Legenda Pendekar Abadi

Legenda Pendekar Abadi
Kota Hua


__ADS_3

"Jurus Pertama--Tebasan Satu Pedang


Siluet tebasan pedang Lang Xiao meleset dengan sangat cepat ke arah para bandit dan memotong tubuh mereka menjadi dua


slassssss


slasssss


gebrukkkk


melihat semua anak buahnya mati pemimpin bandit itu mejadi marah tanpa menghiraukan lagi rasa takutnya


" Bajingan braninya kau membunuh semua anak buah ku....... pemimpin para bandit berkata dengan kemarahan yang tinggi


Namun Lang Xiao tidak menghiraukan nya


" siapa suruh mereka lemah ...ucap Lang Xiao


" Bajingan.... triak pemimpin bandit sambil meleset ke arah Lang Xiao


Melihat pemimpin bandit yang bergerak ke arahnya Lang Xiao langsung mengeluarkan jurus kedua kitab Pedang Emas


"Tebasan kedua--Tebasan Pedang Emas....


tiba-tiba


Slaassssssss


gebrukkkk


kepala pemimpin bandit itu terpotong dan meregang nyawa


setelah membunuh pemimpin para bandit itu Lang Xiao menghampiri satu persatu mayat mereka dang mengambil barang berharga dan cincin ruang mereka


"terimakasih atas harta kalian....ucap Lang Xiao dengan wajah dinginnya kepada Mayat para bandit itu


Lang Xiao yang sudah menjarah harta para bandit itu sekarang menghampiri rombong kereta kuda itu.


saat Lang Xiao akan menanyakan keadaan mereka tiba-tiba dari dalam kereta kuda....


Keluar seseorang dengan postur tubuh yang cukup gemuk,orang itu buru-buru melangkah ke arah Lang Xiao


...........


"Terimakasih Tuan Muda atas bantuannya, mungkin tadi jika tidak ada tuan muda barang dagangan dan nyawa kami sudah tidak ada lagi ......Ucap seseorang yang baru turun dari kereta kuda itu dengan sopan, terlihat badannya cukup gemuk

__ADS_1


" Hemm......sama-sama paman,itu sudah menjadi tugas saya untuk membantu orang yang membutuhkan....ucap Lang Xiao dengan wajah tanpa ekspresi


"Sekali lagi terimakasih tuan muda atas bantuan nya....


Pedagang itu yang melihat pakaian Lang Xiao yang sudah tidak layak di pakai lagi memangil salah satu anak buahnya


" heiii... kamu kesini...pangil pedagang itu kepada pengawalnya


mendengar pangilan dari tuannya pengawal yang di pangil itu sontak berjalan ke arahnya


" ia ada apa tuan...pengawal itu menjawab dengan badan yang menunduk


kepala pedagang yang tidak mau menyakiti perasaan Lang Xiao membisikan sesuatu kepada pengawalnya


"Baik tuan....jawab pengawal itu


"Tuan Muda kalau boleh tau tujuan Tuan Muda kemana...tanya pedagang itu dengan sopan kepada Lang Xiao


"Saya mau pergi ke desa atau kota terdekat dari sini paman...ucap Lang Xiao


mendengar jawaban Lang Xiao pedagang itu memberitahukan nama kota terdekat dari tempatnya sekarang ini


"Tuan Muda kalau mau ke kota terdekat di sekitar sini Tuan Muda terus saja jalan


lurus,nanti sekitar beberap kilometer lagi Tuan Muda akan sampai di "Kota Hua"......Ucap pedagang itu memberitahukan arah dan nama kota terdekatnya sekarang


tak berselang lama pengawal yang disuruh oleh pedangang tadi sudah kembali,terlihat ditangannya ia membawa sebuah cincin penyimpanan


" Tuan Muda terimalah ini sebagai ucapan terimakasih kami karena tadi tuan muda mrmbantu kami.....pedagang itu berkata sambil meberikan cincin penyimpanan kepada Lang Xiao


Lang Xiao yang melihat itu langsung menolak pemberian dari pedagang itu karena itu sudah menjadi tugas dari mereka sesama manusia untuk saling membantu


Namun karena pedagang itu terus mencoba meyakinkan nya ia pun menerima nya


"Terimakasih paman atas pemberiannya...


