Legenda Pendekar Abadi

Legenda Pendekar Abadi
Chapter 10 - Alasan Tinggal Di Desa Petani 3: Rencana Penyerangan (HIATUS)


__ADS_3

Di sisi lain ketika sehari sebelum Sekte Pedang Surgawi menggelar acara turnamen besar besaran di sekte nya, sesuatu mengancam sedang mengincar Sekte Pedang Surgawi.


Kota Yurei, Dekat Kota Gaolang yang menjadi markas Sekte Pedang Surgawi, Cuma 1 hari untuk bolak balik ke Kota Yurei dan Kota Gaolang.


Di Kota tersebut ada sebuah Sekte Besar lainnya yang bukan dari Aliran Putih atau Netral, itu adalah Aliran Hitam.


Nama Sekte itu adalah Sekte Pedang Hitam, mereka saingan dari Sekte Pedang Surgawi, sudah sedari dulu kedua Sekte ini selalu bertempur ketika bertemu.


Saat ini di Sekte Pedang Hitam telah ada beberapa tetua, ketua dan banyak anggota yang hadir di sana, mereka sedang merencanakan sesuatu.


"Ketua, bagaimana rencana nya? Apa kita akan menyerang?". Tanya seorang tetua yang sekiranya berusia sekitar 68 tahun, dia adalah pria sepuh yang ada di Kota Fangzi.


"Tetua Chao, aku sudah merencanakan ini dari dulu. Hari esok pas bener, ketika mereka sedang sibuk dengan Turnamen Pendekar Remaja, kita menyusup ke dalam untuk menghancurkan semua nya. Incar semua pendekar muda dan remaja yang berbakat, mereka akan mengancam kita di masa depan". Kata sang ketua yang sekiranya berusia sekitar 50 tahunan.


Meskipun dia masih berusia 50 tahunan, tapi dia memiliki tenaga dalam yang besar seperti ketua lain di sekte besar, di sisi lain pria sepuh yang di sebut Tetua Chao memang usianya lebih tinggi dari sang ketua tapi dia harus menghormati ketua karena lebih kuat darinya.


"Tapi di sana akan ada banyak pendekar kuat dari berbagai sekte kecil hingga besar, kita pasti akan kekurangan anggota". Jawab Tetua Chao yang menganalisa keadaan Sekte Pedang Hitam ketika mereka beneran menyerang esok hari.


"Tetua Chao, apa kau tidak ingat dengan Sekte Bunga 5 Rupa? Mereka bersedia membantu kita untuk melenyapkan Sekte Pedang Surgawi, kita dan mereka sama sama sekte besar harusnya ketika kita menyerang Sekte Pedang Surgawi esok hari kita yang menang, kita memang kekurangan anggota tapi jika kita mengincar pendekar muda dan remaja berbakat yang masih lemah bisa kita bunuh, mereka akan kehilangan bakat muda yang mereka punya". Kata sang ketua yang merencanakan itu dengan matang.


"Baiklah ketua, aku akan menuruti perkataan mu". Jawab Tetua Chao dengan membungkuk hormat pada ketua sekte.


Setelah itu Tetua Chao kembali ke tempat dia berdiri sebelumnya, di sebelahnya ada seorang pemuda yang usianya sekitar 18 tahun.


"Kakek, apa kita akan menyerang Sekte Pedang Surgawi??". Tanya pemuda 18 tahun itu.


"Hu'er, ketua sudah yakin dengan keputusannya. Kita sebagai bawahannya harus menaati apa yang dia ucapkan, lagian selain kita ada Sekte Bunga 5 Rupa yang akan menyerang Sekte Pedang Surgawi juga". Jawab Tetua Chao yang ternyata adalah kakek dari pemuda 18 tahun itu.


Tetua Chao adalah tetua yang di segani di Sekte nya, dia mempunyai julukan nya sendiri, dia di sebut sebagai Pendekar Pedang Sakti karena ketika dia memainkan pedang dia akan sangat berbahaya apalagi saat dia serius.

__ADS_1


Tetua Chao memiliki nama asli Chao Kuang dengan Chao sebagai marganya, dia hanya mempunyai 1 orang cucu yang menemaninya. Cucu nya bernama Chao Hu, orang tuanya sudah meninggal karena perang dengan Sekte Pedang Surgawi saat itu.


"Baiklah kek, aku akan mendukung Sekte Pedang Hitam juga!!". Kata Chao Hu, dia merasa harus balas dendam atas kematian orang tua nya yang dulu, Chao Kuang memang sudah menceritakan tentang orang tuanya yang di bunuh oleh Sekte Pedang Surgawi agar cucu nya juga dendam dengan sekte tersebut.


Ketua Sekte Pedang Hitam berdiri dari tempat duduknya, dia akan mengumumkan sesuatu pada bawahannya.


"Terima kasih untuk kalian semua yang sudah mau datang ke sini, aku Lu Dong sebagai Ketua dari Sekte Pedang Hitam akan menyerang Sekte Pedang Surgawi esok hari bersama Sekte Bunga 5 Rupa, siapa di antara kalian yang akan mengikuti ku untuk menyerang musuh bebuyutan kita dan merebut wilayahnya??". Ketua Sekte Pedang Hitam yang namanya adalah Lu Dong mulai membicarakan penyerangan esok hari, dia menanyakan partisipasi banyak orang yang akan ikut.


