Legenda Pendekar Abadi

Legenda Pendekar Abadi
Rencana Penyerangan


__ADS_3

Mendengar penuturan dari Liu Shuwan, membuat Patriark Liu menggelengkan kepalanya lalu berkata.


"Jika demikian adanya, bersedia kah kau menggantikan posisi Shuai untuk menjadi istrinya. Walau bagaimanapun ia sudah kuanggap keluarga, aku yakin ia adalah pemuda yang luar biasa sama seperti ayahnya yang memiliki prinsip kuat" ucap Patriark Liu.


"Paman, aku akan sangat bodoh dan tidak tahu diri jika sampai menolak pria seperti dirinya. Hanya saja, aku tidak memiliki kualifikasi untuk bersanding dengan pria seperti dirinya" tutur Liu Shuwan dengan nada tidak percaya diri.


"Kenapa kau jadi tidak percaya diri seperti itu, aku yakin ia akan tertarik pada dirimu" ucap Patriark Liu yang bersemangat.


"Kelak paman akan mengerti dengan apa yang aku maksudkan, dan dalam hal ini aku hanya menyayangkan dengan tindakan sepupu Shuai yang tidak dapat melihat berlian di depan mata. Andai ia tahu kebenaran tentang pria yang menjadi tunangannya, aku yakin ia akan menggila seperti apa yang aku alami hari ini" ungkap Liu Shuwan dengan serius.


Mendengar apa yang dikatakan oleh Liu Shuwan membuat Patriark Liu semakin penasaran, sepertinya ada rahasia besar yang sengaja disembunyikan.


"Apakah kau bisa menceritakan sesuatu yang telah terjadi hari ini?" tanya Patriark Liu dengan penasaran.


"Seperti yang paman dengar dari mulut Lei Tian tadi, bahwa ia membutuhkan waktu untuk bercerita. Dalam hal ini aku tidak ingin mengkhianati kepercayaan yang sudah ia berikan kepadaku" jawab Liu Shuwan dengan perasaan serba salah.


"Aku senang jika kau berpikir seperti itu, baiklah jika demikian aku tetap berharap kamu bisa menjaga hubungan baik dengan dirinya" pungkas Patriark Liu sebelum meninggalkan ruang keluarga.


Di tempat yang berbeda, orang-orang dari Sekte Serigala Hitam saat ini sedang marah besar. Mereka baru saja kehilangan lima orang murid utama dan juga seorang Tetua, hal ini tentu saja kerugian yang tidak bisa ditanggung begitu saja. Bahkan Ketua Sekte yang bernama Chi Luk Bha sangat marah, bahkan ia sudah mengirimkan seorang utusan menuju Sekte Gagak Iblis untuk meminta bantuan.

__ADS_1


"Setelah kita gagal mendapatkan Pedang pusaka, kita juga kehilangan beberapa orang yang sangat penting. Oleh karena itu besok kita akan melakukan penyerbuan ke Sekte Pedang Emas dan menghancurkan Sekte tersebut hingga rata dengan tanah" ucap Ketua Sekte yang bernama Chi Luk Bha tersebut.


"Hancurkan Sekte Pedang Emas"


"Hancurkan Sekte Pedang Emas"


"Hancurkan Sekte Pedang Emas "


Pekikan dan teriakan penuh semangat terdengar menggema di lapangan utama Sekte Serigala Hitam. Para murid sangat antusias, mereka justru sudah lama menantikan peristiwa ini. Dengan adanya kejadian tewasnya beberapa orang dari pihak mereka, namun dapat memantik semangat pertarungan yang sesungguhnya.


Sebenarnya berita tentang asal-usul pemuda tersebut ditiupkan oleh mata-mata Sekte Serigala Hitam yang kebetulan datang sesaat setelah kejadian. Mereka sendiri hanya asal menyebutkan agar tidak disalahkan oleh Sekte, sebab berdasarkan pandangan mereka hanya orang-orang dari Sekte Pedang Emas yang berani bersinggungan dengan Sekte Serigala Hitam.


Suasana malam yang mencekam mulai menyelimuti Ibukota Sichuan, berpusat di Kota Chengdu dua bentrokan antar Sekte sepertinya sudah tidak bisa dihindarkan. beberapa pihak yang mengetahui hal ini hanya bisa mengungsi ke Kota lainnya untuk menyelamatkan diri efek dari pertempuran tersebut.


