
Setelah Wu Shang mendaftarkan dirinya untuk ikut Turnamen Pendekar Remaja, dia bersama Lin Shao di perbolehkan untuk memasuki Sekte Pedang Surgawi.
"Guru, waktu masih 1 jam lagi untuk di mulainya Turnamen ini. Apa kita akan berkeliling untuk melihat isi Sekte besar ini??". Wu Shang melihat waktu yang tersisa masih 1 jam lagi untuk di mulainya Turnamen, dia berencana ingin melihat lihat Sekte Pedang Surgawi dari dalam.
Sekte Pedang Surgawi sendiri gerbangnya saja sudah besar dan luas, jalan masuk ke dalamnya juga sangat panjang, itu seperti mereka melewati jalan yang panjang dan lebar.
Para murid dari Sekte Pedang Surgawi juga terlihat di sana, mereka sedang membimbing para tamu dan pendekar penting untuk masuk ke ruangan khusus.
Seperti Sekte pada umumnya, semua tamu penting akan di perlakukan khusus begitu juga dengan pendekar yang kuat dan terkenal, sebaliknya pendekar yang tak di kenal luas di biarkan untuk masuk ke Area Pertarungan.
"Kita akan langsung ke Area Pertarungan, sebelum itu guru ingin kau tak menggunakan segenap kemampuanmu, namun jika memang terjadi insiden nanti kita harus membantu Sekte ini!!". Kata Lin Shao dengan melihat Wu Shang.
"Insiden?? Apa yang guru maksud?? Apakah ada orang yang menyusup ke Sekte Pedang Surgawi selain kita??". Wu Shang yang cerewet mulai berbicara panjang lebar, dia menanyakan semua yang ada di isi kepalanya.
"Kau tau sendiri sebelumnya, sudah ku sebutkan jika Ketua dari Sekte Pedang Surgawi adalah kenalan ku, aku juga tau kondisi Sekte Pedang Surgawi saat ini". Lin Shao masih berbicara yang membuat Wu Shang semakin bingung.
"Guru, aku tak mengerti...". Ucap Wu Shang.
"Pokoknya jika nanti terjadi sesuatu dalam pertandingan, kalau ada yang menyerang Sekte ini, kita harus membantu!!". Kata Lin Shao dengan yakin.
"Baiklah, aku akan menuruti apa yang guru katakan". Jawab Wu Shang dengan senyum canggungnya, dia tidak mengerti apa yang di maksud gurunya.
Lin Shao hanya terdiam, lalu mereka melanjutkan jalan ke Area Pertandingan.
Di Area Pertandingan sendiri sudah ada banyak orang yang datang ke sana, bangku penonton juga di bagi menjadi beberapa bagian.
Penonton biasa yang hanya warga biasa bukan seorang pendekar, mereka berdiri di bagian bawah yang lokasinya ada di paling bawah, mereka yang dari Sekte Kecil ada bersama warga biasa tapi mereka terpisah. Jika warga lokal yang bukan pendekar berdiri, Sekte Kecil yang ada di sebelah warga biasa duduk di bangku.
Sekte Menengah dan Sekte Besar juga terpisah, Sekte Menengah ada di bangku bagian tengah dan Sekte Besar ada di bangku bagian atas, lalu mereka yang termasuk 5 Sekte terbesar dan terkuat ada di Panggung Utama yaitu bangunan tinggi yang bisa melihat ke bawah dan melihat turnamen di Lapangan Pertandingan dengan jelas.
__ADS_1
Di Panggung Utama sendiri bukan hanya ke 5 Sekte itu, namun ada juga beberapa tamu terhormat dan Pendekar pengelana yang namanya sudah di kenal luas, mereka yang dari kalangan bawah sampai atas memiliki tempatnya sendiri.
Inilah dunia persilatan, mereka yang kuat akan di tinggikan sedangkan yang lemah akan di rendahkan, perbedaan yang sangat terlihat.
Saat Lin Shao dan Wu Shang tiba di Area Pertandingan, mereka hanya memiliki raut wajah yang biasa saja, karena memang hal seperti yang mereka lihat sekarang sudah biasa terjadi di Benua mereka juga.
"Guru, di mana mana memang tak ada yang berubah ya? Yang lemah tak di anggap, dan yang kuat di beri kehormatan..". Wu Shang melihat situasi itu.
"Shang'er, kau kan tau sendiri kita hidup di dunia persilatan". Jawab Lin Shao singkat.
Wu Shang hanya terdiam, mereka lalu masuk ke dalam. Namun di sana sudah ada petugas yang berjaga lagi, Wu Shang juga melihat bahwa petugas yang menjaga adalah Pendekar Raja sama sepertinya.
