
Kebetulan hari ini Clarissa tidak ada pekerjaan jadi ia bisa menemani sang suami melihat proses syuting.
Mereka tiba sejam setelah pengambilan gambar, Devan selalu menggenggam tangan istrinya. Hal itu membuat sang model menatap sinis keduanya.
Lagi istirahat, Intan sengaja mendekati Devan yang sedang bermain ponsel sendirian. "Tuan, bagaimana dengan penampilan saya tadi?"
Devan menoleh sekilas lalu melanjutkan memainkan ponselnya dan tak menggubris modelnya.
"Terima kasih, Tuan!"
"Untuk apa?" Devan bertanya ketus tanpa menoleh.
"Karena sudah memilih saya," jawab Intan.
"Bukan saya yang memilih," Devan berkata dingin.
"Boleh saya duduk di sebelah anda?" Intan melihat kursi kosong di samping Presdir.
"Tidak boleh, nanti istri saya duduk di mana. Lebih baik kembalilah bekerja," perintah Devan tetap tak menoleh.
Intan meninggalkan Presdir dengan perasaan kesal.
Clarissa datang membawa cemilan ringan dan minuman, ia duduk di samping suaminya. Ia menyuapkan cemilan ke mulut Devan. "Bagaimana rasanya, enak?"
"Enak, kalau bersamamu!" Devan melemparkan senyum pada istrinya.
"Uh, ternyata kau pintar menggombal. Aku suka!" Clarissa tersenyum manis.
"Ayo, kita pergi dari sini!" Devan berdiri mengajak istrinya.
"Kenapa pulang? Syuting belum selesai," ujar Clarissa.
"Aku ingin berduaan denganmu di rumah," Devan menatap istrinya.
Clarissa tersenyum malu-malu. "Ayo!"
__ADS_1
Wajah Intan terlihat cemberut melihat kedekatan keduanya. Penata riasnya hanya mengulum senyum.
"Kenapa kau tersenyum?" tanya Intan kesal.
"Presdir sudah menikah, istrinya wanita yang baik. Jadi, jangan berharap kau bisa merebutnya!"
"Aku tidak ingin merebutnya, cuma ingin dekat saja. Tak ada pria yang berani menolakku," Intan berkata penuh percaya diri.
...----------------...
"Aku antar kamu ke lokasi, ya?" tawar Devan saat hendak berangkat kerja.
"Aku akan menelepon Yuna agar tidak menjemputku," Clarissa meraih ponselnya di atas nakas.
Setelah berbicara dengan Yuna di telepon, ia menyusul suaminya ke ruang makan menikmati sarapan bersama Oma Fera.
"Van, bagaimana dengan penjualan kita?" Oma Fera membuka percakapan.
"Sedikit meningkat," jawab Devan.
"Sedikit, kenapa bisa begitu? Padahal tahun lalu penjualan kita melebihi target," keluh Oma Fera.
"Siapa yang mencarikan modelnya?"
"Hilman atas perintahku," jawab Devan dan Clarissa hanya mendengar keduanya saja.
"Kenapa tidak pakai istrimu saja lagi?" Fera melirik Clarissa.
"Biar Arta Fashion ada wajah baru, Oma. Clarissa juga sebentar lagi akan beristirahat dari dunia hiburan," jelas Devan.
"Benar itu Clarissa?" Oma Fera menoleh ke arah cucu menantunya yang sedang menyuapkan makanan ke dalam mulut.
Clarissa meraih gelas dan meminumnya lalu ia menjawab pertanyaan nenek suaminya, "Iya!"
"Kenapa?" Oma Fera bertanya lagi.
__ADS_1
"Mau mengurus Devan dan bekerja di Arta Fashion," jawabnya.
"Memangnya bisa menjalankan bisnis?" Oma Fera tidak yakin jika istri cucunya mampu.
"Semoga saja, Oma. Devan sudah mengajariku," Clarissa menatap wajah suaminya.
"Ya sudah kalau memang itu keputusan kalian berdua," Oma Fera kembali menikmati sarapan.
-
Gedung Arta Fashion
Rapat di hadirin Devan selaku Presdir, hari ini akan melihat hasil foto dan iklan. Tak lupa sang model turut hadir.
Selama rapat berlangsung, Intan selalu memperhatikan Devan. Padahal manajer sudah mengingatkannya untuk tidak menggoda petinggi Arta Fashion.
Sejam kemudian rapat berakhir, para staf dan beberapa tim kerja bagian periklanan membubarkan diri. Hanya Devan yang masih di ruang rapat dan sibuk dengan ponselnya. Ia saling berkirim pesan dengan istrinya.
Intan yang melihat kesempatan itu menyuruh manajernya lebih dulu keluar. "Tuan!" sapanya.
"Hemm."
"Bagaimana kalau kita makan siang bersama?" Intan menawarkan diri.
"Sayang!" Clarissa muncul di ruangan rapat.
Devan segera menoleh dan tersenyum, "Katanya masih di jalan."
"Aku sengaja ingin memberikan kamu kejutan," Clarissa tersenyum.
"Kalau begitu saya permisi, Tuan." Intan pamit meninggalkan ruangan.
"Dari tadi kalian mengobrol berdua?" Clarissa menatap suaminya.
...ΩΩΩΩΩΩ...
__ADS_1
Selamat Idul Fitri 1443 Hijriah
Selamat Liburan🌹