
Setelah melakukan perjalanan selama sehari semalam, akhirnya Lei Tian tiba bersama Gong Dun di perkemahan Prajurit Istana Kekaisaran Qin. Hari masih pagi sekali ketika kuda yang mereka naiki diberhentikan oleh pasukan penjaga yang bertugas di sekitar area masuk menuju Gerbang Timur.
"Berhenti.. Mau kemana kalian?"
Lei Tian dan Gong Dun segera turun dari kudanya lalu maju beberapa langkah mendekati para pasukan penjaga.
"Perkenalkan saya adalah utusan dari Sekte Belati Merah yang bergabung dengan Akademi Kekaisaran" ucap Lei Tian sambil menunjukkan Token yang dimilikinya.
Melihat token Akademi Kekaisaran para prajurit jaga tersebut segera berubah sikap, mereka tentu tidak asing dengan benda yang menjadi identitas Komandan Pasukan.
"Maafkan kami, silahkan Tuan masuk ke dalam" ucap prajurit tersebut dengan hormat.
Lei Tian hanya mengangguk pelan, ia dan Gong Dun lalu mengikuti dua orang prajurit yang mengawalnya menuju barak khusus dimana pasukan elit ditempatkan. Pada saat ini Lei Tian merasakan dirinya seperti berada di dunia yang berbeda, penghormatan demi penghormatan yang diberikan oleh setiap rombongan prajurit yang melihatnya melambangkan identitas yang tinggi.
__ADS_1
"Pantas saja banyak orang yang ingin bergabung dengan Akademi Kekaisaran" gumam Lei Tian di dalam hatinya.
"Tuan muda, apa yang akan kita lakukan setelah ini?" tanya Gong Dun.
"Berhubung kita sudah tiba di tempat ini lebih awal, sebaiknya kita menyiapkan diri. Sepertinya wajah-wajah lelah dari prajurit mulai terlihat dan aku merasakan ada ketegangan di wajah mereka"
Dua orang prajurit yang ikut mendengarkan perkataan Lei Tian menjadi penasaran, hanya sedikit komandan pasukan yang bersimpati pada nasib mereka yang selama berbulan-bulan terpisah dengan sanak keluarganya.
Tidak lama kemudian Lei Tian tiba di area khusus, puluhan tenda yang tampak tersusun rapi serta adanya penjagaan khusus membuat dirinya yakin jika ini adalah tempat yang dimaksud oleh penjaga yang mengantarnya.
Kedatangan Lei Tian dan Gong Dun menyita perhatian beberapa orang pasukan elit lainnya, mereka yang merupakan pria dewasa melihat ke arah seorang pemuda yang tanpa ranah kultivasi tersebut menjadi heran.
"Hei...Apakah kamu bagian dari utusan yang baru saja bergabung dengan Akademi Kekaisaran?" tanya salah seorang anggota pasukan elit.
__ADS_1
"Betul senior, saya adalah orang yang termasuk di dalamnya" jawab Lei Tian dengan sopan.
"Dari mana asalmu?" tanya yang lainnya.
"Saya merupakan utusan dari Sekte Belati Merah" jawab Lei Tian singkat.
"Owh.. Sepertinya Sekte kalian semakin menurun kualitasnya, bagaimana mungkin mereka mengirimkan pemuda yang lemah sepertimu untuk berpartisipasi" ucap orang yang pertama kali menyapa Lei Tian.
Gong Dun yang mendengarnya sedikit kesal atas penghinaan yang diterima oleh Tuan mudanya, namun ia melihat jika tangan Lei Tian sudah memberikan kode. Meskipun Gong Dun baru saja berada pada ranah Pendekar Langit, namun ia tidak akan segan bertarung sampai mati demi Tuan mudanya.
"Terimakasih atas perhatian dari para senior, saya Lei Tian tidak akan mengecewakan Sekte Belati Merah. Namun jika ada yang merendahkan Sekte Belati Merah lagi, maka saya tidak akan segan memberikan pelajaran kepada orang tersebut" ucap Lei Tian sambil berlalu meninggalkan mereka.
"Dasar konyol, jika saja bukan dalam kondisi perang maka ku pastikan dirimu sudah ku injak-injak, tunggu saja setelah kembali ke Akademi Kekaisaran" ucap anggota pasukan inti tersebut.
__ADS_1
Pada saat ini Lei Tian tidak menghiraukan perkataan orang tersebut, ia tidak mau membuat masalah yang tidak perlu. Namun di dalam hatinya ia tidak akan memberikan kelonggaran untuk yang kedua kalinya, baginya Sekte Belati Merah sudah seperti rumah keduanya.