ORBION HUNTER : Harapan Dan Cahaya

ORBION HUNTER : Harapan Dan Cahaya
Leo Melawan Organisasi Kegelapan


__ADS_3

"Guru Ryan" Misari menghampiri Ryan yang mana ketika dia melihat kondisi pria itu yang saat ini menggunakan tongkat untuk berjalan dan separuh tubuhnya berwarna hitam hanya bisa menutup mulutnya.


Dia benar benar tidak kuat melihat Ryan yang sekarang karena sebelumnya dia tahu bahwa Ryan adalah orang yang sangat berbeda dan terlihat begitu tenang dalam setiap kondisi tapi seperti yang terlihat sekarang, Ryan terlihat sangat gelisah dengan wajah pucat serta penyakit yang begitu berat.


"Kau Misari bukan, apakah Fitri sudah menyuruhmu kembali?" Tanya Ryan mengulurkan tangannya ke arah Misari hingga tanpa sadar tongkat yang digunakan oleh Ryan untuk menopang tubuhnya kehilangan keseimbangan dan hampir terjatuh.


"Guru Ryan" Misari buru buru membantu Ryan untuk bangkit ketika dia akan terjatuh dan beruntungnya Misari bergerak cukup cepat sehingga Ryan tidak sampai menyentuh tanah.


Viktor dan Diki yang melihat kehadiran Ryan segera berlari ke arahnya diikuti oleh Masamune dan Dinda di belakang mereka.


"Ryan, apa yang terjadi padamu, kenapa kau bisa sampai seperti ini dan tubuhmu…" 


"Kau harus mendapatkan perawatan secepatnya, aku memiliki beberapa pil untuk menangkal racun" 


Ujar Viktor dan Diki yang mana setelah mengatakan hal itu Diki buru buru merogoh kantong celananya tapi dia tidak bisa menemukan pil yang dia maksud.


"Kalian berdua tidak perlu khawatir, racun yang ada di tubuhku tidak akan membunuhku begitu saja" Ujar Ryan dengan senyuman tipis menatap ke arah Viktor dan Diki meskipun apa yang dia katakan tidak benar.


Dulu ketika Ryan masih merupakan salah satu mentor terbaik dari aliran Legendaris, ketiganya memiliki kedekatan yang cukup baik sehingga ketika mereka bertemu, mereka bisa langsung akrab.


Adapun kekhawatiran mereka terhadap Ryan adalah karena tubuh Ryan yang sepenuhnya sudah berwarna hitam menandakan racun yang ada di tubuhnya sudah menyebar sangat banyak hingga titik yang sangat parah.

__ADS_1


"Tuan Ryan, apa yang terjadi pada anda, aku benar benar tidak tahu kenapa anda bisa menjadi seperti ini? Padahal anda memiliki murid seorang monster" Ujar Masamune di antara mereka yang mana ketika Ryan melihat Masamune dan Dinda, dia segera mengingat mengenai Leo.


"Kesampingkan mengenai keadaanku saat ini, kalian berada di sini berarti Leo juga ada di sini bukan, dimana dia, aku harus menyampaikan kondisi ayahnya pada dia secepatnya karena hal ini sangat mendesak" Ujar Ryan membuat semua orang saling bertatapan satu sama lain.


"Sebenarnya apa yang terjadi dengan ayah Leo, saat ini Leo tidak ada di sini jadi bisakah tuan Ryan menceritakan mengenai kondisi ayahnya pada kami?" Tanya Dinda menatap ke arah Ryan berharap pria itu mau menceritakan mengenai kondisi ayah Leo karena mungkin saja dengan mereka mengetahui kondisi ayah Leo, mereka bisa sedikit menenangkan Leo yang saat ini mengalami tekanan yang sangat besar.


"Ya, kami juga ingin tahu mengenai kondisi dari ayah Leo sampai sampai kau bisa terluka separah ini ketika bersama dengannya" Ujar Viktor menatap ke arah Ryan.


"Satria…Satria…dia telah ditahan oleh Organisasi Kegelapan dan Para Orbion untuk melindungiku" Ujar Ryan yang mana setelah dia mengatakan hal itu, semua orang seolah mendapatkan Sambaran petir di dalam diri mereka.


Masalah yang akan dihadapi oleh Leo akan semakin berat mulai sekarang, mereka menyadari bahwa sebelum ibu Leo dinyatakan meninggal Leo tampak begitu khawatir dengan kondisi sahabatnya yang menghilang secara tiba tiba, dilanjutkan dengan insiden ibu Leo yang gugur di tangan Organisasi Kegelapan dan yang terakhir adalah ayah Leo yang ditangkap oleh Orbion.