'Hmm.... Sepertinya memang akan terjadi sesuatu, ada yang tak beres....'. Batin Wu Shang yang melihat keadaan Sekte Pedang Surgawi sekarang, saat di perjalanan tadi dia menjumpai banyak murid yang terlihat muda hingga tua berkeliaran, mereka memiliki tingkat Pendekar Bergelar hingga Pendekar Suci.
Wu Shang dan Lin Shao memilih untuk tak mempedulikan nya, karena Lin Shao sekarang adalah yang terkuat di daerah Kekaisaran Kin, jadi mereka terlihat biasa biasa saja.
Saat mereka memasuki Area Pertandingan dan melewati penjaga, mereka di hentikan dengan penjaga tersebut.
"Kami tidak dari Sekte manapun". Jawab Lin Shao.
"Kalau begitu, kalian adalah warga biasa. Kalian bisa menonton turnamen nya di sana, bersama warga biasa". Kata penjaga itu dengan sombong, dia yakin kedua orang di hadapannya bukan lah seorang pendekar.
"Hmm.... Tapi aku ingin duduk, kau tak kasihan dengan pria tua yang sepuh ini??". Lin Shao mengeluarkan tenaga dalamnya yang setingkat dengan Pendekar Suci, dia tak ingin melebih lebihkan Tingkat Pendekar nya.
Penjaga itu langsung terdiam karena dia telah mengusik seorang Pendekar Suci, "Ah Senior, maafkan diriku yang tak melihat kelebihan Senior". Petugas itu membungkukkan badannya, dia hanyalah Pendekar Bergelar jadi harus menghormati orang yang lebih kuat darinya.
"Hahaha.... Tak apa, bangunlah anak muda". Lin Shao tak menghiraukan kejadian sebelumnya, dia juga menyuruh petugas yang sekiranya masih berusia 21 tahun untuk berdiri seperti tadi.
"Senior, kalian ingin duduk di mana??". Tanya petugas tersebut sambil berdiri kembali ke posisi sebelumnya, dia juga bertanya pada Lin Shao dan Wu Shang.
__ADS_1
"Kami ingin duduk di tempat yang tenang, ah iya ini adalah murid ku, dia tadi baru mendaftar turnamen ini. Apakah penonton dan peserta duduknya di pisah??". Jawab Lin Shao dengan menanyakan posisi duduk penonton dan peserta.
"Ya, mereka terpisah. Senior bisa melihat di sana? Mereka adalah para peserta yang hadir, semua peserta akan menunggu di sana hingga nama mereka di panggil". Jawab petugas itu dengan menunjuk orang yang sekiranya berusia 16 sampai 20 tahunan yang duduk di Area Pertandingan, tepatnya di bawah Lapangan Pertandingan.
Lapangan Pertandingan sendiri sangatlah luas, pesertanya juga sangat banyak, mereka terlihat ada di Pendekar Kelas 1 sampai Pendekar Bergelar.
"Shang'er, sepertinya kita harus berpisah untuk sementara. Ingat kata kata guru ya, kau tak harus memenangkan turnamen ini, tapi kau bisa mengalahkan peserta yang mencurigakan". Bisik Lin Shao yang memberi saran pada Wu Shang.
"Baiklah guru, aku mengerti". Wu Shang menjawab dengan menganggukan kepalanya.
"Kalau begitu, ikut denganku senior... Aku akan mengantarkan mu ke tempat duduk yang tenang dan nyaman". Sang petugas mengantar Lin Shao ke tempat yang di inginkan nya.
Wu Shang yang sudah tau harus kemana, dia pergi ke tempat duduk untuk para peserta, yaitu di bawah Lapangan Pertandingan.
Dia juga menyerahkan data formulir yang tadi untuk di serahkan pada petugas barusan, lalu dia beranjak ke tempat duduk para peserta, Lin Shao juga di antar oleh petugas tadi.
Sekarang mereka berpisah, namun mereka bisa saling berkomunikasi lewat telepati, itu adalah kemampuan milik seseorang yang sudah mencapai Pendekar Raja.
~
**Sampai sini dulu yah, ini adalah novel Author yang pertama. Seperti di sinopsis, novel ini terinspirasi dari karya kak Ron yang berjudul JTI dan LPN.
Selamat membaca yah, semoga seru dan menarik ceritanya. Jangan lupa Like setelah baca, Komen kirim kritik dan sarannya, Vote Koin atau Poin jika bisa, lalu klik bintang 5 untuk mendukung novel ini.
Author akan suka dan lebih bersemangat jika kalian melakukan itu, terima kasih telah berkunjung di novel pertama Author.
~
Follow IG Author yah:
__ADS_1
@bayuoryuukun**