"Ketua, tak usah bicarakan itu. Kami adalah anggota dari Sekte Pedang Hitam, jadi kami akan mengikuti arah kemana ketua akan tuju. Kami siap untuk penyerangan esok hari ke Sekte Pedang Surgawi, banyak dari saudara dan orang tua kami yang tewas karena Sekte itu, maka dari itu kami akan membalasnya cepat atau lambat. Esok adalah kesempatan bagi kita untuk membalas perbuatan Sekte Pedang Surgawi, kami siap bertempur. Hidup Sekte Pedang Hitam!!!". Salah satu murid yang paling depan berbicara panjang lebar dengan keyakinan yang telah dia buat, seluruh anggota Sekte Pedang Hitam memanglah sangat setia pada ketuanya, jadi mereka secara langsung menerima keputusan sang ketua.


"Hahahaha..... Bagus, keluarkan semangat kalian!! Sekarang kita akan berangkat langsung ke Sekte Pedang Hitam, di sana sudah ada Sekte Bunga 5 Rupa yang menunggu kita". Ketua Lu hanya tertawa bangga melihat bawahannya yang semangat, dia juga berbicara tentang keberangkatan mereka.


"Hidup Sekte Pedang Hitam! Hidup Sekte Pedang Hitam!! Hidup Sekte Pedang Hitam!!!". Teriak semua anggota dan tetua dari Sekte Pedang Hitam, berbarengan dengan mereka mulai berjalan ke arah Sekte Pedang Surgawi, mereka siap untuk menyerang Sekte Aliran Netral yang besar itu.


Jika di beberapa tempat lain Sekte Aliran Hitam bermusuhan dengan Sekte Aliran Putih, namun di sini berbeda. Ketua Sekte Pedang Hitam dan Ketua Sekte Pedang Surgawi sudah menjadi musuh bebuyutan saat mereka masih muda, mereka selalu bertarung sedari dulu hingga sekarang.


~


Kembali ke hari yang tadi (1 Hari Kemudian).


Di Kota Gaolang, tempat Sekte Pedang Surgawi berada, salah satu penginapan terbesar di Kota tersebut, Penginapan Surgawi.


Penginapan Surgawi sendiri adalah penginapan terbesar di Kekaisaran Kin, mereka telah membangun banyak cabang selain di ibukota.


Saat ini di salah satu kamar Penginapan Surgawi, terdapat 3 orang yang sedang merencanakan sesuatu.


Karena setiap kamar dari Penginapan Surgawi sangat besar bisa memuat 3 orang lebih, jadi ke 3 orang ini memilih untuk berdiskusi di salah satu kamar.


Mereka bertiga adalah ketua dari Sekte Bunga 5 Rupa, tak seperti kebanyakan sekte lainnya, Sekte Bunga 5 Rupa mempunyai 5 pemimpin di masing masing bidang yang ada di dalamnya.

__ADS_1


Saat ini ke 3 orang ini sedang membicarakan tentang penyerangan di siang hari nanti, mereka juga sedang menunggu kedatangan Sekte Pedang Hitam.


"Senior Ling, apa kita harus bergabung dengan Sekte Pedang Hitam untuk menghancurkan Sekte Pedang Surgawi?". Tanya salah satu ketua dari Sekte Bunga 5 Rupa pada ketua lain yang sudah senior.


"Ciao Wei, saat ini kesempatan bagi sekte kita untuk melenyapkan salah satu sekte besar aliran netral di Kekaisaran Kin, kita seharusnya tak menunggu waktu lama lagi sebelum Kekaisaran mengetahui rencana kita". Jawab Senior Ling pada ketua lain yang namanya adalah Ciao Wei.


"Baiklah Senior, lalu apakah kita akan berhasil meratakan Sekte Pedang Surgawi nanti? Di sana pasti sudah ada banyak pendekar hebat dari Aliran Putih dan Netral". Tanya Ciao Wei yang merasa khawatir.


"Maka dari itu, aku menyuruh Gui Lang untuk menyusupkan banyak anggota kita agar kita bisa mengetahui berapa banyak musuh, Gui Lang apa kau sudah menyebarkan banyak penyusup di dalam Sekte Pedang Surgawi?". Tanya Senior Ling pada Gui Lang yang termasuk ketua lain dari Sekte Bunga 5 Rupa.


"Senior, aku sudah menyebarkan banyak penyusup ke dalam Sekte Pedang Surgawi, aku juga mendaftarkan 2 anggota khusus ku untuk mengikuti turnamen". Jawab Gui Lang menghadap Senior Ling.


"Baiklah, sekarang kita tinggal menunggu Sekte Pedang Hitam datang, lalu kita akan langsung menyerang". Kata Gui Lang dengan senyum liciknya.


"Baik!!". Jawab kedua ketua lain nya dengan lantang.


~


**Sampai sini dulu yah, ini adalah novel Author yang pertama. Seperti di sinopsis, novel ini terinspirasi dari karya kak Ron yang berjudul JTI dan LPN.


Selamat membaca yah, semoga seru dan menarik ceritanya. Jangan lupa Like setelah baca, Komen kirim kritik dan sarannya, Vote Koin atau Poin jika bisa, lalu klik bintang 5 untuk mendukung novel ini.


Author akan suka dan lebih bersemangat jika kalian melakukan itu, terima kasih telah berkunjung di novel pertama Author.


~


Follow IG Author yah:


@bayuoryuukun**

__ADS_1


__ADS_2