My Husband, King Of Trouble

My Husband, King Of Trouble
Season 2 Episode 57


__ADS_3

...Ingat, daun yang jatuh bukan karena kehendaknya sendiri. ~Alveno Zixyanarzo Caesar...


...🥀MHKOT2🥀...


Sejak pagi, Kenzie menemani sang istri yang tak mau keluar kamar karena malu. Rasya malu karena jalannya tertatih terlebih tadi Alina dan Lina menggodanya membuatnya bertambah malu.


"Sayang." Panggil Kenzie.


"Hmm??" Jawab Rasya.


"Beneran gak mau honeymoon??" Tanya Kenzie lagi. Rasya yang menyandarkan kepalanya manja itu menggelengkan kepalanya pelan.


"Kita honeymoon di rumah saja... Toh sama saja, tapi kalo mas keberatan aku akan ikut mengenai keputusanmu." Jawab Rasya.


"Tidak sayang... Mas nggak keberatan, apapun keputusanmu istriku." Ucap Kenzie sembari mencium kening Rasya penuh kasih sayang.


"Tuh kan cium lagi." Ucap Rasya cemberut dan itu membuat Kenzie memeluk Rasya gemas.


"Karena mas cinta sama kamu makanya mas cium." Ucap Kenzie.


"Aku juga cinta ke kamu mas." Jawab Rasya malu malu. Biasalah pengantin baru.


Semoga nggak ada bencana, aku harus waspada karena Kila dan Ray pergi begitu saja pasti akan membuat kekacuan besar. Batin Kenzie.


"Mas, tadi kamu udah cerita soal Raka... Sekarang soal Arka." Ucap Rasya.


"Tapi ntar malem tambah durasi 30 menit ya?? Mau kan??" Ucap Kenzie menggoda dan mendapatkan pukulan kecil dari Rasya.


"Mas ih..."


"Iya sayang... Bercanda kok." Ucap Kenzie sembari mencium tangan yang memukul kecil lengannya. Kurang romantis apalagi coba?? Kenzie menggenggam tangan Rasya sembari menatap pemandangan luar. Karena posisi mereka saat ini tengah duduk di balkon kamar.


"Kalo Raka misterius, Arka terbuka... Tapi jujur sebagai kakaknya dia gak pernah sedikit pun cerita bebannya ke aku... Kalo ke Raka sih gak tau, toh mereka selalu bareng... Dan jujur sebagai kakak yang paling sakit ngeliat dia ketawa tapi pas sendiri nangis... Itu terjadi begitu Fatimah pergi." Ucap Kenzie sedih. Rasya tersenyum dan menggenggam tangan suaminya.


"Mas jangan sedih... Anggap ini ujian bagi Arka... Yah meskipun ini udah ketiga kalinya tapi aku yakin seyakin yakinnya... Kalo Fatimah terpaksa pergi karena keadaan." Ucap Rasya menghibur suaminya itu. Yang mana membuat Kenzie menatapnya dalam sebelum akhirnya mencium bibir sang istri. Rasya pun mengalungkan kedua tangannya pada leher suaminya dan keduanya berakhir dengan memadu kasih.


3 jam kemudian, Kenzie tengah mengeringkan rambut panjang Rasya dengan penuh kasih sayang. Nah, jadi keinget bambang Kenzo sama Alina kan?? Sama adek juga wkwkwk😂


"Mas, kita ke taman kota yuk... Terakhir kesana kan pas sama Lili... Sekalian ajak ketiga sahabat kamu mas." Ucap Rasya.


"Emang kamu bisa jalan??" Goda Kenzie.


"Mas ih... Ya, sekali kali." Ucap Rasya merengek. Kenzie pun tersenyum dan menyondorkan pipi kanannya.


"Kiss dulu." Ucap Kenzie. Rasya pun mencium pipi suaminya berkali kali.


"Udah... Udah... Ntar aku jadi tambah sayang ke kamu, ayo siap siap." Ucap Kenzie.


"Yey! Mas the best!!!" Ucap Rasya kemudian segera bersiap. Kenzie pun menggelengkan kepalanya pelan melihat sikap istrinya itu. Dia pun menghubungi sahabatnya mengenai rencana ini.


(Lion King😈) 💬


^^^P^^^


Kang Bucin: Ciee yang habis married😙🤣


Kang Polos: Mau pamer dia wkwkwk🤣


^^^B*ngs*t! Kalian ada luang kan, yok ke taman kota sekali kali^^^


Kang polos: Gak ah, males


Kang Bucin: 2in


Papih Veno: Ada, kebetulan aku dan Lili akan kesana.


