My Husband, King Of Trouble

My Husband, King Of Trouble
BAB 7


__ADS_3

⭐Perhatian. Jangan lupa like, vote, and komentarnya ya🤗 Dan selamat membaca semua⭐


Malam Prom


Di SMA Diamond Bangsa penuh dengan gemerlap lampu. Tampak para siswa dan siswi menikmati acara dengan segelas anggur atau jus ditangan mereka. Hingga perhatian mereka teralih pada keempat peria yang dijuluki Raja Onar itu.


"Heh Gavin ganteng banget."


"Nggak Kenzo yang ganteng."


"Raefal juga ganteng."


"Alzero yang paling ganteng."


Begitulah para gadis yang kagum dengan mereka. Kenzo tampak tampan dengan jas hitam dipadukan kemeja berwarna merah tua dan dasi kupu kupu berwarna hitam. Gavin tak kalah tampan dengan jas silver dipadukan kemeja berwarna putih dan dasi kupu kupu berwarna silver.


Raefal yang biasa terlihat konyol tampak berwibawa dengan jas biru tua dipadukan kemeja berwarna putih dan dasi kupu kupu berwarna senada dengan warna jasnya. Dan Alzero yang paling membedakan. Dia menggunakan jas berwarna hitam dipadukan kemeja berwarna putih dan dasi berwarna hitam. Ditambah Alzero menyelempangkan kardigan hitam dibahunya. Terlihat Alzero seperti seorang pengusaha.


"Wah kita jadi sorotan nih... Serasa jadi artis." Ucap Raefal bangga.


"Bener Fal... (Merangkul Raefal.) Meskipun kita biangnya onar, tapi siapa sih yang bisa nolak cowok seganteng kita." Sahut Gavin.


"Kok ceweknya itu itu mulu... Nggak asik lah." Ucap Kenzo sembari melihat sekeliling.


Mereka berhenti sejenak mengambil segelas anggur yang pelayan bawa. Tampak Kenzo Gavin dan Raefal memperhatikan Alzero membuat Alzero risih.


"Kenapa kalian melihat ku begitu??" Tanya Alzero sembari menatap ketiga sahabatnya.


"Ck... Al coba lo ganti aku dan kamu dengan kata gua dan lo." Jawab Kenzo sembari merangkul Alzero dan meminum anggurnya. Tampak Alzero menapis rangkulan Kenzo.


"Sudah terbiasa." Ucap Alzero membuat Kenzo kesal.


Kenzo dan Gavin pun duduk dibangkunya paling belakang. Sedangkan Alzero dan Raefal membantu anggota osis lainnya. Alasan Kenzo dan Gavin memilih duduk dibangku paling belakang, hanya karena ingin pulang lebih cepat. Mereka tampak menikmati hidangan yang disediakan.


"Untung bukan gua ketua osisnya, kalo gua pasti nggak bakalan sebagus ini." Ucap Gavin sembari menggoyangkan gelas anggurnya.


"Apalagi gua, minat jadi osis juga nggak... Apalagi mikir sampai jadi ketuanya... Yang gua mau cuman cepet lulus sekolah, kuliah dan ngendalilin perusahaan daddy buat senang senang hidup." Sahut Kenzo.

__ADS_1


"Lah kok tujuan lo sama kayak gua... Hahaha." Ucap Gavin sembari tertawa kecil. Saat Gavin dan Kenzo sibuk bercerita ria, mereka mendengar suara ribut ribut.


"Eh itukan Alina si cupu?? Gila beda derastis." Ucap Gavin. Kenzo hanya menggeleng kepala dan memainkan ponselnya.


"Lah kok gua dikacangin, Ken liat bentar si cupu itu." Ucap Gavin sembari menggoyangkan tubuh Kenzo.


"Apaan sih, mau lo gebet?? Sana ganggu gua aja." Ucap Kenzo menapis tangan Gavin.


"Liat bentar... Bentar doang lo bakalan nggak percaya." Ucap Gavin. Kenzo yang kesal pun meletakan ponselnya.


"Apa yang perlu gua—" Ucap Kenzo terpotong saat melihat Alina.


Alina yang biasa menguncir kuda rambutnya terlihat sangat cantik dengan mengurai rambut panjangnya. Balutan gaun berwarna merah tua membuat Alina tampak elegan. Hanya satu yang membuatnya kurang, dia masih setia menggunakan kacamatanya.


Melihat hal itu tentu membuat Kenzo tercengang. Dia bahkan tidak mengeripkan matanya. Membuat Gavin tertawa kecil.


"Gimana?? Lo bahkan nggak ngedip pas liat si cupu." Ucap Gavin membuat Kenzo tersadar.


"Diem lo... Gua cuman heran aja orang cupu sok banget bergaya elegan." Elak Kenzo.


"Beneran nih?? Tapi muka lo kok kayak ngelak gitu ya?? Jangan jangan lo suka lagi sama dia." Goda Gavin membuat Kenzo memukul lengan Gavin.


"Iya ya... Nggak usah mukul lengan gua juga kali." Ucap Gavin sembari menghusap lengannya.


Kenzo tidak memperdulikan protes dari Gavin dan meminum anggurnya. Sedangkan dengan Alzero, setelah membantu beberapa kendala Alzero dan Raefal pun hendak menghampiri Kenzo dan Gavin. “Tring!!” ponsel milik Alzero berdering.


"Kenapa Al??" Tanya Raefal.


"Kamu kesana dulu, aku akan menyusul." Jawab Alzero.


"Oh oke." Ucap Raefal kemudian meninggalkan Alzero.


Alzero menyalakan ponselnya dan terlihat ada pesan masuk.


💬


Ashel; Kakak aku sudah datang didepan bersama Farrel.

__ADS_1


Alzero pun mengetik balasan.


💬


Me; Masuklah, kakak berada dibangku belakang.


Tampak Ashel membalas chat Alzero.


💬


Ashel; Oke kak


Alzero pun memasukan ponselnya kedalam saku. Setelah itu, Alzero pun menghampiri ketiga sahabatnya yang terlihat tertawa bahagia.


"Ada orang yang akan aku kenalkan pada kalian." Ucap Alzero sembari duduk.


"Wah siapa?? Apa dia kekasihmu?? (Alzero menatap tajam.) Bercanda... Jangan menatap ku begitu." Ucap Gavin.


"Siapa Al??" Tanya Kenzo.


"Adikku." Jawab Alzero.


"Wah... Aku baru tau kau punya adik... Dia cewek atau—"


"Kakak." Panggil seorang peria muda yang tidak lain Ashel adik Alzero.


"Duduklah." Ucap Alzero. Dengan tersenyum canggung Ashel dan sahabatnya Farrel duduk. Tampak Kenzo menatap Ashel tak percaya.


"Lo adiknya Al??" Tanya Kenzo pada Ashel.


"Iya kak... Kenalkan namaku Ashel dan ini sahabatku Farrel." Jawab Ashel ramah. Tampak Gavin berbisik.


"Adek sama kakaknya beda banget. Ashel keliatan ramah lah kakaknya keliatan kayak singa." Bisik Gavin.


"Iya beda banget." Jawab Kenzo.


"Ah... Senang bertemu dengan kalian, nggak nyangka Al punya adik seramah lo... Kenalin gua Kenzo dia Gavin dan yang paling muda diantara kita Raefal." Ucap Kenzo memperkenalkan.

__ADS_1


"Iya... Kebetulan ini acara terbuka dan kakak bilang mau ngenalin aku ke sahabatnya... Nggak nyangka ternyata sahabatnya kakak ramah dan tampan." Puji Ashel.


__ADS_2