" Kalau begitu saya mau melanjutkan perjalanan saya dulu....ucap Lang Xiao


"Sama-sama tuan muda,tuan muda berhati-hatilah saat sampai di kota Hua...Pedagang ituencoba memperingkatkan Lang Xiao saat sampai di kota Hua


"Baik paman kalau begitu saya mohon Pamit..Lang Xiao berkata sambil meleset pergi dari situ


Baru lari beberapa saat Lang Xiao tiba-tiba berhenti


"Sebaiknya aku memeriksa isi dari cincin penyimpanan yang diberikan pedagang tadi...guman Lang Xiao pada dirinya sendiri

__ADS_1


saat di memeriksakan terlihat didalam cincin penyimpana ia melihat Seribu koin emas dan sebuah pakaina berwarna biru di dalamnya


Tanpa berlama-lama Lang Xiao langsung Menganti pakaian yang dia gunakan dengan pakian itu, lagian pakian yang masih ia pgunakan selama ini sudah tidak layak di pakai lagi untuk postur tubuh nya yang sekarang


Lang Xiao sekarang terlihat semakin tampan dengan dengan sorot matanya yang tajam


Setelah berlari selam 3 jam,Lang Xiao pun akhirnya tiba di depan pintu gerbang kota Hua.Dia melihat begi banya orang yang lagi mengantri untuk masuk kedalam kota,tapa berlama ia juga langsung ikut dalam antrian


Kedatangan Lang Xiao dalam antrian cukup menarik banyak perhatian para wanita karena parasnya yang begitu tampan, namun ia tidak menghiraukan


Lang Xiao masih dengan wajah dingin dan tatapan yang tajamnya terus mengantri hingga gilirannya untuk di periksa


" 1 koin emas untuk masuk kota....pengawal itu berkata kepada Lang Xiao sambil menyodorkan tangan nya meminta imbalan masuk ke dalam kota "Hua"


.......


Selang beberapa saat,Lang Xiao telah memasuki kota Hua.dia melihat begitu banyak bagunan besar dan indah yang bejejer rapi di pingir jalan,suasana yang begitu ramai


suasana ini begitu berbeda dengan waktu ia berada di desa Embun


" Sebaiknya aku mencari rumah makan dulu untuk mengisi perut....ucap Lang Xiao sambil memegang perutnya


Lang Xiao berjalan kearah sebuah rumah makan yang cukup besar didepannya


Lang Xiao disambut ramah oleh penjaga dan mempersilakan untuk masuk.Terlihat suasana didalam rumah makan sangat ramai ,hampir semua tempat duduk diisi oleh pengunjung


Lang Xiao melangkat dan memilih tepat duduk yang paling pojok dekat dengan jendela yang kebetulan hanya itu sisa tempat yang kosong sekaligu agar dia bisa melihat aktifitas orang diluar


Beberapa saat kemudian seorang pelayan wanita mendatagi Lang Xiao dan menanyakan apa yang di pesan Lang Xiao.


" Maaf tuan,tuan mau memesan apa..ucap pelayan wanita itu dengan muka yang memerah karena melihat paras Lang Xiao yang begitu tampan


melihat itu Lang Xiao hanya menangapi dengan wajah dinginya


"Sediakan makanan terbaik disini...


"Baik tuan, apakah tuan tidak langsung memesan dengan minum nya,kebetulan arak di rumah makan kami salah satu arak terbaik di kota ini


"Baiklah bawakan juga aku dengan arak terbaik itu...


"Baik tuan mohon ditunggu sebentar lagi pesannya..ucap pelayan itu sambil berlalu pergi dari situ


,Beberapa saat kemudian pelayan tadi datang kembali dengan makanan yang di pesan Lang Xiao


" Silakan di santap makanan nya tuan...ucap pelayan itu dan berlalu pergi

__ADS_1


tanpa berlama-lama Lang Xiao Langsung menyantap makanan didepannya,ia yang baru merasakan makanan yang begitu lezat sangat senang dan terus menyantap makanannya dengan rakus.........


__ADS_2