
JANGAN LUPA LIKE, VOTE AND KOMENNYA YA😘 💕💖
TERIMA KASIH DAN SELAMAT MEMBACA SEMUA😍😘
I LOVE YOU READERS😙💕
...🥀MHKOT2🥀...
Sepulang Kampus
Kenzie baru saja keluar dari kelasnya. Kali ini, Kenzie tidak ikut nongkrong dengan teman temannya. Begitu juga Alveno. Kenzie benar benar masih tidak percaya jika gadis yang dulunya dia bully berubah menjadi wanita cantik bak Cinderella. Sedangkan dengan Alveno, hari ini sudah genap 16 tahun kepergian ibunya. Dia berniat tetap dirumah mengawasi sang ayah agar tidak terus terusan bersedih.
"Gua cabut dulu ya." Ucap Kenzie sembari mengenakan helmnya.
"Hmm, besok kalian harus ikut nongkrong... Biar rame." Ucap Daffin.
"Okelah gampang." Jawab Kenzie. Dia pun menaiki motor favoritnya.
"Ven, lo juga gak ikut nongkrong??" Tanya Daffin.
"Tidak, aku ada urusan." Jawab Alveno.
"Okelah, kita cabut duluan ya." Ucap Daffin dan Revan. Keduanya pun pergi meninggalkan Alveno.
Bunda. Batin Alveno sembari menundukan pandangannya sejenak sebelum akhirnya masuk kedalam mobilnya.
Sedangkan dengan Kenzie, dia tampak mengurangi kecepatan motornya saat melihat seorang gadis yang berdiri di halte bus. Gadis itu tidak lain Rasya yang tengah menunggu bus datang.
Tuh cewek kagak takut apa?? Udah tau tempat sepi. Batin Kenzie. Dia pun menghentikan motornya dihadapan Rasya membuat Rasya sedikit terkejut.
Siapa?? Batin Rasya.
"Ngapain bengong, ayo naik." Ucap Kenzie sembari membuka helmnya.
"Kak Enzi... Tidak, aku naik bus saja." Jawab Rasya menolak secara halus.
"Cih, kalo gua gak disuruh oma juga males ngajak lo... Udah ayo naik." Ucap Kenzie berbohong. Dia tidak pernah mendapatkan penolakan dari gadis mana pun, tentu membuat Kenzie merasa harga dirinya rendah jika sampai ditolak.
"Ngapain bengong?? Ayo naik." Ucap Kenzie dengan nada sedikit tinggi. Dia memang begitu saat berbicara pada Rasya.
"Baik." Cicit Rasya. Beruntung dia memakai celana, jika tidak dia pasti kesusahan untuk naik motor Kenzie yang tinggi.
"Pegangan, jangan kuat kuat tapi... Modus lo." Ucap Kenzie. Dia pun mulai menjalankan motornya. Tanpa mereka sadari, dua mahasiswi sekampus dengan Rasya melihatnya.
"Eh... Eh itu kan si Rasya, sama siapa tuh?? Keknya gak asing." Ucap salah satunya. Anggap saja namanya Hani.
"Kalo gak salah, cassanova kampus sebelah... Iya bukan sih?? Bentar gua lihat postingan di facebook kemarin." Jawab Fela sembari mengeluarkan ponselnya.
"Nah bener kan, si Kenzie itu... Wih jadi trending topik di kampus nih besok." Ucap Fela.
__ADS_1
"Hooh, udah yuk pulang... Besok kita kasih tau yang lain." Jawab Hani. Keduanya pun pergi meninggalkan lokasi.
"Kak jangan cepet cepet, Rasya takut." Ucap Rasya sembari mengeratkan pelukannya.
"Biar cepet nyampe, udah lo pegangan aja yang kuat." Jawab Kenzie. Dia tersenyum puas saat Rasya lebih mengeratkan pelukannya.
Jadi gini rasanya boncengan sama cewek?? Kalo aja Kila gak sibuk kuliah di Australia, pasti dia cewek pertama yang naik motor gua... Salah dia sendiri pas liburan gak mau kesini. Batin Kenzie.
Dan yang Kenzo dulu katakan sekarang terjadi. Syakila kini tengah fokus pada kuliahnya dan berpedoman untuk menjadi designer. Yang paling Kenzie tidak suka Syakila hanya mau memberinya kabar saat dia menelfonnya.
Syakila sudah sering ingkar janji pada Kenzie membuatnya melampiaskannya pada gadis lain sebagai pacar simpanannya. Kenzie tipe pria yang tidak sembarang menyentuh atau tertarik pada mereka. Kenzie hanya memanfaatkannya sebagai pelampiasan sampai Syakila bisa menemuinya.
Sesampainya di Vila. Rasya dengan sangat hati hati turun dari motor Kenzie. Dia merapikan pakaiannya yang kusut karena terlalu kuat memeluk Kenzie. Dilihatnya Lina mengintip dari jendela tersenyum melihat kedekatan Kenzie dan Rasya.
"Terima kasih kak." Ucap Rasya kemudian lebih dulu masuk kedalam Vila. Disusul oleh Kenzie dibelakangnya.
"Assalamualaikum, Rasya pulang." Ucap Rasya. Tampak Lina menghampiri.
"Walaikumsalam, wah sampe juga cucu cucu Oma... Sayang kamu mandi dulu ya, habis itu kita makan siang bareng." Ucap Lina pada Rasya. Rasya menganggukan kepalanya kemudian pergi meninggalkan Lina dan Kenzie.