Jika Sekte Pedang Emas berhasil dikalahkan, maka sudah dipastikan Kota Chengdu akan mengalami masa suram dibawah pengaruh Sekte Sesat seperti Sekte Serigala Hitam dan aliansinya.


Sementara itu kabar tentang tewasnya seorang Tetua serta lima orang murid utama Sekte Serigala Hitam telah menyebar dengan cepat, kejadian tersebut juga telah terdengar hingga ke Sekte Pedang Emas, bahkan selentingan kabar aksi balas dendam pun sudah diketahui oleh Sekte Pedang Emas.


Di dalam sebuah Aula besar, saat ini sedang diadakan pertemuan para petinggi Sekte Pedang Emas. Sebagai pihak yang dituduhkan, mereka tampak serius menyikapi hal ini. Mereka semua tentu menyadari jika masalah ini tidak dengan mudah diterima oleh Sekte Serigala Hitam yang kini sudah beraliansi dengan Sekte Gagak Iblis.

__ADS_1


Tidak menutup kemungkinan peristiwa ini bisa menimbulkan pertempuran terbuka dengan skala yang lebih besar. Jika hal itu terjadi tentu Sekte Pedang Emas akan menjadi pihak yang dirugikan, kekacauan Kota Sichuan sebagai Ibukota Provinsi juga akan dipertaruhkan.


"Bagaimana hasil penyelidikan kalian" tanya seorang lelaki tua berjubah biru.


"Lapor Ketua, semua bermula dari penyergapan orang-orang dari Sekte Serigala Hitam terhadap pasangan muda-mudi. Namun tidak disangka jika kemampuan pemuda tersebut sangat luar biasa, dalam sekejap lima orang Pendekar Bumi tewas terkena tebasan pedang. Sementara seorang Tetua Sekte yang memiliki ranah Pendekar Langit tewas dalam kondisi yang memilukan akibat serangan tangan kosong" jawab seorang pria paruh baya yang merupakan seorang Penatua.


"Bagaimana hubungannya dengan Sekte Pedang Emas?" tanya Ketua Sekte lagi.


"Tidak jelas siapa yang memulainya, namun dari berita yang beredar kemampuan berpedang pemuda tersebut sangat mengerikan, di tambah pedang yang dimilikinya adalah senjata kelas tinggi yang tidak sembarang orang bisa memilikinya" ucap Penatua yang lainnya.


"Apakah kalian sudah memeriksa jika di Sekte kita terdapat ahli seperti itu?" tanya Ketua Sekte dengan serius.


Seluruh ruangan mendadak sepi, lima orang Penatua tidak dapat menjawab apa-apa. Sedangkan para murid senior yang ikut dikumpulkan juga hanya bisa saling mengangkat bahu tanda ketidaktahuan mereka.


Meskipun murid jenius, tidak akan sanggup melawan lima orang Pendekar Bumi sekaligus. Apalagi membunuh seorang Tetua Sekte yang sudah berada di ranah Pendekar Langit. Jika demikian ini berarti bahwa pemuda yang dimaksud setidaknya memiliki kekuatan kultivasi di ranah Pendekar Dewa.


"Masalah ini sangat serius, aku berpikir sebaiknya kita semua bersiap. Mulai malam ini tingkatkan penjagaan dan juga kewaspadaan, aku berharap kalian tidak lengah dan memikirkan keselamatan murid yang lebih utama. Kita tidak bisa mengandalkan bantuan dari pihak Istana Kekaisaran yang saat ini sedang menyiapkan perang di perbatasan" ucap Ketua Sekte dengan nada serius.


"Baik Ketua" jawab mereka serempak.

__ADS_1


Setelah selesai mengikuti pertemuan, para Penatua segera menyampaikan situasi darurat di Sekte Pedang Emas. Seluruh murid diperintahkan untuk berjaga dan bersiap untuk aksi balas dendam dari Sekte Serigala Hitam. Meski sudah sejak lama kedua Sekte bersinggungan, namun baru kali ini ada berita rencana serangan terbuka dari Sekte Serigala Hitam.


__ADS_2