
"Kakak Wu Chen........!!". Wu Chen yang terjatuh di dasar tebing yang tinggi masih mendengar suara Mu Yue yang sedih kehilangannya, dia lalu tersenyum karena selama ini dirinya merasa bahwa hidupnya selalu sendirian.
"Haaaah..... Apakah ini akhirnya?? Kuharap waktu bisa terulang kembali dan diriku menjadi lebih kuat dari awal, mungkin hal seperti ini tak akan terjadi". Gumam Wu Chen pada dirinya sendiri yang menyesal karena tak belajar bela diri saat masih muda, saat dia belajar bela diri usianya sudah terbilang cukup tak muda.
Setelah bergumam seperti itu, dia melihat cincin yang ada di jari manis nya, lalu dia berkata "Haha.... Selama ini ku kira tak ada orang yang mengkhawatirkan ku, Yue'er jika memang diriku di izinkan untuk mengulang semua atau pergi ke kehidupan selanjutnya, aku akan selalu mengingatmu hingga diriku bertemu denganmu nanti!!". Gumam nya lagi dengan senyuman menghiasi wajahnya yang keriput karena kemakan usia.
"Dugh". Tak lama setelah itu dia akhirnya sampai di dasar tebing dengan kepala yang pertama jatuh, dia langsung tewas seketika.
~
"Inikah kehidupan setelah kematian?". Wu Chen yang telah tewas, ketika membuka matanya kembali, dia hanya melihat kegelapan di mana mana.
Kemanapun dia memandang, matanya hanya melihat kegelapan tanpa cahaya sedikitpun, dia tidak takut karena sebelumnya dia memiliki Aura Hitam yang menakutkan seperti ini.
"Kemana aku harus berjalan? Sampai kapan aku harus berjalan seperti ini?!". Wu Chen di dalam kegelapan hanya bisa terus berjalan, entah kemana dia menuju dia terus melangkahkan kakinya.
Sampai akhirnya dia menemukan cincin yang ada di jari manisnya bergetar di tangan kanannya dan mengeluarkan cahaya putih yang menyilaukan mata, "Silau sekali, apa aku akan di kirim ke langit?". Kata Wu Chen.
Cahaya semakin memutih dan akhirnya dia menutup matanya, ketika dia membuka matanya kembali, dia terkejut dengan apa yang di lihatnya.
"Dimana ini? Apakah aku di kirim ke langit yang sama dengan kehidupan ku yang lalu?". Kata Wu Chen sambil melihat sekelilingnya, dia kaget karena berada di kasur kesayangannya saat dia masih berumur 8 tahun.
"Ini kan.... Kenapa aku jadi kecil??". Dia melihat tangannya yang mengecil.
Ketika dia sedang kebingungan, dia mendengar suara di dalam dirinya, "Anak Muda, kuberi kau kesempatan untuk kembali ke masa lalu mu, kau harus menyelesaikan tugasmu yang belum selesai". Kata suara misterius itu.
"Siapa di sana? Apa maksud mu??". Tanya Wu Chen pada suara misterius itu.
"Aku adalah sesuatu yang tak akan bisa kau lihat, berjuanglah untuk tujuanmu mulai sekarang, aku izinkan kau untuk membunuh semua orang yang menurutmu bersalah". Jawab Suara misterius tersebut.
__ADS_1
"Apa kau yang mengubah takdir seseorang??". Tanya Wu Chen kepada cincin yang ada di jari manisnya.
"Ya, akulah yang mengubah takdirmu. Sekarang aku tak punya banyak waktu lagi, aku akan kembali ke pemilik ku dan kau tak akan menemukan ku di dunia ini, karena diriku hanya bisa di gunakan satu kali setelah itu aku tak berguna lagi. Jadi ambillah kesempatan ini sebaik mungkin, kau harus ingat janjimu di kehidupan yang lalu!!". Jawab suara misterius itu yang ternyata adalah cincin di jari manis Wu Chen.
Perlahan lahan cincin itu bersinar kembali, dia akan menghilang dari dunia ini.
"Apa yang kau maksud dengan janjiku di kehidupan yang lalu???". Tanya Wu Chen pada cincin yang hampir tak berwujud.
