
Sementara itu jauh di tempat lain, di perbukitan wilayah sumatera, terlihat beberapa orang dari Organisasi kegelapan tengah mengepung seorang pria dengan pakaian sederhana serta kamera di tangannya.
"Hahaha, jaya jaya jaya, kau sudah tidak bisa pergi kemana mana lagi" Ujar beberapa orang dari organisasi kegelapan yang mengepung Jaya saat ini.
Setidaknya di kelompok orang yang mengepung Jaya terdapat empat orang yang sudah berada di tingkat Saint dan beberapa orang yang hampir menyentuh tingkatan itu.
"Kalian tikus tikus dari para Orbion, kalian pikir bisa mengalahkanku dengan jumlah, sungguh konyol" Ujar Jaya yang mana setelah dia mengatakan hal itu, terlihat cahaya cahaya merambat dari kaki Jaya yang mana cahaya cahaya itu membuat tanah yang diinjak oleh pemuda itu terpotong dengan potongan yang sangat rapi.
"Menghindar!" ujar beberapa orang memperingati temannya ketika cahaya itu bergerak ke arah mereka, beruntung mereka bisa menghindari serangan yang dilakukan oleh Jaya, jika telat sedikit saja mungkin bagian tubuh mereka akan terpotong dan dicincang sampai habis.
"Jangan remehkan dia, meskipun dia lebih lemah dibandingkan dengan Satria, tapi serangannya sama mengerikannya dengan orang itu" Ujar salah satu dari mereka menyiapkan senjata spiritual mereka dan mengeluarkan sihir yang mereka miliki untuk menghadapi Jaya.
"Kalian Organisasi Kegelapan, apakah kalian melupakan sesuatu" Ujar Jaya, setelah mengatakan hal itu tubuhnya diliputi oleh cahaya berwarna emas dan sebuah toya muncul di depannya dengan pancaran kekuatan yang sangat mengerikan.
Bukan hanya itu, kamera yang ada di tangannya mulai berubah bentuk dan setelah beberapa saat kemudian seekor harimau putih dengan sepasang sayap berwarna emas terlahir dari kamera milik Jaya.
"Kalian sekelompok semut akan merasakan, bahwa aku lebih kuat daripada orang itu!" ujar Jaya kemudian dalam sekejap mata, pria itu telah berdiri di belakang salah satu dari mereka dan dalam waktu yang sangat singkat tiga kepala dari organisasi kegelapan meledak dan hancur menjadi berkeping keping.
Melihat hal itu, orang orang dari organisasi kegelapan tidak tinggal diam, mereka segera menyerbu ke arah Jaya sambil melancarkan serangan serangan yang sangat mematikan untuk menaklukkan pemuda itu.
Trang….tiga buah pedang melesat ke arah Jaya tapi orang itu masih bisa menahan serangan yang dilakukan oleh ketiganya dengan Toya miliknya.
__ADS_1
"Gawat!" Ujar ketiganya sebelum mereka melompat mundur ke belakang sebelum tiga buah bilah cahaya melesat dan membuat pisau cahaya yang menyorong udara hingga membuat udara bergetar dengan sangat hebat.
"Lionel" Ujar jaya yang mana setelah dia mengatakan hal itu, harimau putih bersayap yang tercipta dari kameranya menerkam ke arah beberapa orang Organisasi Kegelapan.
Awalnya mereka mengira binatang itu adalah binatang spiritual sehingga mereka semua mengeluarkan binatang spiritual mereka untuk menahan serangan dari harimau putih bersayap, tapi mereka salah.
Harimau putih itu membuka mulutnya dan kumpulan cahaya membentuk sebuah kekuatan yang sangat besar, begitu cahaya itu ditembakkan menuju ke arah binatang spiritual milik Organisasi Kegelapan, binatang spiritual mereka hancur dan lenyap begitu saja sebelum harimau putih bersayap mendaratkan kakinya di tanah.
"Harimau itu bukan binatang spiritual" Ujar salah satu dari mereka membuat yang lainnya terkejut, mereka segara menolehkan kepalanya ke arah Harimau Putih tapi sebelum itu kepala mereka meledak terkena pukulan Toya emas milik Jaya.
