aku merasakan perasaan yang sama seperti 3 tahun lalu di dalam portal? Apakah dari ketiga laki-lako di belakangku ada pemuda itu?" pikir Akira menyesap susu hangat miliknya.
"BlackCorn, tolong berikan aku black Cofee dengan gula 1 sendok teh," pinta Zaka membuat Akira menoleh dengan tatapan tajam mendengar suara Zaka.
"Mata itu?!" gumam Vergil melebarkan matanya dari balik topeng dan melanjutkan, "Darimana ia mendapatkan Bloodmoon Eye?"
"Kenapa melihatku seperti itu?" Akira bangkit dan membalikan badan, merasa di tatap oleh Vergil dari balik topengnya.
"Terlalu Gede Rasa. Aku tidak menatapmu seperti itu." Vergil membuang mukanya dan menatap ke atas membuat Akira sedikit kesal.
"Dasar pecundang, apakah kamu takut denganku, hah? Mata ini tidak bisa menyembunyikan apapun dariku, dasar bocah jabrig." Akira sudah berpindah tempat di samping Vergil.
Vergil kesal dan mengeluarkan aura Lord untuk menekan Akira, "Berani kau menyebutku pecundang, hah! Apa kau minta di hajar?"
"Gerakan perpindahannya sangat cepat?!" gumam Zaka, Zaki, Gladys, BlackCorn dan Vouge melebarkan mata.
"Bahkan tubuhnya tak tertekan dengan aura Lord yang dikeluarkan oleh Kim?!" sambung Vouge dengan bergumam.
"Divine Domination!" seru Akira mengangkat tubuh Vergil tanpa menyentuhnya.
"Reverse Gravity!" seru Vergil mengangkat tubuh Akira tanpa menyentuhnya.
[Selamat juragan mendapatkan 50 poin experience kuasa earth, karena menggunakan salah satu skill dari kuasa Gravity. Perolehan skill poin experience dikalikan lima puluh, karena menggunakan skill boosted gear secara otomatis, menjadi 2.500 poin experience kuasa earth]
Akira dan Vergil sama-sama menggerakan jarinya untuk mendorong tubuh masing-masing lalu menabrakannya ke dinding.
__ADS_1
'Brak!' tubuh Akira dan Vergil menabrak dinding, Gladys bereaksi menarik Enerkyl Zilan dari punggungnya dan berpindah tempat di depan Akira. Lalu mengayunkan ninjato itu secara vertikal untuk membelah tubuh Akira.
'Syat!' tebasannya hanya mengenai ruang hampa, karena Akira sudah berpindah tempat di belakang Gladys menghunuskan Ryutaiga tepat di lehernya.
"Hentikan! Kita ini di organisasi yang sama, jangan berkelahi!" Vouge akhirnya mengeluarkan kekuatan sebenarnya dengan mengeluarkan aura primordial untuk menekan mereka semua. Tapi hanya berpengaruh pada Zaka, Zaki, dan BlackCorn saja.
Akira menyarungkan kembali Ryutaiga dan menyimpannya ke jam tangan ruang. "Aku tidak ingin satu tim dengan makhluk lemah seperti kalian! Aku akan bekerja seorang diri, Vouge berikan aku misi!"
"Jangan seenaknya!" Vergil mengeluarkan aura Dragneel untuk menekan Akira dan membalasnya dengan aura Heaven.
'Duar!' Kedua beradu aura dan terpental juga mementalkan lainnya hingga menabrak dinding. Semua peralatan di dalam ruangan bar hancur berkeping-keping.
"Guhak!" Zaka, Zaki, Vouge, Gladys, BlackCorn dan Vergil memuntahkan seteguk darah, sedangkan Akira hanya mengeluarkan darah di sudut kiri bibirnya.
Akira tertawa terbahak-bahak sambil menyeka darah disudut bibirnya, "Kalian memamg menarik aku suka. Baiklah, aku akan bekerja sama dengan kalian, tapi tidak ada satu pun yang boleh mengganggu setiap tindakanku."
"Itu bukan urusanku. Tapi jika kau mengganggu pemilik Bloodfallen, maka aku tak segan untuk membunuhmu." Vergil bangkit dan melemparkan replika Mask Of Universe pada Akira, "Pakailah, itu untuk menutupi identitasmu, Akira Red Moon."
"Aku mulai menyukaimu, bocah jabrig!" Akira menyunggingkan senyum menangkap replika Mask Of Universe dan mengubah warnanya menjadi warna merah darah.
***
Bloodfallen.
Pesawat X-Zet mengudara di wilayah Bloodfallen yang masih dalam tahap pembangunan.
"Kita rusak semua fasilitas mereka tanpa ampun sama sekali dan bantai para petinggi, termasuk Rob!" titah Sasuke.
Ada 50 anggota pasukan Super Elit Rinbo yang dipimpin langsung oleh Sasuke. Tujuan mereka menyerang dan menghancurkan Bloodfallen.
Tim pertama mengganguk dan bersiap turun dari ketinggian 2000 meter di atas permukaan tanah. Satu tim berjumlah 10 anggota dan mulai menuruni dek pesawat untuk terjun.
__ADS_1
Di gedung keamanan Bloodfallen, radar wilayah Bloodfallen mendeteksi bahaya yang sedang menuju wilayah Bloodfallen. Karena memasang sensor dalam radius 50 km dan 3000 meter ketinggian di atas permukaan tanah.
Miku memasang teknologi tersebut demi mengantisipasi para penyerang terutama musuh-musuh Vergil yang mau merongrong Bloodfallen.