
⭐Perhatian. Jangan lupa like, vote, and komentarnya ya🤗 Dan selamat membaca semua⭐
"Tante Lina." Ucap Gavin dan Raefal bersamaan dengan nada terkejut. Tampak Lina mendekat ke arah mereka bertiga.
“Plakk!!! Plakk!!! Plakk!!” Lina menampar ketiganya secara bergantian dan tentu mereka bertiga hanya menunduk karena tau kesalahan mereka.
"Jadi, ini alasan kamu pulang pagi?!! Kamu bilang nongkrong di apartemen nggak nyangka malah di tempat menjijikan seperti ini?!! Pulang!!! Dan kalian, tante pastiin Rita dan Viry tau kelakuan kalian." Ucap Lina tampak emosi.
Lina tampak syok mengetahui sisi lain buruk putranya. Yang dia tau hanya Kenzo selalu membuat masalah disekolahnya dan disekors karena tidak mengerjakan tugas tugasnya. Tapi, Lina sangat tidak menyangka begitu putranya mengunjungi tempat yang bahkan sangat Lina benci.
"Tante nggak apa apa kasih tau ke mama, tapi ini salah kita... Sebagai sahabatnya seharusnya kami menasihatinya." Ucap Raefal.
"Ini semua bukan salah mereka tante Lina." Ucap Alzero yang tiba tiba datang.
"Ini semua salahku... Sebagai yang tertua seharusnya aku menyarankan tempat yang baik untuk berkumpul. Tapi, aku malah—" Ucap Alzero terjeda lantaran Lina dua kali menamparnya.
__ADS_1
"Kalian membuat tante kecewa... Kenzo pulang ikut mommy... Nggak ada tapi tapian ikut." Ucap Lina.
Dengan wajah masih menunduk, Kenzo pun mengikuti Lina. Begitu mobil milik Lina menjauh, tampak Gavin dan Raefal menatap Alzero.
"Al lo bilang mau pulang??? Kenapa ada disini?? Dan kenapa lo bilang gitu sampai tante Lina nampar lo dua kali." Ucap Gavin.
"Karena kalian... Lebih baik kalian pulang, sudah jam dua pagi. Persiapkan diri kalian untuk ujian." Jawab Alzero kemudian pergi.
"Hari ini gua paham... Sebenarnya Al sangat peduli pada kita... Dia tameng sekaligus pengerat persahabatan kita... Sedangkan kita, selalu buat onar dan Al yang menyelsaikan... Kita dihukum dan Al yang berusaha ikut merasakan hukumannya. Apa lo ada rasa menyesal Vin?" Tanya Raefal.
"Ada... Selalu ada, tapi harus bagaimana lagi... Seperti inilah kita yang jarang diperhatikan oleh keluarga kita... Kita seperti ini juga karena tertekan. Apa gua salah???" Jawab Gavin.
Raefal dan Gavin pun pulang kerumahnya masing masing. Sedangkan dengan Alzero, tadi nya dia memang sudah sampai di Vila dan hendak beristirahat. Namun, perasaan tentang ketiga sahabatnya membuat dia gelisah dan pada akhirnya menyusul mereka.
Di perjalanan
__ADS_1
Kenzo tampak menatap Lina yang terdiam seolah memikirkan suatu hal. Membuat Kenzo dengan berani menggegam tangan Lina dan menatapnya.
"Maafin aku mom... Aku tidak akan ke tempat itu lagi." Ucap Kenzo dengan wajah penuh penyesalan.
Bukannya menjawab, Lina justru meneteskan air matanya membuat Kenzo semakin merasa bersalah.
"Mommy jangan nangis, aku salah... Aku tidak akan mengulanginya lagi... Kali ini aku janji mom." Ucap Kenzo.
"Mommy kecewa berat padamu Kenzo... Ini sudah kedua kalinya kamu membuat mommy kecewa... Pertama kamu tidak memberitau mommy soal kamu sering berantem dengan siswa lain... Dan kedua kamu sering ke tempat yang sangat mommy benci... Kau ingin melihat Daddy serangan jantung karena ini?!" Ucap Lina masih meneteskan air matanya karena memang sikap Kenzo membuatnya sangat kecewa.
"Aku mohon jangan beritau daddy, aku tidak ingin daddy sakit karena aku... Aku janji akan berubah." Ucap Kenzo sembari menghapus air mata ibunya.
"Mommy akan rahasiakan ini tapi dengan satu hal." Ucap Lina. Tampak Kenzo mengagguk tanpa ragu.
"Jika kelak mommy meminta suatu hal maka kamu harus berjanji menepatinya... Bisa kamu berjanji hal itu Kenzo??" Tanya Lina.
__ADS_1
"Kenzo janji Mom, tapi jawab dulu kenapa mommy membenci tempat itu... Maksudku mommy seperti memendam sesuatu saat menatap tempat itu. Katakan mom sebenarnya ada apa dengan tempat itu??" Jawab Kenzo kemudian bertanya pada ibunya.
"Karena tempat itu yang membuat mommy kehilangan kakak mommy selamanya." Ucap Lina seperti mengingat kejadiannya.