Kang Bucin: Wihhhh!!! Papih Veno nimbrung uwu(♥_♥)


Kang Polos: Ciri ciri bakalan pergi ke taman kota:)


Kang Bucin: Hooh, okelah yuk pergi buat hibur Nala.

__ADS_1


^^^Nah sip! Kita ngumpul di tempat dulu nongkrong ya^^^


Papih Veno: Baiklah


Kang Bucin: Ok👌


Kang Polos: Okelah


..._Read_...


Chat berakhir. Kenzie pun memasukan ponselnya kedalam saku celana dan memakai jaketnya. Sedangkan Rasya yang sudah bersiap itu merangkul lengan Kenzie manja.


"Yuk mas." Ucap Rasya.


"Iya sayang." Jawab Kenzie. Keduanya pun keluar dari dalam kamar.


"Kalian mau kemana??" Tanya Lina dan Alina bersamaan.


"Ini mom... Oma, Rasya katanya pengen ke taman kota... Soalnya udah lama juga kan gak kesana, kangen katanya." Ucap Kenzie.


"Ohh, baguslah... Tapi inget sebelum maghrib harus pulang." Ucap Lina.


"Iya mommy, kami pamit Assalamualaikum." Pamit keduanya.


"Walaikumsalam." Jawab Lina dan Alina. Rasya dan Kenzie pun masuk kedalam mobil pribadi milik Kenzie. Perlahan mobil tersebut meninggalkan area vila.


...🥀🥀...


"RAYHAN!!" Panggil Syakila membuat Rayhan terkejut.


"Iya?? Kenapa kau terlihat begitu emosi Kila?? Pikirkan anak kita." Tanya Rayhan masih fokus dengan laptopnya.


"Gimana gak emosi, sudah 1 bulan lebih kita bersembunyi dan tanganku rasanya gatal ingin menampar gadis pungut itu! Bisa bisanya dia bahagia diatas penderitaanku! Selain itu Darren, dia justru jatuh hati pada Mia dan bagaimana caranya aku membuat bocah ingusan itu menderita!!! Jawab Rayhan!!" Ucap Syakila tampak emosi.


"Kemarilah, lihatlah rencana yang sudah ku susun." Ucap Rayhan sembari memangku Syakila.


"Jadi...—"


"Dita memang berguna, aku sudah menghubungi Sierra... Ku dengar tuan muda Faresta akan bertunangan." Ucap Syakila.


"Dan itu gunanya berpikir sebelum bertindak sayang." Ucap Rayhan dan tidak direspon Syakila.


Kila... Entah kapan kamu mau mengakui perasaan ku, jika bukan karena untukmu... Mungkin aku tidak mau meneror keluarga berpengaruh itu. Batin Rayhan.


...🥀🥀...


Di Sekolah


Sepanjang les Raka tak fokus pada pembelajaran. Melainkan pada permintaan Daffin yang memintanya untuk kerumahnya sekalian mengantar Mia. Sedangkan dia ada rapat mengenai pembagian hoodie CS.s yang lama dinantikan oleh Raka dan anggotanya tentunya.


Gua gak mungkin pergi ninggalin rapat sedangkan kondisi CS.s sedang dalam genting... Apa gua ajak Mia aja yah. Batin Raka.


Trrriiinnnggg!!!


"Les berakhir, bu guru harap kalian harus semaksimal mungkin menghadapi try out pertama dan jangan banyak bolos... Dengar itu Raka??" Ucapnya.


"Denger bu." Jawab Raka santai. Sang guru pun pergi dan para siswa pun keluar. Dan tanpa diduga, Mia tampak menunggu didepan kelas.


"Eh itu kak Raka... Kak Raka." Ucap Erisa heboh saat Raka Arka Amal dan Kay mendekat.


"Mia—"


"Anu kak tadi kakaknya Mia telefon katanya suruh pulang sama kakak... (Mendorong Mia mendekat.) Mia aku pamit dulu ya, daah!" Ucap Erisa kemudian pergi yang mana membuat suasana canggung.


"Ekhem... Bang kok diem sih." Ucap Arka mencairkan suasana.


"Ayo Mia." Ajak Raka kemudian berjalan mendahului menuju ke parkiran sekolah. Mia hanya menundukan pandangannya dan membuntuti Raka.


"Ar, Mia beneran mau dibawa ke basecamp?? Yakin gak bahaya??" Tanya Kay.


"Gak, lo tenang aja." Jawab Arka.

__ADS_1


"Yes akhirnya sekian lama mencari logo hoodie... Hari ini dibagi, kan bakalan good tuh kalo tawuran." Ucap Amal.


"Hooh, pasti keren." Ucap Kay.


