
Bumi sangatlah besar, di katakan dalam buku sejarah, bahwa bumi memiliki pulau di dalamnya.
Pulau tersebut yang di namakan sebagai Benua, selain Benua ada juga Samudera yang luas dan jika di bandingkan dengan Benua, Samudera lebih luas panjangnya daripada Benua. Samudera adalah air, jadi sangat luas.
Manusia hidup di Benua, mereka tidak akan hidup di Samudera, maka dari itu nenek moyang mereka membuat wilayah mereka sendiri.
Benua terbagi menjadi beberapa bagian, namun kali ini Author akan bercerita di Benua Timur dahulu, karena pemeran utamanya ada di sana.
Dalam Benua Timur, terbagi beberapa Pulau dan Daratan. Di dalamnya juga berisi beberapa Kekaisaran, Negara, Suku dan lainnya.
Namun dalam Benua Timur sendiri ada 3 Kekaisaran yang terkenal di dalamnya, yaitu Kekaisaran Jin, Kekaisaran Du dan Kekaisaran Kin dengan Kekaisaran Jin yang terkuat.
Sejak dulu, Kekaisaran Du dan Kekaisaran Kin sering berperang satu sama lain, tujuan nya untuk menambah atau memperluas wilayah kekuasaan mereka.
Hingga sekarang kedua Kekaisaran ini masih sering berperang, walaupun gencatan senjata selalu di lakukan oleh kedua Kaisar.
Kedua Kaisar saat ini sudah sepakat untuk menghentikan perang di antara kedua Kekaisaran sementara waktu, penghentian ini di sebabkan karena banyaknya Aliran Hitam yang mengancam Kekaisaran Kin.
Kaisar Kin Fu adalah orang yang memegang tahta di Kekaisaran Kin, dialah yang memerintah dan memimpin Kekaisaran Kin.
Kaisar Kin Fu sering menjalin hubungan dengan Sekte Aliran Putih dan Aliran Netral, karena harapan satu satu nya untuk bisa menyeimbangkan konflik dari dalam Kekaisaran Kin saat ini hanyalah bekerja sama dengan mereka.
Karena banyaknya Sekte Aliran Hitam di dalam Kekaisaran Kin, jadi tidak ada keseimbangan antara yang Putih dan Hitam.
Populasi Aliran Hitam di Kekaisaran Kin sangat cepat menyebar, hingga sekarang telah mencapai 40% yang telah masuk Kekaisaran Kin.
Aliran Putih memiliki populasi 40% juga, lalu sisanya 20% adalah Aliran Netral.
Walaupun Aliran Putih dan Aliran Hitam sama sama memiliki populasi yang sama, namun jika keduanya berperang, Aliran Hitam akan unggul karena banyaknya bakat yang terpendam dalam Aliran Hitam.
Mungkin jika Aliran Putih dan Aliran Netral bekerja sama, akan menjadi keseimbangan yang membuat Aliran Hitam berhenti melakukan sesuatu sesukanya.
~
Kekaisaran Kin, Wilayah terpencil, Desa Petani.
Terlihat dua orang yang sedang berbincang di halaman belakang rumahnya, mereka adalah ayah dan anak.
Mereka tidak lain adalah Wu Shang sebagai ayah dan Wu Chen anaknya, Wu Chen sebelumnya menanyakan pada ayahnya soal ayahnya yang bisa memeriksa kualitas tulang miliknya, karena memang di Desa Petani ini tidak ada seorang pendekar satupun.
"Ayah, kenapa diam saja? Aku tak mengerti, kenapa ayah bisa memeriksa kualitas tulang ku? Bukannya di Desa Petani ini tak ada seorang pendekar satu pun? Apakah ayah seorang pendekar? Ayah, jelaskan!!". Wu Chen memiliki banyak pertanyaan soal ayahnya yang sebelumnya membahas teknik yang bisa menyembunyikan atau memanipulasi tingkat pendekar dan kualitas tulang.
__ADS_1
Ayahnya hanya terdiam tanpa kata, dia sepertinya menyembunyikan banyak rahasia yang tak bisa di ceritakan.
Dari dalam rumah, Wu Hui sang ibu keluar dari rumahnya ke halaman belakang, dia mendengar teriakan anaknya jadi dia keluar.
"Apa yang terjadi di sini?". Ibunya bertanya.