Cincin itu masih terdiam, ketika hampir menghilang cincin itu berkata "Menikah dengan Mu Yue!! Hahahaha......". Jawab cincin itu setelah menghilang dari pandangan Wu Chen, sambil tertawa lantang.
"Tenang saja cincin, aku pasti akan menikahinya ketika waktunya tiba nanti". Wu Chen bergumam setelah cincin itu benar benar menghilang di jari manisnya, sekarang dia benar benar sendirian.
"Tok... tok... tok...". Pintu kamar Wu Chen di ketuk dari luar, "Chen'er, ini sudah siang. Bangunlah kau harus sarapan!". Terdengar suara yang familiar dari depan pintu.
"Ibu...??". Wu Chen terkejut mendengar suara ibunya, dia akhirnya bangun dari kasurnya dan membuka pintunya.
"Ibu...!!!". Wu Chen langsung memeluk ibunya, hal itu membuat ibunya menggelengkan kepalanya dia terlihat bingung.
Wu Chen pada umur 8 tahun memang anaknya manja dan nakal, dia selalu kena marah orang tuanya karena tak pernah menuruti kata orang tuanya.
Sampai terjadi sesuatu yang buruk di Desa tempat tinggalnya, yang membuat kedua orang tuanya meninggal dan dia menyesal telah tak berbakti kepada mereka.
Sekarang dia telah kembali ke kehidupan yang lalu, jadi dia tak akan menyia - nyiakan kesempatan yang datang hanya sekali ini.
"Kau kenapa, Chen'er?? Apa kau mimpi buruk???". Ibunya yang melihat anaknya menangis sambil memeluknya bertanya dengan nada lembut, dia merasa telah berkata kasar tadi.
"Ya, aku tadi mimpi buruk Bu...". Jawab Wu Chen dengan tersenyum sambil menatap ibunya.
"Apa yang kau mimpikan tadi??". Tanya sang ibu kepada anaknya dengan lembut dan kasih sayang.
__ADS_1
"Aku bermimpi telah menikah dan meninggalkan ibu serta ayah sendirian, aku merasa rindu dengan ibu dan ayah...". Jawab Wu Chen dengan nada yang bercanda, dia memang dari kecil suka bercanda dengan banyak orang.
"Dasar kau ini.... Masih kecil sudah ingin menikah, memang dengan siapa kau menikah di mimpimu??!". Ibunya bertanya sambil tersenyum.
"Dengan gadis yang cantik Bu, dia sangat cantik dan kuat hingga di juluki Sang Ratu". Wu Chen menjawab dengan memikirkan Mu Yue, sambil tersenyum sendiri.
"Sudah cukup berkhayal nya! Sekarang ke meja makan dan sarapan pagi bersama! Di sana sudah ada ayah yang menunggu, dia ingin membicarakan sesuatu dengan mu". Ibu Wu Chen menepuk kepala Wu Chen dengan lembut, lalu menyuruhnya untuk ke meja makan.
"Apa yang akan ayah bicarakan Bu??". Tanya Wu Chen dengan penasaran.
"Nanti kau akan mengerti sendiri, ayo kita ke meja makan untuk sarapan, kau tak mau membuat ayahmu menunggu kan??". Jawab Ibu Wu Chen dengan penuh makna.
"Baiklah!!". Wu Chen dan ibunya pergi ke meja makan untuk sarapan dan menemui ayah nya.
'Hmm.... Sepertinya ayah akan membicarakan hal itu'. Batin Wu Chen, dia sudah mengerti apa yang akan di bicarakan ayahnya kepada nya nanti, karena dirinya sudah mendengarnya di kehidupan sebelumnya.
~
**Sampai sini dulu yah, ini adalah novel Author yang pertama. Seperti di sinopsis, novel ini terinspirasi dari karya kak Ron yang berjudul JTI dan LPN.
Selamat membaca yah, semoga seru dan menarik ceritanya. Jangan lupa Like setelah baca, Komen kirim kritik dan sarannya, Vote Koin atau Poin jika bisa, lalu klik bintang 5 untuk mendukung novel ini.
Author akan suka dan lebih bersemangat jika kalian melakukan itu, terima kasih telah berkunjung di novel pertama Author.
~
Follow IG Author yah:
@bayuoryuukun**
__ADS_1