Begitu sampai diparkiran, Raka memakai helmnya dan menyondorkan tasnya pada Mia yang duduk dibelakangnya. Mia pun mengerti maksud dari Raka dan memegangi tas Raka. Tanpa bertanya apapun lagi, Raka pun melajukan motornya.


Sepanjang perjalanan hening. Berbeda dengan Arka dan Kay yang bercerita sampai tertawa terbahak bahak. Dan itu membuat Mia canggung.


Kak Raka gak biasanya dingin gini... Mia coba tanya aja yah. Batin Mia.


"Ka—"


"Apa?" Tanya Raka memotong. Seolah memang sejak tadi Raka menanti Mia bicara. Namun Mia yang tak peka mengira jika Raka marah padanya.


"Nggak apa apa." Jawab Mia. Hingga motor Raka memelan.


"Oi!!! Ke basecamp sekarang!" Ucap Arka pada segerombolan CS.s yang tengah menunggunya di sebuah parkiran mini market.


"Siap!!!" Ucap mereka serentak.


...Brumm!!!! Brumm!!! Brumm!!! ...


Begitulah suara motor mereka. Sangat keren terlebih motor Raka memimpin dengan sebelah kanan motor Arka dan sebelah kiri motor Amal. Dan belakangnya anggota CS.s yang mana membuat Mia takut. Dia bahkan mengeratkan pegangannya dan entah mengapa membuat Raka bahagia.


Namun senyuman Raka pudar saat mereka melewati taman kota. Dia melihat sang kakak dengan ketiga sahabatnya yang posisinya membelakanginya.


"Abang." Lirih Raka. Mendengar suara motor yang berisik membuat Kenzie menoleh.


"Wihhh!!! Ada geng motor, emang ya anak SMA sekarang bukan main main." Ucap Daffin.


"Itu bukannya Arka?? Atau jangan jangan ini geng motor milik Raka??" Lirih Alveno kagum.


"Kakak ih... Mau es krim itu!!" Ucap Liasya.


"Iya sayang... Ayo kita beli es krim, Enzi aku dan Lili kesana." Ucap Alveno.


"Oke, kita tunggu sambil duduk disana yok." Ajak Kenzie. Dengan mesra Rasya digandeng Kenzie. Begitu juga Nala yang moodnya sudah membaik. Sedangkan Elina?? Dia hanya menghela napas panjang melihat sikap Revan saat tidak didepan sahabatnya. Dan kejadian itu dilihat oleh Alveno.


"Elina pasti menderita dengan sikap Revan... Tapi mau bagaimana lagi?? Revan masih saja memikirkan Sierra yang jelas jelas menyakitinya." Lirih Alveno.


"Udah yuk kak." Ucap Liasya sembari tersenyum ceria. Yang mana membuat Alveno gemas dan mencubit hidung istri kecilnya.


Apa Eli batalin aja yah pertunangannya?? Tapi nanti Revan pasti kena marah kalo mama Mita tau penyebabnya... Gak apa apalah Eli diginiin asal Revan gak dimarahin lagi sama mama Mita. Batin Elina.



(Visual Taman Kota.)


"TERIMA KASIH KERJA KERASNYA KETUA!!!!"


"TERIMA KASIH KERJA KERASNYA KETUA!!!!"


"TERIMA KASIH KERJA KERASNYA KETUA!!!!"


Ucap mereka serentak membuat Mia kagum. Geng motor sebesar ini diketuai oleh Raka. Dan yang membuat Mia lebih kagum lagi, Raka menggandengnya sampai kedepan barsian. Padahal, Arka sendiri tidak pernah diajak sejajar dengannya. Dan itu membuat lainnya takut pada Mia. Raka mengambil kursi yang ada di basecampnya.


"Duduklah, hanya sebentar." Ucap Raka. Dan dengan patuh Mia duduk disamping Raka. Nah kan udah kayak Ratunya CS.s si Mia wkwkwk😂


"Yudha!! Bawa hoodienya kesini!! Arka bantuin dia." Titah Raka.


"Baik." Jawab Arka. Tampak kotak besar dengan design elegan itu dibawa ke hadapan Raka.


...🥀🥀🥀...


Spoiler bab??:


...“Pilihanmu ada 2 Raka, bubarkan geng motormu itu atau pergi dari rumah daddy!!” ~Kenzo. ...


...“Selama gua di Amerika, gua titip Mia dan CS.s ke lo Yud... Kalian tenang aja... Gua bakalan ngenalin CS.s disana.” ~Raka....


...“Selamatkan anak kita Daffin...” ~Nala....

__ADS_1


Ini cuman spoiler dan adek gak bakalan bocorin di episode berapa, kasihan kepo wkwkwk😂😂😂


__ADS_2