
"Ah guru, maaf kak, tapi aku harus cepat, jika di masa depan kita bertemu lagi mungkin kita ditakdirkan untuk itu" Ujar Leo sambil melambaikan tangannya yang mana keberadaannya semakin lama semakin menjauh dari Masamune.
Masamune yang melihat itu hanya bisa menghela nafasnya panjang panjang, "Hais, satu lagi jenius dalam pelatihan, bahkan tingkat pelatihannya lebih baik daripada aku yang dulunya dijuluki sebagai anak paling jenius tetapi dengan bakat dan binatang spiritual sampah" Ujarnya sebelum dia melanjutkan langkah kakinya.
.....
"Sial, Aku kehilangan jejak Guru, apakah Guru belok ke kanan atau ke kiri?" Ujar Leo ketika dia tiba di persimpangan jalan dan bingung harus menuju kemana untuk mengejar gurunya.
Setelah berpikir selama beberapa saat akhirnya Leo memutuskan untuk belok ke kiri padahal sebenarnya Ryan mengambil jalan ke kanan yang menuju langsung ke arena pertarungan para Hunter, sementara Leo yang berbelok ke kiri akan dibawa pergi menuju ke sebuah pasar yang menyediakan banyak barang-barang yang diperlukan oleh Hunter di masa itu.
…..
"Apakah aku salah jalan, jalan ini tidak seperti apa yang akan dipilih oleh Guru" Ujar Leo sambil mengedarkan pandangannya ke segala arah.
Leo berusaha mencari gurunya di tempat itu tapi seberapa keras dia mencari tetap saja Ryan tidak ada di sana, hanya ada suara bising antara penjual dan pembeli yang saling menawar harga dan Leo akui bahwa kekuatan spiritual yang ada di pasar itu jauh melebihi kekuatan spiritual yang ada di tempat lain.
"Tempat ini ada tempat yang sangat sesuai untuk berlatih, kekuatan spiritual yang tersebar di udara bahkan mampu membuat seseorang bisa melakukan pelatihan meskipun hanya berjalan-jalan saja" Ujar Leo sambil melihat sekitarnya hingga beberapa saat kemudian dia ditarik oleh seseorang dan memaksanya menghadap sebuah toko yang menjual beberapa potong besi dan batuan.
__ADS_1
"Adik yang disana bagaimana jika kau membeli salah satu bahan terbaik untuk membuat senjata spiritual, Jika kau membeli dalam jumlah yang besar maka aku bisa memberikan diskon sebesar 10% bagaimana?" Ujar seorang pedagang sambil menunjukkan angka 10 dengan jari tangannya.
Leo melihat apa yang dijual oleh orang itu tapi tidak menemukan sesuatu yang menarik perhatiannya, satu demi satu Leo perhatikan barang yang dijual oleh pedagang itu tapi tetap tidak menemukan apa yang dia inginkan.
"Paman apakah Paman tidak memiliki barang yang lebih baik, semua barang ini bahkan termasuk barang-barang biasa yang mudah ditemukan di mana-mana, dan paman menjualnya di sini dengan harga yang tinggi" Ujar Leo yang mana hal itu membuat pedagang yang melayaninya mengerutkan kening.
"Hei anak kecil, kau tahu apa mengenai barang ini, barang yang kujual adalah barang asli tidak mungkin aku memberikan barang palsu kepada para pelanggan ku" Ujar pria itu sambil menunjuk ke arah Leo sambil menaikkan nada suaranya yang mana hal itu menarik beberapa orang menatap ke arah mereka berdua.
"Paman lebih baik Paman mengakui apa yang telah Paman lakukan, jangan memancing sebuah masalah di tengah-tengah keramaian seperti ini paman!"
"Kalau Paman memaksa maka aku akan menunjukkan keasliannya kepada semua orang yang ada di sini bahwa Paman telah berbuat curang!" Ujar Leo kemudian dia mengambil sebuah batuan dan dengan kekuatan spiritual yang dialirkan di tangannya seketika batu itu meledak dan berubah menjadi kepingan-kepingan kecil.
