Legenda Pendekar Abadi

Legenda Pendekar Abadi
Kebahagiaan Zu Sanfeng


__ADS_3

Di dalam hatinya kini Lei Tian sudah menggariskan nama Sekte Teratai Ungu, sebagai pendukung utama Kekaisaran yang kejam maka keberadaan Sekte tersebut harus segera ia musnahkan.


Setelah berbincang sejenak, Lei Tian segera menuju salah satu Paviliun untuk membuat ramuan Peningkat Tenaga Dalam. Berdasarkan bahan-bahan yang sudah dilengkapi oleh Mu Xianji, maka Lei Tian secara serius mulai meracik dan meramu obat yang tergolong kelas atas tersebut.


Sementara Lei Tian sedang meramu obat, Qin Qian dan Li Yifei mulai terlihat mengobrol. Sebagai seseorang yang berstatus tamu di Sekte tersebut, keduanya harus bisa menempatkan diri dengan baik. Meskipun status Putri Qin Qian sebagai cucu Patriark Sekte, ia kini lebih bijak dan terlihat bersikap bijak. Bawaannya yang manja pada masa lalu langsung berubah menjadi seratus delapan puluh derajat, keberadaan Lei Tian di dalam hidupnya telah membawa perubahan.


"Nona Li, bagaimana keadaan Istana saat ini?" tanya Qin Qian.


"Yang mulia Kaisar masih berada di dalam tahanan, sedangkan Permaisuri sudah tiada" jawab Li Yifei dengan nada prihatin.


"Tuan Putri bersabarlah, bersama Lei Tian aku yakin semuanya akan kembali seperti semula" sambung Li Yifei memberi semangat.


"Ya, tentu saja. Awalnya aku pun hampir tewas terkena serangan racun dari Chen Kun terkutuk, untungnya aku masih diliputi keberuntungan" ucap putri Qin Qian.


Li Yifei terdiam, ia sulit percaya begitu saja jika Putri Qin Qian berhasil selamat dari bahaya kematian akibat serangan jarum beracun Sektenya.


"Kau pasti tidak percaya bukan? Aku juga tidak percaya awalnya. Namun teknik pengobatan yang dilakukan oleh Lei Tian sangat luar biasa. Tidak hanya menyembuhkan, bahkan seperti yang kau lihat jika sekarang aku memiliki kekuatan yang sangat mengagumkan" Qin Qian berkata dengan polos tentang rahasianya, hal ini tentu membuat Li Yifei penasaran.


Berkaitan dengan kekuatan, kultivator seperti Li Yifei tentu saja sangat penasaran dengan teknik pengobatan yang baru saja diterapkan oleh Lei Tian kepada Putri Qin Qian.


"Benarkah? Apakah ada teknik pengobatan sehebat itu di dunia ini?" tanya Li Yifei yang tidak tahan dengan dahaga keingintahuannya.

__ADS_1


"Itu... Itu rahasia" jawab Qin Qian yang hampir keceplosan.


"Begitu ya, maafkan aku tuan Putri" ucap Li Yifei dengan putus asa.


"Hemm.. Kamu tenang saja, Gege Tian pasti memiliki cara untuk menyelamatkan kultivasi mu. Nanti aku akan berbicara kepadanya..." Qin Qian berkata sambil menggigit bibirnya, walau bagaimanapun ia khawatir jika kekasihnya akan berkultivasi ganda dengan wanita lain.


"Terimakasih.. Terimakasih tuan Putri" ucap Li Yifei dengan ekspresi yang ceria, harapannya untuk kembali bisa berkultivasi akan datang.


"Apakah kau mengenal murid dari Shio Mei?" tanya Qin Qian, selama ini ia sebenarnya cemburu dengan wanita yang jelas-jelas sangat mengagumi Lei Tian.


Kabar tentang masa berduka Zhao Yusi dalam memperingati kematian Lei Tian sudah santer terdengar di kalangan Akademi Kekaisaran. Sebagai putri Kaisar, ia juga pernah mendengarnya meski hanya sepintas. Pada saat itu nama Lei Tian sangat terkenal, seluruh kalangan muda sangat mengidolakan pria yang kini sudah menjadi kekasihnya tersebut.


