
Setelah beberapa saat, Lei Tian mulai menyerap batu roh yang ia dapatkan dari hasil pertandingan serta taruhan sebelumnya. Dengan enam ratus batu roh ia mulai mengaktifkan kekuatan daya serapnya yang dibarengi dengan teknik kultivasi Naga Petir.
Perlahan-lahan energi yang kuat mulai masuk ke dalam tubuhnya, seperti sebelumnya energi yang besar tersebut ikut terserap oleh Naga Petir yang berada di dalam lautan kesadarannya. Hal seperti ini masih tidak disadari oleh Lei Tian dan akan tetap menjadi salah satu rahasia yang berada di dalam tubuhnya.
Waktu berjalan dengan lambat, namun Lei Tian juga merasakan kekuatan yang ia serap melalui energi alam dan batu roh kian kokoh. Hanya dalam dua minggu ia sudah mengubah batu roh tersebut menjadi debu. Kendati demikian, kekuatannya masih belum mengalami penerobosan kultivasi.
Lei Tian hanya tersenyum getir menghadapi situasi seperti ini, namun selama dua minggu ini ia juga dapat merasakan kekuatannya semakin kuat. Ia terus
Selama dua minggu itu juga nama Lei Tian menghebohkan Paviliun murid dalam, hal tersebut tidak terlepas pasca kekalahan Yang Guang di arena pertandingan. Hal itu membuat beberapa orang yang penasaran dengan sosok Lei Tian, bahkan beberapa tantangan terbuka sudah dilayangkan oleh beberapa orang.
Bahkan ketiga orang murid Inti lainnya mulai terusik dengan kehadiran Lei Tian. Ketiga murid inti tersebut adalah Lin Bao, Xiao Han dan Kang Tao Gwe. Meskipun demikian mereka menantikan pertandingan Lei Tian dengan murid lainnya, namun hingga dua minggu waktu berjalan Lei Tian tidak pernah menunjukkan batang hidungnya.
Para murid inti juga hampir sama dengan Lei Tian, mereka memiliki waktu dua tahun untuk mengembangkan bakat dan teknik beladirinya. Mereka sudah diprioritaskan oleh Penatua masing-masing sebagai gurunya, mereka akan menjadi ujung tombak untuk pertandingan antar Sekte di Ibukota Mianyang, Ibukota kekaisaran Qin.
Dengan tidak adanya Lei Tian di Aula pengembangan bakat, hal tersebut tentu saja menimbulkan berbagai macam spekulasi, ada yang mengatakan jika Lei Tian lari bersembunyi dan ada juga yang mengatakan jika Lei Tian sedang melakukan kultivasi tertutup.
Di Paviliun murid dalam tidak ada satu orang pun yang mengetahui tentang pelatihan rahasia Lei Tian, bahkan orang-orang terdekatnya pun tidak mengetahui hal yang terjadi pada Lei Tian. Hanya Penatua Song Gui yang tampak tenang dan seperti tidak memikirkan muridnya tersebut, ia tidak pernah menanyakan keberadaan Lei Tian kepada yang lainnya.
Selama tidak adanya Lei Tian, perasaan Yun Zixin dan Shan Yuze menjadi cemas. Selama beberapa hari ia melintasi kediaman pribadi Lei Tian namun tidak melihat atau merasakan tanda kehidupan di sekitar kediamannya.
__ADS_1
"Shan Yuze, bagaimana menurutmu tentang keadaan Lei Tian?" tanya Yun Zixin dengan cemas.
"Awalnya aku mengkhawatirkan keadaannya, namun setelah memperhatikan gelagat Penatua Song Gui yang terlihat santai maka aku berpikir jika Lei Tian akan baik-baik saja" jawab Shan Yuze yang berusaha menutupi kecemasannya.
"Anak itu selalu larut dalam kegiatannya sendiri yang membuatku tidak habis pikir. Walau bagaimanapun ia benar-benar sudah membuat kekacauan sebelumnya, hal yang aku khawatirkan adalah jika dari mereka tidak terima dengan tindakan Lei Tian maka kita juga akan merasa bersalah terhadap dirinya" ucap Yun Zixin.
