KSATRIA SYSTEM : KOKOBOT

KSATRIA SYSTEM : KOKOBOT
Chapter 206


__ADS_3

"Kau pikir, hanya kau yang punya Fusion Force, aku juga punya. Lava Flare!" Vergil menegangkan tubuh lalu merentangkan tangan ke samping dan di sekeliling tubuhnya mengeluarkan gelombang lava.


'Swush!' Tapi anehnya gelombang lava itu tidak merusak pemukiman klan Vercraft, hanya mengejar Quiela dan Niz saja.


"Semuanya lari! Awas gelombang lava menerjang kita!"


"Tenang, aku akan menghentikannya. Diamond Wall!" Yodi Vercraft menghentakan telapak tangan ke permukaan tanah untuk membentuk dinding berlian, "Diamond Trap Prison!"


Gelombang lava setinggi 5 meter itu berhasil dihalau dan dibalikan ke arah lubang seluas 100 meter dengan kedalaman 10 meter.


Lubang tersebut dibuat oleh Yodi dengan lapisan berlian dan langsung ditimpa oleh dinding berlian. Dengan begitu tertutup rapat dan gelombang panasnya tidak merusak pemukiman tersembunyi klan Vercraft.


"Situasinya benar-benar tidak diuntungkan," gumam Yodi mengamati sekelliling.


"Niz, kita pergi! Greater Teleportation!" seru Quiela dan menteleportasikan tubuh Niz. Quiela dan Niz tubuhnya berkedip, hilang dari pandangan karena mangsa mereka telah dibunuh oleh Vergil.


Mereka telah kehilangan Profesor Jindu yang memiliki data penelitian tingkat lanjutan elixir potion.


Jodi menatap tajam Vergil yang telah membunuh teman baiknya, Profesor Jindu dan melesat cepat ke arahnya untuk membalaskan dendam.


'Bang!' Yodi terpental oleh Spider Bot yang dikendarai oleh Vlidcky atau tepatnya A.I. dibawah perintahnya.


Spider Bot datang tiba-tiba dan melompat tepat di depan Jodi hingga terpental menabrak salah satu pilar penyangga pemukiman klan Utama Vercraft.


"Sial, siapa yang berani menyerang ketua klan? Hah!" Rega berteriak keras dan menatap tajam Spider Bot dengan tangan mengepal kuat.


"Aku." Vlidcky keluar dari Spider Bot dan merubahnya menjadi Cyborg Armor Suit mode Blue Eyes Dragon.


Kemudian melanjutkan, "Apakah anak terbuang sepertiku, memang sudah tak dikenali oleh klannya sendiri?"


Yodi terperangah dengan mata membulat, ternyata Vlidcky anak yang terpaksa ia buang masih hidup.

__ADS_1


Alasan sebenarnya ia membuang Vlidcky karena perjanjian klan Utama dengan klan cabang. Jika ada anggota klan dengan kepadatan molekul lebih dari dua harus dibunuh, karena dianggap sampah dan memberi kutukan untuk klan Vercraft.


"Vlidc, ka-kamu?! ...." Hilma ibu Vlidcky membulatkan mata dan tak bisa berkata apa-apa karena terharu. Anak kesayangannya masih hidup.


Hilma ingin mendekatinya tapi enggan karena merasa bersalah dan menyesal pernah membuangnya.


"Ya, ini aku." Vlidcky berkata datar dengan raut muka datar, sayap armornya dikepakan pelan agar bergerak melayang perlahan menuju Hilma. "Apakah masih kurang puas membuangku dan ingin membunuhku?"


"Sampai-sampai bosku yang mau menyelamatkan klan Vercraft dari bahaya pun, kalian serang," sambungnya tersenyum kecut dan melipat tangan di dada.


"Profesor Jindu bisa menaikan kekuatan klan kita dan kita bisa membalas dendam pada klan cabang. Tentu saja aku menyerangnya dan ingin membalas dendam atas kematiannya, apakah aku salah?"


Yodi bangkit dan mendekati Vlidcky, Vergil bungkam, tak ingin mencampuri masalah keluarga klan Vercraft. Vergil juga sudah tahu akar masalahnya, jadi hanya ingin mengurus semuanya pada Vlidcky. Apapun keputusannya akan diterima olehnya.


"Hanya penelitian sampah. Bahkan aku bisa menciptakan alat pemicu untuk meningkatkan kepadatan molekul sampai 7 tier atau 7 tingkat sempurna."