"Tentu saja, ia adalah Zhao Yusi. Bahkan beberapa hari yang lalu, ia dinobatkan sebagai putri angkat dari Shio Mei. Dengan statusnya tersebut ia juga kini menempati Istana yang biasa tuan Putri tinggali" jawab Li Yifei, pada saat ini ia juga tidak menduga jika putri Qin Qian akan menanyakan hal demikian.


"Sepertinya tidak lagi, aku sudah memastikannya sendiri. Bahkan karena hal itu juga diriku dihajar sampai tidak berdaya olehnya, hingga aku tidak sadarkan diri" jawab Li Yifei dengan nada menahan kebencian.


"Maksudmu?" Qin Qian mengerutkan dahinya, hal yang menjadi beban pikirannya akan segera terjawab.


"Sepertinya ia menerima perjodohan dengan Jenderal Yang Sheng, selain masih muda Yang Sheng adalah salah satu bagian dari keturunan sesepuh Yang Mi. Sepertinya Shio Mei memiliki rencana untuk membangun dinasti Kekaisaran Yang, melalui pernikahan mereka maka akan lahir keturunan yang nantinya akan berkuasa atas Kekaisaran yang baru saja mereka kuasai" ujar Li Yifei menyampaikan pendapat.


Putri Qin Qian terdiam dan ia tidak terlalu peduli dengan kekuasaan, dengan berakhirnya perasaan wanita pesaingnya maka itu sudah lebih cukup. Walau bagaimanapun juga, Qin Qian sangat membenci segala sesuatu hal yang berhubungan dengan Shio Mei.

__ADS_1


Sementara itu di Paviliun terpisah, Lei Tian baru saja selesai membuat ramuan herbal peningkat tenaga dalam. Di bawah tatapan kekaguman Patriark Zu Sanfeng, kini Lei Tian menjadi pusat perhatian orang-orang.


"Kalian berkultivasi lah, setelah keadaan kalian siap barulah minum ramuan ini" Lei Tian berkata sambil menyerahkan sebelas botol ramuan yang sudah ia siapkan.


"Bibi Xue, semoga kau berhasil" sapa Lei Tian secara khusus kepada Xue Meilin.


"Terimakasih Tuan Muda" balas Xue Meilin dengan tatapan penuh haru bahagia.


Setelah mendengarkan instruksi dari Lei Tian mereka semua segera menjalani teknik kultivasi masing-masing, dengan wajah penuh pengharapan serta semangat yang menggelora mereka semua segera larut dalam kultivasinya masing-masing.


Selain membuat ramuan untuk meningkatkan kekuatan tenaga dalam tingkat atas tersebut, Lei Tian juga secara khusus membuat ramuan untuk mengobati luka dalam yang dialami oleh Li Yifei. Sebelumnya Lei Tian sudah menyisipkan bahan-bahan khusus untuk keperluan seperti sekarang ini, dengan dukungan Paviliun Ungu tentu tidak sulit untuk mendapatkan bahan-bahan herbal yang dibutuhkannya.


Dengan kemampuannya kini, sebenarnya Lei Tian juga mengetahui jika Li Yifei memiliki tubuh khusus sama seperti kekasihnya. Hanya saja energi dingin yang terkunci di dalam meridian tubuh Li Yifei masih belum bisa ia prediksi dengan tepat. Apalagi keretakan meridian sangat sensitif, butuh waktu dan penanganan secara khusus.


Oleh karena itu, dengan ramuan buatannya, setidaknya luka dalam akibat akumulasi racun di dalam tubuhnya bisa disembuhkan dengan lebih cepat, sehingga sumbatan-sumbatan di dalam tubuhnya bisa hilang seiring penggunaan ramuan yang tepat.


"Kakek, terimalah" suara Lei Tian mengagetkan Zu Sanfeng yang sedang fokus melihat para murid senior, tingkat kultivasi mereka merupakan yang tertinggi.


"Apa ini?" tanya Zu Sanfeng dengan ekspresi terkejut.


"Kakek adalah seorang Patriark, sudah seharusnya Kakek memiliki tingkat kekuatan yang berbeda" ucap Lei Tian tanpa basa-basi, namun ucapannya dapat didengar para Tetua yang membuat mereka iri.

__ADS_1


"Terimakasih Tian'er" ucap Zu Sanfeng sambil tersenyum cerah.


__ADS_2