"Nah kan jujur aja, kamu suka kan sama Rasya??" Goda Lina.
"Oma.... (Mencium pipi kanan Lina.) Hanya Kila yang Enzi suka, Enzi mau cuci muka... Kamar daddy dulu dimana??" Tanya Kenzie sembari meletakan tasnya di sofa ruang keluarga.
"Sebelah kanan kamar Rasya." Jawab Lina. Kamar yang ditinggali Rasya dulunya kamar Celani dan sebelahnya kamar Kenzo.
Kenzie pun menaiki tangga menuju kamar ayahnya dulu. Dia memiliki kepribadian yang sama dengan Kenzo. Sehingga dia menyukai design kamar Kenzo dulu. Saat melintasi kamar Rasya, Kenzie melihat ada sedikit celah. Yang mana membuatnya melihat ke kanan dan kiri sebelum akhirnya mengintip.
Kenzie mematung saat melihat Rasya melepaskan jaketnya, mengurai rambutnya dan terakhir pakaiannya. Kini Rasya hanya memakai tank top dan celana sangat pendek.
Gleg.
Kenzie dengan susah payah menelan ludahnya. Bagaimana tidak?? Dari belakang saja sudah terlihat sangat indah apalagi bagian depannya. Kulit putih bersih itu sungguh membuat Kenzie bern*fsu. Padahal saat dia melihat foto Syakila yang hanya memakai bikini, Kenzie tidak bereaksi sama sekali. Dia justru jijik melihat pakaian Syakila yang terlalu terbuka. Kenzie tersadar dan buru buru pergi.
Untung gua yang liat... Kalo Daffin udah habis lo anak jelek! Umpat Kenzie.
Trriinngg!
Ponsel milik Kenzie bergetar. Dan seperti yang Kenzie duga ada pesan masuk. Pesan itu dari Alina, ibu kesayangannya.
(Mommy❤)💬
Mommy❤: Sayang kamu dimana??
^^^Rumah Oma, tadi disuruh jemput anak jelek.^^^
Mommy❤: Oh Rasya... Nanti si kembar ke rumah Oma, kalian menginap disana... Yang akur akur sama adik kamu oke??
^^^Mommy mau kemana?? Honeymoon emak emak??^^^
__ADS_1
Dan pesan itu hanya dibaca oleh Alina. Yang mana membuat Kenzie menghela napas panjang. Dia meletakan ponselnya diatas nakas dan membersihkan dirinya. Beruntung, pakaian Kenzo dulu masih ada di dalam lemari.
"Gak Enzi... Lo cuman suka sama Kila... Valid... Ntar kalo Kila pulang ke Indo, langsung lamar dan nikah sama dia." Ucap Kenzie sembari menatap dirinya dari pantulan cermin.
Di Kediaman Caesar
Alzero baru kembali dari kantornya. Dilihatnya, putra kesayangannya tengah duduk santai sembari membaca buku. Entah kapan anak itu mau memainkan ponselnya.
"Ayah." Ucap Alveno saat sadar Alzero menatapnya.
"Tumben dirumah Ven, tidak ikut nongkrong sama Daffin dan Revan??" Tanya Alzero sembari duduk berhadapan putranya.
"Tidak, masih ada skripsi yang harus aku kerjakan." Jawab Alveno berbohong.
"Begitu ya, sudah kau kerjakan??" Tanya Alzero. Alveno yang berpura para fokus membaca itu menganggukan kepalanya.
"Ayah pekan depan aku akan ke puncak—"
"Tidak ayah izinkan." Ucap Alzero dingin. Kehilangan Lala membuatnya trauma berat, dan dia tidak ingin kehilangan putra satu satunya.
"Baiklah." Jawab Alveno sembari meminum kopi tanpa gula itu.
"Sesekali makanlah makanan manis... Itu baik untuk kesehatan." Ucap Alzero.
"Aku sehat tanpa memakan itu." Jawab Alveno. Dia bangkit dari duduknya dan hendak pergi. Namun dia terceghat saat Ayahnya memeluknya erat.
"Jangan tinggalkan ayah... Hanya kamu satu satunya yang ayah punya... Jangan pergi jauh dari ayah." Ucap Alzero tak terasa air matanya mengalir. Dia benar benar tidak tahan saat mengingat hari ini tepat 16 tahun istrinya pergi.
"Ayah... Berhentilah menangis, Veno akan tetap disisi ayah... Veno sayang ayah." Ucap Alveno.
Yang mana membuat Alzero lega. Dia menghapus air matanya dan menepuk bahu putranya sebelum akhirnya pergi. Alveno menatap kasihan ayahnya yang setiap kali mengingat Lala. Lihatlah, betapa besar cinta Alzero pada Lala. Bahkan sampai 16 tahun lamanya, Alzero tidak melupakannya.
Lala... Apa kau dengar aku?? Bisakah kau memeluk ku sekarang?? Kau belum menepati janji untuk memberikan Veno adik. Batin Alzero menatap foto sang istri. Foto dimana Lala tersenyum bahagia saat dia honeymoon ke Korea bersama dengan Alzero.
(Lala kembalilah, bambang Al kangen tuh wkwkwk😭😂)
🥀Chat Author🥀
Kenzo: Woi thor balikin kagak bini daddy Al☹️
^^^Ntar gua balikin oke??^^^
^^^gratis ongkir malah wkwkw😜😂^^^
Alzero be like:🙂••••
^^^Ada yang mo ngamuk adek kabur lah^^^
__ADS_1
^^^wkwkwk😂💃^^^