
Di Kekaisaran Qin selain Sekte Belati Merah dan Pedang Emas, terdapat juga Sekte Perisai Api dan juga Sekte Teratai Ungu. Keempat Sekte tersebut merupakan yang terbesar dan terbaik di Kekaisaran Qin, melalui Akademi Kekaisaran mereka mengirimkan murid-murid terbaiknya yang kelak akan menyokong wilayah Kekaisaran Qin.
Sementara itu Lei Tian yang sudah bisa menstabilkan energinya segera membuka matanya, sambil menghela napas panjang ia memandang keadaan sekitar yang mulai lebih tenang dari sebelumnya. Tidak jauh dari tempatnya saat ini, ia melihat Zhao Yusi yang tampak berbincang dengan seorang wanita yang lebih senior darinya.
"Ehem"
Terdengar suara Lei Tian seolah batuk ringan.
"Kau sudah pulih?" ucap Zhao Yusi dengan mata berbinar.
"Terimakasih atas kesediaan mu menjagaku" jawab Lei Tian dengan tenang.
Ketenangannya semakin terasa saat ia sudah berada di ranah Pendekar Dewa Abadi, kharismanya sebagai seorang pria juga semakin kuat menambah pesonanya.
__ADS_1
Pada saat ini Lei Tian tidak merasakan hal yang khusus pada Zhao Yusi, namun ia menghargai perasaan wanita yang nyatanya memang mencintai dirinya.
"Kau sangat luar biasa, aku pikir setelah berada di Akademi Kekaisaran bisa mengejar pencapaian mu" ungkap Zhao Yusi malu-malu.
"Oh.. Kau sekarang berada di Akademi Kekaisaran?"
Zhao Yusi mengangguk pelan menyikapi pertanyaan Lei Tian, dengan identitas guru sekaligus ibunya Ia merasakan banyak manfaat dari kondisinya saat ini.
"Lalu bagaimana kabar ayahmu?" tanya Lei Tian yang mengingat sosok Kepala Desa Gunung Batu.
"Sepertinya kau memang memiliki keberuntungan yang sangat baik, tapi aku sangat senang bisa melihat mu di Kota ini" ujar Lei Tian dengan jujur.
"Aku hanya ingin mencari mu, selama dua tahun terakhir aku juga berusaha menyelidiki keluarga mu dan mendengar berita tentang kedatangan mu maka aku bergegas ke tempat ini" ucap Zhao Yusi dengan tatapan penuh kerinduan.
__ADS_1
"Aku tidak pernah diperhatikan oleh orang lain seperti ini, tapi aku mengucapkan terimakasih atas pengorbanan mu selama ini" ujar Lei Tian dengan nada penuh penghargaan.
"Sudahlah, sebaiknya kau segera mengajakku ke tempat mu" ujar Zhao Yusi berterus terang.
"Nona, kita tidak bisa berlama-lama di tempat ini karena kita pergi tanpa sepengetahuan guru" ucap pelayan Zhao Yusi.
Mendengar ucapan dari pelayannya, perasaan Zhao Yusi menjadi campur aduk. Ia tahu karakter ibunya, meski ia juga mengetahui jika Sekte Pedang Emas adalah tempat ibunya belajar beladiri namun ia juga tidak serta merta bisa bebas membuat alasan untuk meninggalkan kediamannya.
"Ya sudah, sebaiknya kau kembali saja ke Akademi Kekaisaran. Setelah menyelesaikan beberapa urusan, aku akan menyusul mu" ucap Lei Tian sambil tersenyum.
"Kau tidak sedang bercanda kan?" ucap Zhao Yusi meminta kepastian.
"Aku pasti akan menemui mu, oleh karena itu kamu berlatih lah dengan sungguh-sungguh" ucap Lei Tian sambil menunjukkan Token Akademi Kekaisaran.
__ADS_1
"Kamu juga bagian dari Akademi Kekaisaran? Sungguh kebetulan yang sangat luar biasa" ucap Zhao Yusi dengan senang.
Lei Tian hanya tersenyum ringan, ia tidak bermaksud menyembunyikan identitasnya di depan Zhao Yusi yang kini sudah ia anggap teman dekatnya. Meskipun awalnya hubungan mereka berjalan kurang baik, namun ketulusan Zhao Yusi dalam beberapa tahun terakhir sudah tidak dapat diragukan lagi.