
"Kalian jalan lurus saja ke Utara, hingga menemui sebuah air terjun. Dari sana seharusnya Gunung Chiwa sudah jelas terlihat" terdengar suara kakek Akong, meski dalam bentuk transmisi suara masih terdengar sangat jelas oleh Lei Tian.
Teknik telepati ini umum digunakan bagi kultivator tingkat tinggi, dalam waktu singkat Lei Tian juga bisa menyesuaikan dan mengirim balasan ucapan terima kasih kepada Kakek Akong.
"Kita lurus saja ke Utara hingga menemukan air terjun" ucap Lei Tian penuh percaya diri.
Apa yang disampaikan oleh Kakek Akong tadi, hanya dirinya saja yang mendengar. Qin Qian dan juga Xue Meilin masih belum memenuhi kualifikasi untuk mempelajari teknik tersebut.
Sebenarnya Xue Meilin mengarahkan tujuan dirinya ke Sekte Perisai Api adalah untuk mencari perlindungan, namun dengan adanya Lei Tian kini tujuannya berubah yakni memperkenalkan Lei Tian kepada Tetua Zu Sanfeng.
Selain sebagai Tetua, ia juga merupakan ayah dari Permaisuri Zu Liying. Hanya saja Tetua Zu, kalah pengaruh dengan sepupunya yang menjadi Patriark Sekte, kepribadian Tetua Zu yang tidak berambisi tersebut dijadikan titik lemahnya yang dimanfaatkan dengan baik oleh Patriark Zu Haikuan.
Setelah berjalan setengah hari, mereka tiba di air terjun yang dimaksud. Sebelumnya Xue Meilin tidak mengetahui jika ada jalur seperti ini, ia hanya mengandalkan jalur rahasia yang ia dapatkan saat menjalankan misi di Sekte.
"Lihat, itu adalah Gunung Chiwa. Berarti lokasi Sekte Perisai Api tidak jauh lagi dari sini'" ucap Xue Meilin bersemangat.
Lei Tian hanya mengangguk ringan, ia sendiri belum pernah mendengar nama tempat tersebut. Baru kali ini ia keluar berpetualang, apalagi Sekte Perisai Api juga masih asing di telinganya. Yang ia tahu adalah leluhur Zu Kai yang merupakan leluhur pendiri Sekte tersebut dan merupakan salah seorang pelindung wilayah Kekaisaran.
__ADS_1
Namun jika ditilik dari dua garis keturunan, maka Putri Qin Qian berada pada jalur keturunan dari Qin Zang dan juga Zu Kai. Hal ini membuat Lei Tian semakin tertarik dengan jatidiri wanitanya, pantas saja ia memiliki tubuh khusus yang legendaris tersebut.
Namun hal yang tidak diketahui oleh Lei Tian adalah tentang keberpihakan leluhur Zu Kai yang lebih memihak kepada Zu Haikuan ketimbang Zu Sanfeng yang merupakan kakek dari Qin Qian.
Pada saat ini pergerakan Xue Meilin semakin cepat, sebelumnya selama di perjalanan ia masih mengimbangi kemampuan Putri Qin Qian yang masih menstabilkan kemampuan ilmu bela dirinya. Namun setelah beberapa kali mencoba dan menyempurnakan keahlian yang baru ia pahami, kini pergerakan Putri Qin Qian sudah lebih cepat bahkan Xue Meilin yang tampak kewalahan.
Perbedaan tingkat kultivasi antara Pendekar Langit dengan Tingkat Dewa sangat besar, sehingga pada titik kecepatan jelas Qin Qian berada di atasnya. Apalagi dibawah bimbingan Lei Tian, jelas kemajuan Qin Qian sangat cepat. Sebagai Putri Kaisar ia juga memiliki kecerdasan di atas rata-rata, jadi pemahamannya dalam menerima masukan dari Lei Tian pun dengan cepat ia serap.
"Tuan Putri kemampuanmu sungguh luar biasa, hanya dalam sehari saja sepertinya aku mengenal orang yang berbeda" Xue Meilin berkata jujur, ia baru percaya dengan istilah kemampuan tubuh khusus Putri Qin Qian tersebut.
Dengan kemampuan ketiganya, kini mereka tiba di Sekte Perisai Api saat matahari mulai terbenam. Gerbang Sekte yang begitu besar membuat Sekte tersebut terlihat gagah, meskipun tidak jauh berbeda dengan Sekte Belati Merah Lei Tian merasa jika Sekte Perisai Api sedikit lebih ketat dalam penjagaannya.
Hal ini terlihat dari tingkatan murid yang berjaga, sepertinya mereka yang berjaga adalah kelompok dari Murid Dalam yang rata-rata berada pada ranah Pendekar Kaisar.
"Berhenti, siapa kalian" dua orang pemuda datang menghampiri, mereka bertanya dengan penuh waspada.
Di hadapan para murid jaga terlihat dua orang wanita yang memiliki kekuatan di atas mereka semua, hanya seorang pemuda yang tampak biasa dengan kekuatan tingkat Pendekar Pemula.
__ADS_1
"Aku Xue Meilin bagian dari Paviliun Tetua Zu Sanfeng" Xue Meilin berkata sambil menunjukkan Token miliki.
Dua orang murid penjaga tersebut mengidentifikasi token yang dimaksud, lalu keduanya saling pandang dan seolah mengerti dengan identitas benda yang dimaksud.
"Mohon maaf senior, silahkan kalian boleh masuk" ucap salah satu murid jaga tersebut, sementara satu orang lainnya membukakan pintu.
Setelah melewati pemeriksaan, Xue Meilin dan yang lainnya segera masuk ke dalam Sekte.
Kejadian ini juga diperhatikan oleh para murid jaga lainnya yang berada pada pos jaga, mereka terlihat serius sekaligus terpesona melihat kecantikan Putri Qin Qian yang sedang menggandeng tangan Lei Tian.
"Bukankah itu Tuan Putri Qin Qian?" seru seorang murid jaga yang segera menyadari wajah cantik seperti bidadari tersebut.
"Oh iya benar, bukankah kabarnya Kaisar Qin sudah dilengserkan? Mungkin ia datang ke Sekte untuk meminta perlindungan" ucap murid jaga lainnya.
"Hati-hati kalian, apakah kalian tidak bisa merasakan jika kekuatan wanita itu terlihat berbeda dengan terakhir kali ia datang?" seorang murid jaga lainnya berkata, sejak awal ia merasakan jika Putri Qin Qian tidak sesederhana seperti biasanya.
Para murid jaga akhirnya terdiam, jelas mereka juga bisa merasakan jika kekuatan kultivasi Putri Qin Qian berada di atas mereka semua, bahkan murid inti sekalipun bukan lawan dari tuan Putri yang sebelumnya dikenal sebagai sosok gadis pendiam.
__ADS_1