Vlidcky mengeluarkan bola energi dengan kepadatan 7 tier. 7 molekul dijadikan satu molekul dan itu diam-diam ia menelitinya di dalam Gorce Steel dibantu White Wolf dan Miku.


10 tetua klan Utama Vercraft membulatkan mata, pasalnya molekul 7 tier itu hanya sebuah legenda di dalam klan Vercraft.


"Aku tidak salah memilih, menjadikan Vlidcky sekutuku. Aku bisa membangun kembali cabang Guild Emperor di sektor Martapura. Josephine tidak mampu memimpinnya dengan baik, hanya memikirkan diri sendiri. Gairahku hilang setelah kehilangan anggota klan Jetmir," batin Vergil tersenyum kecut.


"Bos, ayo kita pergi ke mansion klan cabang Vercraft di tengah kota. Bantu aku balas dendam," pinta Vlidcky dan sudah siap mengepakan sayapnya.


"Reverse Gravity!" seru Vergil membuat tubuhnya melayang.


"Tunggu!" Marrel tiba-tiba menghentikan Vergil dan Vlidcky yang sudah melayang. Kemudian melanjutkan dengan menatap sinis, "Lebih baik kau urungkan saja untuk membalas dendam."


"Kenapa?" Vlidcky menatap malas Marrel. Firasatnya mengatakan jika dia adalah pengkhianat dalam klan yang selama ini bekerja sama dengan anggota klan cabang. "Kau tak punya kualifikasi untuk mencegahku. Apa kau ingin menjajal kekuatanku?"


"Berani juga dia sekarang. Sungguh menarik," batin Vergil melipat kedua tangannya di dada.

__ADS_1


"Untung saja aku berhasil menemukan data tentang Cyborg Armor Suit, Laksamana Tarung, Komandan Kokoci, Jendral Raiden dan Kapten Kaizo serta beberapa Armor milik Ochobot City. Dengan kuasa Masterpiece ditanganku, aku sudah memaksimalkan semua armornya," batin Vlidcky tersenyum licik.


"Bagaimana kalau kita bertaruh?" usul Vergil dan melanjutkan, "Yang kalah harus tunduk pada yang menang. Peraturannya dilarang membunuh, aku tambah lagi. Jika bisa mengalahkan Vlidcky aku tambah 100 juta Euro. Apakah kalian siap?"


"Aku siap. Jangan memandang rendah diriku, aku takan sungkan. Persiapkan kalian berdua menjadi budakku." Marrel menatap sinis Vlidcky yang masih melayang dengan melipat tangan.


"Aku siap. Kali ini takan sungkan sama sekali, kalau tangan kosong aku yakin diriku pasti kalah. Tapi selama aku mempunyai teknologi dan energi Veda yang telah aku satukan dalam Arc Of Embodiment. Aku takan kalah denganmu. Mode Armor: Ansatsu!"


Vlidcky memakai Armor Cyborg Suit berwarna merah dan helm mirip Mask Of Universe tapi berwarna merah.


Tanpa basa-basi Vlidcky langsung melesat ke arah Marrel yang sudah bersiap melawan dengan kedua belatinya.


"Quick Silver!"


"Hyper Sonic Step!"


Marrel meningkatkan kecepatan dan reflek gerak dengan menyelimuti tubuhnya dengan aura biru.


Begitu pun Vlidcky yang menggunakan Armor Ansatsu bisa menggunakan skill yang meningkatkan kecepatan dan sangat langka.


"Saber Energy!"


Vlidcky mengeluarkan sebuah gagang pedang dan memunculkan bilah pedang berbentuk laser berwarna biru.


'Trang-trang!' Keduanya langsung berbenturan dan beradu tebasan. Disekitar tubuh mereka muncul percikan api disertai fluktuasi udara yang terus meningkat.


"Boleh juga bocah jabrig merah itu. Aku tak menyangka teknologi yang ia ciptakan sehebat itu. Jika ini diproduksi massal, bukan tidak mungkin bisa mempermudah raid portal," batin Vergil tersenyum puas.


"Bloodles Dancer!" seru Marrel melakukan tebasan beruntun ke arah Vlidcky.


"Aku harus bertahan. Energi Ball Field!" tubuh Vlidcky terlindungi bola pelindung transaparan berwarna ungu.

__ADS_1


'Slash-slash!' Tebasan beruntun Marrel sangat cepat hingga menunculkan siluet garis-garis putih pada bola pelindung dan melakukannya tanpa jeda selama 1 menit.


__ADS_2