Legenda Pendekar Abadi

Legenda Pendekar Abadi
Keahlian Sastra Lei Tian


__ADS_3

Namun kali ini, wajah Zu Sanfeng terlihat pucat saat melihat pusaka berbentuk Belati yang merupakan simbol tertinggi Sekte Belati Merah. Hanya seorang Patriark saja yang bisa dengan seenaknya mengucapkan perintah seperti yang Lei Tian ucapkan barusan, jika seperti itu maka identitas Lei Tian sebenarnya bisa dipastikan adalah pimpinan dari Sekte itu sendiri.


"Kau.. Kau adalah pimpinan Sekte Belati Merah?" tanya Zu Sanfeng dengan wajah penuh keterkejutan.


"Entahlah, aku juga tidak mengerti dengan jalan pikiran orang-orang tua di Sekte tersebut" jawab Lei Tian sambil menghela napas dengan pelan.


Namun Zu Sanfeng bisa menilai jika Lei Tian adalah memang pimpinan Sekte tersebut, namun dengan prestasi sebelumnya saat melawan perwira tinggi kekaisaran Wei hal itu saja sudah mengkonfirmasi tentang hal ini. Apalagi kabar lainnya jika, Lei Tian adalah singa dari Kota Chengdu yang telah menghancurkan Sekte Serigala Hitam yang sangat kuat.


"Baiklah, aku akan mengirimkan utusan terbaik untuk menjalani tugas ini" jawab Zu Sanfeng dengan penuh keseriusan.


Dua benda spiritual yang berada padanya sangat menakutkan, bahkan bisa menjadi incaran pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab yang menginginkan senjata kelas atas ini.

__ADS_1


Setelah dirasa cukup, maka Zu Sanfeng segera bergegas pergi untuk menyiapkan bahan-bahan yang diperlukan untuk membuat ramuan. Di Sekte Perisai Api sendiri terdapat aula yang biasa mengurusi tentang pengobatan, namun beberapa bahan memang sangat langka. Untungnya Lei Tian memiliki akses ke Paviliun Ungu yang terbiasa mengadakan barang serta bahan langka, oleh karena itu Zu Sanfeng akan mengoptimalkan waktu yang ada untuk menyiapkan semuanya.


"Gege, tulisanmu sangat indah" suara lembut Qin Qian terdengar setelah Zu Sanfeng pergi.


"Apakah kau mau aku ajari?" tanya Lei Tian dengan santai.


Keahlian menulisnya berasal dari bakat ayahnya, selain itu peran ibunya dalam membimbing Lei Tian juga sangat besar. Sejak kecil Lei Tian sudah belajar seni sastra dan kaligrafi, ibunya juga seorang cendekiawan keluarga Lin. Hanya saja ia harus berpisah dengan keluarganya demi mempertahankan hubungan cintanya kepada Lei Yun Xi yang merupakan ayah Lei Tian.


Sebagai seorang putri seorang Kaisar, Qin Qian mendapatkan pelajaran khusus terkait seni sastra dan kaligrafi. Apalagi ia tidak bisa berkultivasi, sehingga ia banyak menghabiskan waktu di ruang belajar.


"Kemari lah" ucap Lei Tian sambil mempersilakan Qin Qian duduk di sebelahnya.

__ADS_1


Lei Tian kemudian mulai menggoreskan pena di atas kertas kosong, seni menulisnya terlihat sangat indah, gerakan tangannya sangat halus seperti wanita. Bahkan Qin Qian yang nyatanya seorang wanita sampai terheran-heran dengan bakat menulis lelaki yang menjadi pasangannya itu.


Lei Tian juga dengan telaten mengajari Qin Qian arah pena dan cara menekan pena yang baik dan benar, mencelupkan tinta dengan kadar dan insting tertentu juga diajarkan dengan baik oleh Lei Tian kepada wanitanya tersebut.


Keduanya tampak larut dalam keseriusan, tidak ada yang berani mengganggunya. Bahkan Xue Meilin hanya bisa terkagum-kagum dengan Lei Tian, apalagi ia juga baru mendapatkan kabar dari Patriark Zu Sanfeng jika dirinya akan menjadi salah satu kandidat Tetua Sekte Perisai Api.


Ingin rasanya Xue Meilin berlutut berterimakasih kepada pemuda yang sangat luar biasa tersebut, tidak terasa Xue Meilin meneteskan air mata bahagia saat melihat kebersamaan Tuan Putri yang selama ini ia rawat sejak bayi.


Selama ini juga ia baru melihat kebahagiaan yang terpancar sempurna di wajah cantik Putri Qin Qian, sebelumnya ia sangat tertekan dengan keadaan tubuh khususnya yang membuat dirinya seperti di dalam sangkar emas. Kini ia seperti burung yang terbang bebas, berkicau dengan indah di alam lepas bersama pasangannya.


Di tempat yang berbeda, Patriark Zu Sanfeng segera mengutus dua orang Tetua yang ia percaya untuk menjalankan misi dari Lei Tian. Sisanya ia membuat pengaturan terkait ketersediaan bahan-bahan herbal yang perlu ia lengkapi.

__ADS_1


Berikutnya seorang Tetua dengan penuh semangat bergerak ke Provinsi Sichuan dan seorang lagi bergerak ke Provinsi Jiangxi. Mereka bergerak ke arah yang berbeda, dengan kuda terbaik yang dimiliki Sekte Perisai Api keduanya melesat seperti orang yang kesetanan.


__ADS_2