
teriak Lang Xiao sambil mengarahkan jurusnya le arah tubuh harimau angin
harimau angin yang melihat Lang Xiao mengeluarkan jurusnya yang dengan tempat meluncur ke arahnya dapat menghindar dengan lincah.
harimau angin mencoba membalasnya dengan menggunakan cakarannya, namun Lang Xiao berhasil menghindarinya dengan mudah
pertarungan mereka terus berlanjut,sudah sangat lama namun sekarang sudah terbalik terlihat tubuh harimau angain banyak memiliki sayatan-sayatan kecil,sedengkat di sisi Lang Xiao ia masih dalam keadan normal
Lang Xiao yang sudah menggunakan jurus pertama dari kitab pedang emas tidak memberikan efek yang begitu fatal pada harimau
" sepertinya sudah saatnya aku menggunakan jurus kedua dari kita pedang emas walaupun aku belum menguasainya dengan sepenuhnya......ucap Lang Xiao yang memutuskan mencoba menggunakan jurus kedua dari kitab pedang emas untuk melawan harimau angin
Lang Xiao tiba-tiba melompat dan mengambil jarak dari harimau angin
setelah berhasil mengambil jarak Lang Xiao mempersiap kan jurus kedua kitab Pedang Emas
"Jurus Kedua--Tebasan Pedang Emas......teriak Lang Xiao,siluet cahaya keemasan keluar dari ujung kayu itu dan meluncur dengan sangat cepat ke arah Harimau Angin
harimau angin yang melihat itu mendengus Dan berlari kearah silet jurus Lang Xiao
hingga tiba-tiba......
.......
Blarrrrrrr
Bommmmmm
Tubuh harimau angin itu terlempar kebelakan menabrak pepohonan dibelakang nya dan seketika mati dengan kepala yang sudah hancur.Meskipun kultivasi Lang Xiao hanya berada pada Pendekar Emas *4 namun ia sudah bisa bertarung dengan pendekar jendaral bintang *2 berkat kekuatan fisik dan jurus-jurus yang Lang Xiao miliki
Lang Xiao berjalan menghampiri tubuh harimau angin yang telah mati lalu berjongkok dan berkata dengan santai
" Bersyukur lah karena kau adalah bintang buas pertama yang mati pada jurus kedua Kitab Pedang Emas yang baru aku pelajari.....
Kemudian Lang Xiao mengambil tubuh harimau angin itu dan memasukannya kedalam cincin penyimpanan nya.
" Daging binatang buas ini suatu saat nanti pasti berguna...ucap Lang Xiao,Lang Xiao percaya pasti suatu saat nanti binatang buas yang ada dalam cincin penyimpanan akan berguna selain menjadikan nya makan nya setiap hari
Lang Xiao kemudian melanjutkan perjalanan nya dan bergegas untuk meninggalkan hutan yang ia tidak tau apa namanya
__ADS_1
suadah sekitar 5 Jam Lang Xiao berlari dari tempat terakhir ia bertarung dengan Harimau Angin dan sekarang ia sudah keluar dari hutan itu.
