
Blam….ketika para hiu berniat menjadikan Jaya sebagai menu makan malam mereka, ledakan kekuatan spiritual yang sangat besar membuat lautan bergejolak dengan hebat.
Baik para pengawal maupun para hiu yang ada di sana benar-benar terkejut dengan adanya kekuatan yang keluar dari tubuh Jaya karena kekuatan itu setidaknya setara dengan kekuatan seorang Saint.
Meskipun baru memasuki tingkat Saint tapi hal itu sudah cukup membuat bencana yang sangat besar jika kekuatan mereka di ekspos.
Pada dasarnya para Saint memiliki kekuatan yang sangat luar biasa yang mana kekuatan mereka bisa menghancurkan sebuah kota besar dengan mudahnya, meskipun pada dasarnya kekuatan seorang Saint lebih lemah dibandingkan dengan orang orang yang hidup di peradaban kuno, tapi tingkat kekuatan semacam itu sudah bisa dikatakan sebagai sebuah bencana.
Gelombang air memberikan tekanan yang sangat besar pada semua makhluk hidup yang ada di sekitar mereka saat ini, baik Ikan hiu, para prajurit, terumbu karang maupun pasir pasir pantai berputar dengan sangat kuat membentuk sebuah pusaran angin raksasa.
Sayatan demi sayatan menghiasi tubuh para hiu dan prajurit dan setelah beberapa saat pusaran air itu berhenti dan Jaya kembali mendapatkan kesadarannya.
"Meskipun Ratu Laut selatan memiliki kekuatan Saint, dia pikir serangan seperti itu bisa membunuhku, lihat saja aku akan mendapatkan kameraku kembali!" ujar Jaya kemudian dia melesat pergi meninggalkan mayat hiu dan prajurit yang sedang sekarat menatap ke arahnya yang semakin menjauh.
"Kita harus memberitahu ratu bahwa orang itu adalah seorang saint, jika tidak kerajaan Laut selatan akan runtuh jika sampai dia bertarung dengan ratu" Ujar salah satu dari prajurit yang masih memiliki kesadaran.
Dia berusaha bergerak tapi tubuhnya menolak melakukan hal itu, tubuhnya benar benar mati rasa setelah terkena serangan dari Jaya.
….
"Jadi bagaimana kehidupan manusia di dunia nyata, aku mendengar bahwa mereka memakan ikan?" Tanya Vivian sambil menikmati sebuah hidangan yang bagi Leo tidak bisa dikatakan sebagai hidangan karena di depannya saat ini hanya ada rumput laut.
__ADS_1
Bahkan di buku menu yang Leo baca, hampir semua hidangan yang disediakan adalah rumput laut dan semua jenis tanaman yang dapat dimakan, tidak ada daging maupun ikan bahkan tidak ada pencuci mulut maupun minuman di restoran yang menurut penjelasan dari Vivian merupakan restoran bintang 5 di Kerajaan Laut Selatan.
"Aku justru bertanya tanya, mengenai semua makanan yang dituliskan di menu ini, semuanya tidak bisa dimakan oleh manusia" Ujar Leo.
"Jadi manusia tidak makan rumput laut, menarik menarik" Vivian mencatat semua yang dikatakan oleh Leo dengan baik di ingatannya, saat ini dia tidak membawa alat khusus yang biasanya digunakan untuk menulis di dalam lautan sehingga dia hanya bisa menyimpan semua yang dikatakan oleh Leo di dalam kepalanya.
Banyak hal yang ditanyakan oleh Vivian mulai dari pola hidup, ilmu pengetahuan umum, binatang, dan lain sebagainya bahkan Vivian juga bertanya mengenai beberapa hal yang menurut Leo sangat konyol seperti cara berkembang biak dan lain sebagainya.
"Ah iya, bisakah kau membantuku mendapatkan Rumput Laut Pengikat Jiwa, aku dengar di tempat ini banyak ditemukan rumput laut jenis ini" Ujar Leo yang mana membuat Vivian terkejut.
"Leo, apakah kau tau mengenai Rumput Laut pengikat jiwa, rumput laut itu memang adalah sumber daya yang cukup umum ditemukan di tempat ini tapi tidak banyak orang yang mau menggunakannya" Ujar Vivian.