"Ibu, aku ingin bertanya padamu. Di Desa Petani ini, apakah ada seorang pendekar??". Tanya Wu Chen pada ibunya.
"Tidak ada nak, kenapa kau menanyakan hal itu?". Jawab Wu Hui dan menanya balik.
"Lalu kenapa di Desa Petani kita ini, tak ada pendekar satupun?". Tanya Wu Chen lagi.
"Karena desa kita ini memang desa yang isinya hanya orang biasa seperti kita, ada apa denganmu Chen'er?? Kau sangat berbeda sejak kemarin, kau kenapa??". Jawab Wu Hui dan bertanya pada Wu Chen yang sikap nya berubah total sejak kemarin.
"Aku tidak apa-apa Bu, aku hanya ingin bertanya, kenapa ayah bisa memeriksa kualitas tulang ku? Aku pernah baca di buku perpustakaan Desa Petani, bahwa yang bisa memeriksa kualitas tulang hanyalah seorang pendekar". Wu Chen bertanya dengan jelas pada ibunya.
"Itu....". Wu Hui langsung kaget karena putranya sekarang bisa menganalisa hal yang membuatnya curiga.
Wu Shang yang daritadi hanya terdiam tanpa kata karena kaget akhirnya bicara, "Ayah akan memberitahu mu jika waktunya tiba nanti, kau sekarang masih berumur 8 tahun dan belum menjadi dewasa, jadi akan ayah beritahu nanti ketika waktunya sudah tiba". Wu Shang semakin jadi misterius di mata Wu Chen.
"Ayah, apa yang ayah sembunyikan dari anakmu ini?? Apa ayah tidak percaya denganku?". Tanya Wu Chen dengan wajah yang memelas, dia sebenarnya bingung dengan apa yang di katakan ayahnya.
"Baiklah nak, ayah akan memberitahumu. Tapi hanya beberapa saja, ayah tak ingin identitas ayah terbongkar". Jawab Wu Shang yang melihat anaknya dengan wajah memelas, dia tak tega melihat anaknya kebingungan terus.
"Tidak apa, Hui. Di depan kita hanyalah anak kita dan usianya baru 8 tahun, jadi tak akan terjadi apa apa". Wu Shang berkata dengan lembut pada istrinya.
Setelah menenangkan istrinya, Wu Shang menatap Wu Chen dengan serius, dia akan membicarakan soal identitasnya walau hanya sedikit saja.
"Nak, dengar baik baik. Apa kau tau sejarah Bumi kita ini??". Tanya Wu Shang pada Wu Chen.
"Tau yah, konon dahulu bumi memiliki beberapa Benua di dalamnya salah satunya Benua yang kita tinggali ini, Benua Timur". Jawab Wu Chen.
"Benar, nenek moyang kita telah memisahkan beberapa Benua dengan batas wilayah yang sudah di tetapkan, kita menyebut Benua selain Benua Timur adalah Benua Lain. Ayah tak akan menjelaskan lebih dalam tentang itu karena masalah pribadi ayah, selanjutnya. Apa kau tau tentang isi Benua Timur ini??". Wu Shang menjelaskan tentang Benua Lain, dia juga bertanya soal isi Benua Timur.
"Aku tau, di dalam Benua Timur ada beberapa pulau dan daratan lagi yang termasuk wilayah Benua Timur, di dalamnya ada 3 Kekaisaran dan beberapa Negara, Suku dan sejenisnya". Jelas Wu Chen.
"Apa kau pernah membaca tentang Sekte Pedang Surgawi dalam buku??". Tanya Wu Shang lagi.
"Ya, aku pernah membacanya juga. Sekte Pedang Surgawi adalah salah satu 5 Sekte terbesar dan terkuat yang ada di Kekaisaran Kin, Sekte Pedang Surgawi termasuk Sekte Aliran Netral yang besar di Kekaisaran kita". Jawab Wu Chen.
"Ayah adalah anggota dari Sekte Pedang Surgawi dengan julukan Pendekar Topeng Surgawi". Kata Wu Shang sambil melihat anaknya dengan serius.
__ADS_1
Wu Chen terlihat kebingungan, namun dia juga pura pura kaget karena tebakannya memang benar, 'Jadi sebelumnya ayah belum tewas di insiden itu??'. Batin Wu Chen yang gembira, dia mengingat kembali di kehidupan sebelumnya tentang Pendekar Topeng Surgawi yang melegenda.