Dengan mengedarkan inda spiritual nya, Lang Xiao menemukan fakultasi energi Qi yang begitu kacau di depannya, merasakan itu Lang Xiao dengan cepat bergerak ke arah energi Qi yang kacau itu
Didepan ia melihat rombong kereta kuda yang sedang bertarung dengan orang-orang bertopeng
" Sepertinya orang-orang berkereta kuda itu sedang di hadang ole bandit.....ucap Lang Xiao yang menyimpulkan bawah orang- orang bertopeng itu adalah para bandit
namun ia belum memutuskan untuk membantu mereka
"saat pengawal rombongan kereta kuda itu sudah kewalahan baru aku akan membantu mereka sekaligus mencari momen yang tepat..... ucap Lang Xiao
Pengawal rombongan kereta kuda itu hanya terdiri dari 15 orang yang rata-rata memiliki 10 pendekar tingkat pendekar perak tahap akhir dan 5 pendekar *3 sedangkan para bandit terdiri dari 20 orang yang memiliki 12 pendekar perak tahap akhir dan 7 pendekar emas tahap 3-4 dan seorang pendekar Jendaral *1 yang Lang Xiao yakinkan menjadi pemimpin para bandit itu
setelah beberapa saat pengawal rombongan kereta kuda itu sudah mulai kewalahan dan satu persatu sudah mulai berjatuahan
Lang Xiao yang melihat itu langsung melesetasuk dalam pertempuran.Disisi Lain para bandit yang melihat seorang pemuda masuk dalam pertempuran mengerutkan keningnya dan kepala bandit itu mencoba mengukur tingkat Kultivasi Lang Xiao namun ia tidak bisa
"Anak muda siapa kamu,lebih baik kamu pergi dari sini jangan ikut campur urusan kami....ucap pemimpin perampok itu kepada Lang Xiao
" Kalian tidak perlu tau siapa aku tapi yang penting lebih baik kalian pergi dari sini sekarang juga ...ucapa Lang Xiao
Lang Xiao yang mendengar itu hanya mendengus dan tiba menyerang para bandit itu, pemimpin dari bandit yang melihat itu berteriak kepada anak buahnya untuk kembali menyerang rombongan itu dan Lang Xiao
terlihat dua orang bandit yang memiliki kultivasi pendekar emas *4 mencoba menghadang Lang Xiao namun ia hanya mendengus dan tiba-tiba
slassss
bruggggg
Dua kepala berguling di tanah yang menandakan dua bandit itu sudah mati
Rombongan kereta kuda yang melihat itu menjadi senang karena mereka tidak menyangka bahwa anak muda yang tadi mau menolong mereka adalah pendekar yang memiliki kultivasi tinggi
sedangkan di sisi lain pemimpin dari para bandit itu menjadi marah sekaligus sedikit perasaan takut bagaimana tidak dua pendekar emas * 4 bisa dibunuhnya dengan sekali tebasan,meskipun ia juga bisa membunuh kedua pendekar itu tetapi ia harus membunuh mereka dengan usaha yang lama
"anak muda lebih baik kamu pergi dari sini,kita tidak memiliki urusan apa-apa atau bagaimana kalau kita bekerjasama nanti hasilnya kita bagi dua..... ucap pemimpin bandit yang sudah mulai tidak percaya dengan kemampuan nya dan mencoba menghasut Lang Xiao dengan kekayaan
Lang Xiao yang mendengar itu hanya mendengus dan tatapan matanya semakin tajam, tanpa membalas perkataan dari pemimpin para bandit itu Lang Xiao langsung berlari ke anak buah bandit yang lainnya
__ADS_1
"Jurus Pertama--Tebasan Satu Pedang
Siluet tebasan pedang Lang Xiao meleset dengan sangat cepat ke arah para bandit dan memotong tubuh mereka menjadi dua
slassssss
slasssss
gebrukkkk
melihat semua anak buahnya mati pemimpin bandit itu mejadi marah tanpa menghiraukan lagi rasa takutnya
" Bajingan braninya kau membunuh semua anak buah ku....... pemimpin para bandit berkata dengan kemarahan yang tinggi
Namun Lang Xiao tidak menghiraukan nya
" siapa suruh mereka lemah ...ucap Lang Xiao
" Bajingan.... triak pemimpin bandit sambil meleset ke arah Lang Xiao
Melihat pemimpin bandit yang bergerak ke arahnya Lang Xiao langsung mengeluarkan jurus kedua kitab Pedang Emas
"Tebasan kedua--Tebasan Pedang Emas....
tiba-tiba
Slaassssssss
gebrukkkk
kepala pemimpin bandit itu terpotong dan meregang nyawa
setelah membunuh pemimpin para bandit itu Lang Xiao menghampiri satu persatu mayat mereka dang mengambil barang berharga dan cincin ruang mereka
"terimakasih atas harta kalian....ucap Lang Xiao dengan wajah dinginnya kepada Mayat para bandit itu
Lang Xiao yang sudah menjarah harta para bandit itu sekarang menghampiri rombong kereta kuda itu.
saat Lang Xiao akan menanyakan keadaan mereka tiba-tiba dari dalam kereta kuda....
__ADS_1