"Memangnya kenapa?"
"Hais, aku kira kenapa? Jadi kalian tidak tau bahwa Rumput Laut Pengikat Jiwa memiliki sebuah racun, jika sumber daya jenis ini dimakan secara langsung memang akan membuat tubuh seseorang terasa terbakar dan kulit mereka akan memerah, seharusnya ada rasa gatal yang luar biasa setelah efek merah dari rumput ini mereka bukan?" Tanya Leo dan hal itu segera disetujui oleh Vivian dengan menganggukkan kepalanya.
"Itu namanya adalah racun, perlu teknik khusus untuk mengolah Rumput Laut Pengikat Jiwa" Ujar Leo membuat Vivian melongo tidak percaya karena dia mendengar hal itu dari seorang manusia.
Jika Vivian mendengar hal itu dari para siluman maupun hantu yang tinggal di dunia astral mungkin dia bisa mencernanya tapi semua itu datang dari seorang manusia yang notabennya tinggal di daratan.
"Kalau kau memang membutuhkannya aku bisa membantumu mendapatkannya, tapi kau.." belum sempat Vivian menyelesaikan kata katanya, laut berguncang dengan sangat hebat membuat air tidak stabil dan guncangan hebat terjadi di mana mana.
__ADS_1
Kejadian itu bisa dikatakan sebagai gempa bumi jika terjadi di dunia nyata tapi skala yang diciptakan oleh guncangan itu hanya pada air.
"Apa yang sebenarnya terjadi, kenapa tekanan air tiba tiba berubah semakin kuat?" Ujar Leo sambil menahan tekanan air yang menekannya sangat kuat.
Melihat Leo yang tidak kuat menahan tekanan air yang begitu kuat, Vivian mengalirkan kekuatan spiritualnya yang mana hal itu membentuk sebuah perisai transparan yang membungkus Leo sehingga tekanan air tidak menyakitinya terlalu banyak.
"Sepertinya ada makhluk dengan kekuatan setingkat Saint yang sangat murka akan sesuatu" Ujar Vivian yang mana membuat Leo terkejut sampai sampai dia tersedak oleh ludahnya sendiri.
"Setingkat Saint, semudah itukan menemukan tingkat pelatihan Saint di dunia astral!" Tanya Leo.
"Meskipun kami makhluk dari dunia astral memiliki usia yang lebih tua dan memiliki lebih banyak waktu untuk berlatih, tapi sangat sedikit dari kami yang bisa mencapai puncak" Ujar Vivian kemudian dia berenang dengan sangat cepat meninggalkan Leo di restoran itu.
"Sial, sebenarnya ada apa di luar sana!" ujar Leo, dia mengeluarkan pedang berkarat miliknya yang mana ketika pedang itu keluar dari cincin penyimpanan Leo, tekanan air yang sangat kuat sebelumnya sudah menghilang dan tidak lagi berpengaruh bagi Leo.
Setelah melakukan hal itu Leo berlari keluar dari restoran untuk melihat apa yang sebenarnya terjadi di luar.
Leo bisa melihat banyak orang berdiri di luar dan melihat ke atas langit yang mana asal dari kekuatan yang sangat besar meledak dan membuat tekanan air yang sangat besar.
Leo juga melakukan hal yang sama begitu dia sampai di Luar dan dia sangat terkejut dengan apa yang dia lihat di depan matanya.
"Orang gila itu, kenapa dia bisa berada di dunia astral?" ujar Leo menatap jauh ke atas langit tempat berdirinya Jaya saat ini.
__ADS_1
"Ratu Laut Selatan, jika kau tidak keluar dan mengembalikan kamera milikku maka aku akan menghancurkan kerajaanmu!" ujar Jaya dengan suara bergetar dengan sangat hebat.
"Aku harap aku tidak mengenal orang gila ini" Batin Leo sambil mengerutkan dahinya karena dengan penuh percaya diri, Jaya menantang penguasa Laut Selatan yang kekuatannya berada di tingkat saint Puncak hanya untuk kamera.