"Chen'er, kenapa kau menangis??". Wu Hui melihat anaknya meneteskan air mata.
"Ah tidak apa apa Bu, aku hanya terharu mendengar bahwa ayah adalah seorang yang terkenal di jamannya". Jawab Wu Chen sambil mengusap air matanya.
"Chen, kenapa kau bisa tau bahwa aku terkenal sejak dulu?". Sekarang, ayahnya yang curiga.
Wu Chen sontak terdiam mendengar kalimat itu, 'Gawat, karena mengingat masa lalu aku jadi keceplosan mengatakan itu'. Batin Wu Chen.
Sekarang Wu Chen sedang berpikir keras untuk membuat alasan, "Ah, aku hanya pernah membacanya di Buku Perpustakaan Desa Petani yah, di sana lengkap menjelaskan Sekte ayah dan ayah juga". Jawab Wu Chen yang gugup menjelaskan alasan ngawur nya.
"Haha... Kau sekarang jadi kutu buku ya nak, di Perpustakaan Desa Petani memang banyak buku yang menceritakan dunia persilatan, ayah juga pernah membaca di sana dan melihat apa yang kau baca itu. Hahahaha..... Ayah memang terkenal". Wu Shang tertawa lantang dengan menjelaskan dirinya yang pernah membaca buku yang Wu Chen baca.
'Haaah?? Apakah itu ada? Padahal aku tak pernah membaca di sana, huufh... aku sungguh beruntung'. Batin Wu Chen yang mengelus dadanya karena tadinya dia memang ngawur menjelaskan itu, sekarang dia terlihat lega.
Tapi belum sampai di situ, Wu Chen merasa ada yang kurang di jelaskan ayahnya, lalu dia berpikir kekurangan itu.
"Ayah, kau sudah mejelaskan tentang jati diri ayah yang sebenarnya. Sekarang yang aku pertanyakan adalah kenapa ayah bisa mempelajari teknik yang bisa membuat kualitas tulang, tenaga dalam dan bahkan tingkat pendekar di manipulasi atau di sembunyikan? Ayah dapat Teknik itu darimana?". Tanya Wu Chen yang sedari tadi berpikir tentang kekurangan penjelasan ayahnya.
"Ayah akan bilang, jika itu ayah dapatkan dari guru ayah sendiri yang sebelumnya. Asal kau tau nak, ayah bukan dari Benua Timur, tapi ayah tak akan menjelaskan secara detail lagi karena ini adalah masalah pribadi ayah sendiri. Ketika kau sudah dewasa dan sudah menjadi kuat, ayah akan menceritakan semuanya padamu". Jawab ayahnya yang masih terlihat misterius, namun jawaban nya tadi mengagetkan Wu Chen karena ayahnya bukan berasal dari Benua Timur.
"Baiklah, sudah selesai tanya tanya nya hari ini. Karena hari sudah menjelang siang, kita masuk dan makan dulu. Chen'er, bersihkan badanmu dan bersiap untuk makan!!". Wu Hui angkat bicara setelah Wu Shang membicarakan soal dirinya yang bukan berasal dari Benua Timur.
"Oke Bu". Wu Chen hanya menurut apa kata ibunya, lalu dia masuk ke dalam dan membersihkan badannya.
Wu Shang dan Wu Hui masih di luar halaman belakang rumahnya, "Sayang, apa tidak apa apa menceritakannya sekarang pada anak kita?". Tanya Wu Hui pada suaminya.
"Hui, cepat atau lambat anak kita pasti akan mengikuti jejak kita. Jadi setelah dia dewasa dan kuat nanti, kita harus menceritakan semuanya saat itu juga". Jawab Wu Shang yang memeluk istrinya.
~
**Sampai sini dulu yah, ini adalah novel Author yang pertama. Seperti di sinopsis, novel ini terinspirasi dari karya kak Ron yang berjudul JTI dan LPN.
Selamat membaca yah, semoga seru dan menarik ceritanya. Jangan lupa Like setelah baca, Komen kirim kritik dan sarannya, Vote Koin atau Poin jika bisa, lalu klik bintang 5 untuk mendukung novel ini.
Author akan suka dan lebih bersemangat jika kalian melakukan itu, terima kasih telah berkunjung di novel pertama Author.
~
Follow IG Author yah:
__ADS_1
@bayuoryuukun**