Perbincangan tentang Lei Tian juga terjadi di kediaman Shui Niao, ia dan adiknya tengah berbincang-bincang dengan asyiknya tanpa mempedulikan kondisi Lei Tian yang sesungguhnya.
"Bagaimana dengan rencana kita kak?" tanya Shui Qing kepada kakaknya.
"Kita lihat saja dulu, anak itu baru saja membuat kekacauan. Aku rasa orang yang seperti itu tidak akan berumur panjang, setidaknya jalan kultivasinya tidak akan berjalan mulus di masa depan" ujar Shui Niao penuh percaya diri.
"Sepertinya kau banyak mengetahui tentang anak itu? Apakah kau mulai menyukainya?" tanya Shui Niao kepada adiknya tersebut.
"Kakak jangan berbicara sembarangan, mana mungkin aku menyukai seseorang yang tidak jelas sepertinya. Apalagi ia juga pernah mempermalukan kita saat pertandingan di Paviliun murid luar" ucap Shui Qing sambil menahan kemarahannya.
"Ha ha ha... Sayang sekali ia lari bersembunyi di saat seperti ini. Aku sudah tidak sabar melihat dirinya dihajar oleh para murid dalam" ucap Shui Niao sambil tertawa.
****
__ADS_1
Sementara itu di tempat yang berbeda, tepatnya di sebuah Kota besar dimana Lei Tian dilahirkan kini sedang terjadi perselisihan antara Sekte hitam dengan Sekte putih. Sekte hitam yang paling dominan adalah Sekte Serigala Hitam, namun selama belasan tahun dominasinya semakin menurun seiring perlawanan dari Sekte Pedang Emas.
Imbasnya tentu saja terungkapnya hubungan harmonis antara Sekte Serigala Hitam dengan Klan Lei yang dipimpin oleh Lei Dong. Selain itu terungkapnya status Tetua Fei Hung yang merupakan penyusup dari Sekte Serigala Hitam telah membuat gempar Sekte Pedang Emas.
Fei Hung yang kini sudah berada di ranah Pendekar Dewa telah menjadi seorang pengkhianat Sekte Pedang Emas, pertikaian demi pertikaian telah membuat Sekte Pedang Emas kehilangan banyak talenta muda. Namun mereka tetap menyembunyikan beberapa orang murid intinya untuk pertandingan antar Sekte.
Di Provinsi Sichuan kini Klan Lei dibawah kepemimpinan Patriark Lei Dong secara terang-terangan mendukung Sekte Serigala Hitam. Namun di Kota Chengdu sendiri, Klan Lei kini mulai dimusuhi banyak orang, bahkan beberapa keluarga besar lainnya memilih untuk memutuskan kerjasama dengan Klan Lei.
Hal ini juga akhirnya menyeret nama keluarga Liu, salah satu anggota keluarga mereka yang bernama Liu Shuai adalah tunangan dari putra Patriark Klan Lei sebelumnya. Berdasarkan kontrak pernikahan yang pernah disepakati kedua belah pihak antara Lei Yun Xi dan Liu Feng, kontrak tersebut masih berlaku sepanjang belum dibatalkan oleh pihak Lei Yun Xi atau ayah Lei Tian.
"Ayah bagaimana ini?" tanya seorang gadis cantik namun terlihat dingin.
"Kontrak pernikahanmu sudah ditentukan oleh ayah dan juga Patriark Lei, kamu adalah tunangan dari Lei Tian putra Patriark Lei" ucap Liu Feng.
"Bukankah Patriark Klan Lei sebelumnya sudah meninggal? Bukankah itu sudah cukup untuk melakukan pembatalan?" tanya Liu Shuai.
"Tidak bisa begitu saja, harus ada pembatalan dari pihak mempelai pria dalam hal ini putra Lei Yun Xi" jawab Liu Fei sambil memandang ke arah putrinya.
"Jika ia tidak ditemukan juga bagaimana?" tanya Liu Shuai dengan sedikit kesal.
__ADS_1
Sudah menjadi rahasia umum jika Lei Tian yang merupakan putra Patriark keluarga Lei menghilang bersama ibunya serta beberapa orang pelayannya. Bahkan selama belasan tahun, keberadaan mereka juga tidak diketahui oleh siapapun.