"Apa yang terjadi di hutan Trinil, kita harus memeriksanya!" Ujar Misari kemudian dia berlari ke arah Hutan Trinil sementara Masamune menggendong Ryan dan membawanya mengikuti semua orang yang berlari menuju ke arah yang sama


Sementara itu di tengah tengah hutan Trinil, suara ledakan yang sangat keras terjadi yang mana tempat Ledakan itu adalah tempat berdirinya Leo sebelumnya.


Beruntung Leo masih sempat menghindari ledakan itu jika tidak maka dia akan berubah menjadi daging panggang dalam hitungan detik.


"Hohoho, ternyata kau memang hebat seperti apa yang dirumorkan, tapi sayangnya kau akan mati ditempat ini!"Ujar seorang dengan jubah berwarna hitam dan bukan hanya satu, ada tiga orang dengan jubah hitam yang berkibar di puncak tiga pohon yang cukup tinggi di depan Leo.


"Kalian dari Organisasi Kegelapan" Ujar Leo yang mana setelah melihat ketiganya kemarahan jelas terlukis di wajah Leo, dia mendengar dari Jaya sebelumnya bahwa organisasi kegelapan telah melakukan sesuatu pada ayahnya jadi dia tidak akan melepaskan mereka begitu saja.

__ADS_1


Jika saja Leo tahu bahwa Organisasi Kegelapan juga dalang dibalik kematian ibunya mungkin saat ini Leo akan pergi menghancurkan markas dari Organisasi Kegelapan tanpa ampun.


"Hahaha, ternyata organisasi kegelapan sangat terkenal bahkan orang yang memiliki julukan sebagai Orang Biasa bisa mengetahui mengenai Organisasi kami, bagaimana jika kau bergabung dengan kami maka kami mungkin akan melepaskanmu"Ujar salah satu dari mereka.


"Heh, hanya dalam mimpi kalian aku mau bergabung dengan organisasi buruk rupa seperti kalian yang menghianati kaumnya sendiri"Ujar Leo yang mana setelah dia mengatakan hal itu, sebilah pedang dan tombak muncul secara bersamaan, bukan hanya itu Leo juga memunculkan binatang spiritual naga Berzirah miliknya yang membuat seluruh daratan bergetar dengan sangat hebat ketika binatang spiritual itu muncul.


"Tidak diragukan lagi, kekuatannya memang jauh berada di atas orang orang kebanyakan, kota harus menyelesaikan semua ini dengan cepat sebelum para Hunter itu tiba di sini!" Ujar salah satu dari mereka yang mana setelahnya mereka mengeluarkan senjata spiritual masing masing berupa pedang, tombak dan gelang sementara untuk binatang spiritual Banteng, Kera api, Dan kepiting.


"Tingkat pelatihan mereka bertiga berada jauh di atasku, aku tidak boleh lengah jika aku masih ingin hidup" Ujar Leo menyiapkan kedua senjata spiritualnya dengan cengkraman yang sangat erat.


Leo bisa melihat bahwa ketiga orang yang ada di depannya berada di ranah yang sama dengannya tapi dengan tingkat yang berbeda, jika saat ini Leo berada di tingkat Perombakan Tulang bintang 3 lawan yang harus dia hadapi setidaknya ketiga tiganya berada di tingkat perombakan tulang bintang 7 ke atas.


"Biarkan aku dulu yang bermain main dengan anak ini, aku ingin melihat sahabat apa orang yang dijuluki sebagai Orang Biasa ini" Ujar salah satu dari mereka dengan senjata spiritual gelang dan binatang spiritual berupa kepiting.


"Sial, baru mulai dia sudah menerjang ke arahku!" ujar Leo kemudian dia mengayunkan pedangnya yang mana satu ayunan pedang membuat suhu udara turun dengan drastis.


Bukan hanya itu, Leo membuka mulutnya Lebar Lebar dan menyemburkan asap api yang sangat besar hingga membakar pohon pohon yang dilewati oleh semburan api Leo.


"Apakah dengan Semburan Naga Api, seperti itu dia sudah bisa dikatakan" Ujar Leo mengambil sikap kuda kuda, beberapa saat kemudian gelang gelang berwarna emas berterbangan dari dalam api yang mana membuat Leo terkejut.


Leo berusaha menahan serangan dari gelang gelang emas itu dengan memutar mutar tombaknya tapi serangan itu terlalu kuat hingga membuatnya terdorong mundur selama beberapa saat.

__ADS_1


__ADS_2