Legenda Pendekar Abadi

Legenda Pendekar Abadi
Keadaan Yang Ambigu


__ADS_3

Bagi Li Yifei sendiri, ia sudah pasrah dengan hidupnya yang sebentar lagi akan berakhir. Malah ia juga tidak menyangka jika saat ini ia masih bisa bernapas dan menyaksikan pemandangan yang seharusnya sudah tidak ia lihat lagi.


Lei Tian kemudian menghentikan aksinya, ia memandang Li Yifei penuh kekaguman lalu berkata.


"Bagaimana mungkin aku akan membiarkan wanitaku melewatkan kehidupan didepan mataku"


Sesaat setelah berkata demikian, Lei Tian mencium bibir Li Yifei dengan lembut. Hawa hangat dari sentuhan kedua bibirnya membuat Li Yifei terperangah kaget, namun detik berikutnya detak jantung di dalam dadanya berdetak seolah bergemuruh merasakan aura kehidupan baru.


Li Yifei mulai menyadari jika apa yang dikatakan oleh Qin Qian sebelumnya akan terjadi pada dirinya, namun dengan kerasnya sikap Lei Tian dan dengan segala potensi yang dimilikinya maka Li Yifei menerima sentuhan pria yang kini sedang memagut bibirnya.


Hawa hangat mulai mengalir dari bibir, turun ke tenggorokan lalu menjalar ke seluruh tubuh Li Yifei. Rasa hangat dari sentuhan intim yang diberikan oleh Lei Tian begitu mesra dan membuatnya melayang seperti berada di atas gundukan awan.

__ADS_1


Sama halnya dengan Li Yifei, Lei Tian pun mulai larut dalam perasaan naluri kelelakiannya. Di bawah tekanan energi di dalam tubuhnya ia juga mulai mengalirkan energi vitalitas yang ia miliki sentuhan-sentuhan hangatnya.


Hingga akhirnya mereka berdua terlarut dalam hubungan yang menghangatkan dan mencairkan hawa dingin berkepanjangan. Saat dua tubuh khusus mulai menyatu, membuat sebuah keadaan yang tidak bisa diterima akal sehat mulai menghinggapi perasaan Li Yifei.


Energi vitalitas yang kini muncul di dalam dirinya secara cepat melawan suhu dingin yang semula menekan dirinya hingga ia berada pada posisi yang tidak menguntungkan. Secara perlahan untaian energi halus mulai memperbaiki kerusakan Dantian yang dialami oleh Li Yifei, energi yang lebih kuat dan terasa hangat tersebut membungkus jaringan meridiannya membuat letupan-letupan energi lainnya terbentuk dari sumsum tulang penyangga tubuh Li Yifei.


Energi yang semakin lama semakin hangat meningkat menjadi sebuah kekuatan baru dalam mendobrak dinding tebal yang selama ini menyebabkan kemacetan kultivasi Li Yifei, semangat Lei Tian yang begitu menggebu saat berada di atas tubuh Li Yifei mulai membobol benteng terakhir pertahanan Li Yifei.


Tidak lama berselang, ledakan teredam pun mulai terdengar di dalam tubuh Li Yifei. Tidak hanya sekali, namun ledakan energi beruntun terjadi di dalam tubuh Li Yifei tanpa bisa ia cegah.


"Boooommm"

__ADS_1


"Boooommm"


"Boooommm"


Tahap demi tahap tingkatan kultivasi dilalui oleh Li Yifei dengan sangat lancar, bahkan akibat kejadian tersebut gerakannya dalam menerima gempuran Lei Tian semakin lincah. Dengan kembalinya kemampuan berkultivasinya maka ia tidak tahu lagi dalam mengimbangi setiap gerakan yang dilakukan oleh Lei Tian.


Kondisi Lei Tian yang sebelumnya sudah kehilangan energi sebesar tiga puluh persen saat menghadapi sesepuh Hu Yitian kini dengan cepat terisi kembali. Keadaan ini juga membuat Lei Tian sedikit aneh, namun ia tidak memungkiri jika manfaat dari tubuh khusus pasangannya memang membawa manfaat positif juga terhadap dirinya.


Mungkin karena Li Yifei juga seorang kultivator, sehingga pertukaran energi keduanya terjalin lebih cepat dan bersifat mutualisme pada saat pertama kali berhubungan badan. Adapun selanjutnya Lei Tian membimbing Li Yifei hingga ia menembus kekuatan ranah Pendekar Dewa Tingkat Akhir, dua tingkat di atas kekuatan Qin Qian yang berada di tahap Awal.


Qin Qian yang bisa merasakan aura energi kultivasi dari Li Yifei sudah pulih kini hanya bisa tersenyum getir, dengan begitu ia bisa meyakini jika Lei Tian dan Li Yifei sedang melakukan kegiatan seperti yang sebelumnya pernah ia lakukan.

__ADS_1


"Tidak kusangka dalam waktu yang singkat ini aku bukan lagi menjadi wanita satu-satunya bagi Gege Tian" gumam Qin Qian dalam hati, meski demikian ia tidak menyesalinya ketimbang ia harus kehilangan Li Yifei untuk selamanya.


__ADS_2