Semua orang yang ada di sana hanya bisa menatap Leo dengan tatapannya tidak percaya, apa yang dilakukan oleh Leo sama saja dengan menghancurkan dagangan yang dimiliki oleh pedagang itu, tapi bagi beberapa Hunter yang memiliki kekuatan cukup besar di sana, mereka tahu apa yang dilakukan oleh Leo adalah salah satu metode yang biasa digunakan untuk mengetahui kualitas dari bahan baku senjata spiritual, tapi tidak pernah mereka sangka bahwa anak muda seperti Leo bisa tahu mengenai metode itu.
"Kau, apa yang kau lakukan? kau merusak barang dagangan milikku kau tahu!"Ujar pedagang itu sambil menunjuk ke arah Leo, Jika dia tidak dipegang oleh pedagang pedagang lain mungkin saat ini dia sudah memukuli Leo karena berani merusak barang dagangannya.
"Paman masih belum mengakui apa yang telah paman lakukan?" Ujar Leo kemudian dia menunjuk ke arah serpihan-serpihan batu yang barusan dihancurkan menjadi berkeping-keping.
__ADS_1
"Jika barangnya yang hancur tadi merupakan barang asli maka barang itu tidak akan hancur ketika dialiri oleh kekuatan spiritual dalam jumlah yang cukup besar, meskipun barang yang paman jual nampak seperti batuan asli untuk membuat senjata spiritual nyatanya semua itu hanyalah barang-barang palsu" Ujar Leo.
Bersamaan dengan itu Lili muncul dari cincin dimensi Leo dan masuk menelusuri satu demi satu batu yang dijual oleh pedagang itu, beberapa saat kemudian, Lili keluar dan membisikkan sesuatu di telinga Leo yang mana hal itu membuat Leo sangat terkejut.
"Paman, bagaimana jika paman memberikan batu ini padaku sebagai kompensasi, semua orang di sini tahu bahwa paman hampir menipuku, jika sampai berita ini terdengar oleh lembaga hukum mungkin Paman akan dimasukkan ke dalam penjara" Ujar Leo lantas mengambil sebuah batu yang besarnya menyamai bola sepak.
"Kau sudah menghancurkan dagangan milikku, dan sekarang kau meminta material pembuat senjata spiritual padaku apakah kau tidak waras ha!" pedagang itu berusaha melepaskan diri dari cengkraman pedagang pedagang lainnya tapi tidak bisa karena para pedagang lainnya mencengkeramnya dengan erat.
"Kau dengar, saat ini kau adalah orang yang salah karena berani menjual barang-barang palsu, jika anak ini tidak mengatakannya pada semua orang mungkin kebohonganmu akan terus berlanjut Dan kau akan terus merugikan banyak orang, beruntung anak ini tidak akan melaporkan kau Pada lembaga hukum, dan hanya mengambil material dari barang palsu saja, kau sampai marah seperti ini? sudahlah nak ambillah dan pergi dari sini!" ujar salah satu orang yang menahan pedagang itu agar tidak lepas kontrol dan menyerang Leo secara tiba-tiba.
"Kalau begitu terima kasih Paman aku akan membawa batu ini" Ujar Leo kemudian dia mengibaskan tangannya dan seketika batu yang sebelumnya berada di telapak tangan Leo lenyap tanpa sisa.
Apa yang dilakukan oleh Leo mengejutkan banyak orang bahkan para Hunter tingkat tinggi yang ada di sana terkejut atas apa yang baru saja dilakukan oleh Leo.
Mereka mungkin adalah seorang hunter tapi apa yang dilakukan oleh Leo berada diluar kemampuan para hunter-hunter yang pernah mereka temui, menghilangkan sebuah benda hanya dengan mengibaskan tangannya, hal itu belum pernah terdengar sebelumnya.
Mereka hanya menatap ke arah Leo sebelum pemuda itu pergi meninggalkan keributan yang dia buat.
__ADS_1