Legenda Pendekar Abadi

Legenda Pendekar Abadi
Kecurigaan Yun Zixin Dan Shan Yuze


__ADS_3

Sepengetahuannya, Li Yifei sudah tidak bisa berbuat apa-apa. Bahkan kondisi terakhirnya pun sedang terluka karena dihajar oleh Zhao Yusi di Aula latihan Akademi Kekaisaran.


"Sepertinya ada pihak yang membantu Li Yifei secara diam-diam, berdasarkan penyelidikan hal ini berkaitan dengan Paviliun Ungu yang berada di Kota Chengdu" ucap Chen Kun memberikan laporan.


"Oh.. Rupanya hal ini masih berkaitan dengan orang-orang yang berasal dari Sekte Belati Merah, segera selidiki lebih mendalam. Jangan segan-segan menghabisi Paviliun Ungu yang telah berani melindungi mantan murid Akademi Kekaisaran tersebut" ujar Shio Mei dengan tatapan dingin.

__ADS_1


"Baik Yang Mulia" jawab Chen Kun dengan hormat.


Beberapa masalah yang baru saja terjadi membutuhkan penanganan ekstra hati-hati, jika semuanya berhubungan dengan sosok Lei Tian yang baru saja disebutkan maka masalah ini akan menjadi semakin pelik. Sudah menjadi rahasia umum jika Lei Tian memiliki latar belakang Sekte Belati Merah, jika pergerakan ini diatur oleh sosok pemuda yang dikabarkan sudah meninggal tersebut maka tidak dapat dibayangkan efeknya.


Namun bisa saja nama Lei Tian sengaja dihembuskan untuk membuat kekacauan di Kekaisaran yang baru saja dibentuk oleh Shio Mei, kemungkinan seperti itu bisa saja terjadi tanpa ada yang mengetahuinya lebih mendalam. Apalagi situasi dimana akan terjadi pernikahan antara Jenderal Yang Sheng dengan Zhao Yusi yang akan digelar esok hari, maka pihak-pihak yang ingin memancing kekacauan tentu akan diuntungkan.

__ADS_1


Nama besar Lei Tian adalah momok bagi siapapun, sehingga dengan mendompleng namanya orang-orang yang berada dibalik kekacauan akan dapat menangkap hasil dari kepanikan pihak yang saat ini sedang berkuasa, yaitu Ratu Shio Mei.


"Kalian tidak usah khawatir atas isu yang berkembang, aku yakin jika saat ini sedang ada kekisruhan antar pendekar keabadian. Untuk lebih jelasnya aku akan menanyakan hal ini secara pribadi kepada guru Yang Mi setelah beliau selesai melakukan kultivasi tertutupnya" Shio Mei berkata dengan yakin kepada bawahannya jika semua kekacauan yang baru saja terjadi tidak ada hubungannya sama sekali dengan Lei Tian, karena ia tahu jika pemuda tersebut memang sudah tewas di tangannya sendiri.


"Baik Yang Mulia Ratu" jawab Yang Sheng dan Chen Kun dengan hormat, lalu keduanya pamit meninggalkan ruang kerja Shio Mei.

__ADS_1


Sementara itu murid-murid dari Sekte Belati Merah juga sudah hampir memasuki Provinsi Sinchuan, mereka bergerak cepat meninggalkan Sekte hanya untuk menjalankan perintah yang mereka sendiri belum mengetahuinya secara mendalam. Dengan adanya Penatua Song Gui dan Penatua Mu Chen yang memimpin rombongan, mereka semua mengikuti dengan patuh.


Hanya saja Yun Zixin dan Shan Yuze merasa curiga, jika kepergian mereka menuju Ibukota berkaitan dengan sahabatnya Lei Tian. Insting mereka begitu kuat, hal ini didasarkan juga atas keikutsertaan mereka berdua yang bukan merupakan bagian dari murid dalam. Selama mereka bergabung di Sekte Belati Merah, selain Lei Tian, tidak ada yang peduli dengan nasib mereka. Apalagi status Lei Tian yang merupakan Ketua Sekte Belati Merah, maka anggapan Shan Yuze dan Yun Zixin tidaklah berlebihan.


__ADS_2