"Hahaha, tidak menyangka kita mendapatkan tangkapan yang sangat besar, kita tangkap harimau ini dan bunuh Orang itu, kita tidak membutuhkannya" Ujar salah satu dari mereka kemudian dua kelompok dibagi, satu kelompok menyerang Jaya untuk menghabisinya sementara satu kelompok lainnya mengepung harimau putih bersayap.
"Kau jangan berpikir bisa membunuh Kita dengan mudah, aku tahu kau adalah salah satu kekuatan besar di dunia ini tapi kami juga tidak lebih buruk dibandingkan dengan kalian" Ujar orang itu sebelum topeng yang dikenakan olehnya terjatuh, jika dipikir pikir lagi Sejak awal orang itu mengenakan topeng dalam misi kali ini berbeda dengan yang lainnya.
"Rudra, kau bergabung dengan organisasi Kegelapan!" Tanya Jaya menatap ke arah orang yang ada di depannya.
Dulu Rudra adalah teman baiknya, keduanya melewati rintangan bersama sama agar terhindar dari bencana maha dahsyat gelombang pertama yaitu serangan Orbion pertama kali di dunia.
Hingga ketika keduanya berada dalam situasi terdesak, mereka menemukan sesuatu seperti sebuah liontin yang memberitahu mereka mengenai cara melakukan latihan hingga mereka mendapatkan kekuatan saat ini.
"Aku bisa melakukan apapun di organisasi ini jadi kenapa tidak, menghabisimu adalah langkah awal yang diambil oleh organisasi kegelapan untuk memulai era baru dimana orang orang kuat akan berkuasa" Ujar Rudra sambil tertawa terbahak bahak.
__ADS_1
"Rudra kau…." Belum sempat Jaya menyelesaikan kata katanya anak panah melesat ke arahnya dengan sangat cepat.
Jika saja dia tidak mengayunkan toyanya untuk memukul anak panah itu mungkin dia akan mendapatkan luka yang serius karena anak panah itu bisa meledak, terbukti ketika jaya memukulnya dengan Toya emas miliknya anak panah yang melesat ke arahnya meledak di udara dengan sangat keras memaksa Jaya untuk mundur ke belakang.
"Sayangnya aku disini bukan untuk berbicara denganmu melainkan untuk menghabisimu" Ujar Rudra kemudian dia mengibaskan pedangnya yang mana satu kibasan pedang itu membuat tanah terbelah sejauh ratusan meter.
"Rudra,kau benar benar dibutakan dengan kekuatan!" ujar Jaya sebelum rentetan tembakan anak panah melesat menuju ke arahnya.
"Sial!" jaya melapisi toya miliknya dengan cahaya berwarna emas membuat toya itu memancarkan cahaya berwarna emas dan memanjang beberapa meter.
Jaya mengayunkan tombaknya sekali dan membuat udara bergetar dengan sangat hebat dan semua anak panah yang melesat ke arahnya berjatuhan sebelum menyentuh tubuhnya dan meledak dengan sangat keras.
Jaya meletakkan tombaknya di depannya yang mana seketika membentuk sebuah perisai kemudian dia menyatukan kedua tangannya membentuk pistol sebelum mulai menembakkan peluru peluru cahaya ke segala arah.
Ledakan demi ledakan terjadi setiap kali serangan Jaya menghantam sesuatu dan kabut hitam tercipta di berbagai tempat akibat serangan yang Jaya lakukan.
"Pedang Kehancuran!" Sebuah suara terdengar sangat lantang di telinga jaya membuatnya harus menarik Toya miliknya, beberapa saat kemudian dari dalam kabut hitam Rudra muncul dengan tombak yang juga diselimuti cahaya sebelum menebas ke arahnya.
Trang….Bom….ledakan besar terjadi ketika pedang Rudra bertemu dengan Toya milik Jaya.
Sebuah energi emas tercipta yang mana energi emas itu menelan area yang cukup luas sebelum meledak dengan sangat hebat dan menghancurkan wilayah yang luasnya lebih dari dua ratus meter.
__ADS_1