
"Leo kau sudah kembali, aku pikir kau masih berdiam diri di dalam kamar" Ujar Dinda yang mana saat ini dia dan Masamune tengah menikmati cemilan yang disediakan oleh pelayan kediaman Luan.
Leo tidak menjawab pertanyaan yang diajukan oleh Dinda, dia terus berjalan naik menuju ke lantai dua tepatnya menuju kamarnya sebelum menutup pintu kamarnya dengan sangat keras.
Kesedihan yang Leo alami kali ini bukanlah kesedihan biasa karena setelah bertahun tahun dia mengetahui bahwa dirinya memiliki seorang ayah dan kabar dari Jaya membuatnya hancur.
Ayahnya yang Leo pikir adalah orang terkuat di dunia telah dikalahkan oleh Organisasi Kegelapan yang menjadi kaki tangan dari para Orbion yang ingin menghancurkan bumi.
Di dalam kamarnya Leo hanya bisa duduk termenung memikirkan segala kemungkinan yang terjadi jika para Orbion tidak datang ke bumi, kedamaian di mana mana dan dia bisa hidup bahagia bersama dengan kedua orang tuanya.
Leo kemudian mengeluarkan tungku emas miliknya dan mulai meracik untuk menenangkan diri dari semua masalah yang dihadapi karena meracik pil seorang peracik harus tenang tanpa memikirkan sesuatu.
"Kalian berdua, sebenarnya apa yang terjadi dengan Leo, kenapa dia tidak seperti biasanya?" Tanya Dinda menatap ke arah Misari dan Lili yang masuk setelah Leo masuk ke dalam kamarnya.
Keduanya juga tampak murung sama seperti Leo tapi tidak seburuk kondisi Leo saat ini.
"Ada sesuatu yang terjadi dengan kakak dan kemungkinan kakak akan seperti itu selama beberapa hari" Ujar Lili menanggapi pertanyaan yang diajukan oleh Dinda kemudian dia mengambil tempat duduk di antara mereka bersama dengan Masamune.
"Sebenarnya apa yang terjadi, kenapa kalian diam saja, jika memiliki masalah kalian bisa menceritakannya pada kami" Ujar Masamune tapi keduanya tidak menjawab apa yang dikatakan oleh Masamune membuat Masamune dan Dinda semakin penasaran dengan apa yang terjadi.
__ADS_1
Blam….ledakan besar di kamar Leo diikuti oleh asap hitam yang keluar dari sela sela pintu kamarnya, ledakan itu terdengar cukup keras bahkan membuat semua orang yang ada di sana menolehkan kepalanya ke arah sumber suara termasuk para pelayan.
Blam…sekali lagi ledakan terjadi, kali ini ledakan yang terjadi lebih keras dibandingkan dengan sebelumnya dan asap yang semakin hitam menyusul asap hitam yang keluar sebelumnya.
Semua orang dibuat penasaran dengan apa yang dilakukan Oleh Leo tapi ketika mereka ingin mendekat Misari menyuruh mereka semua untuk tenang.
Dia mengatakan kakaknya saat ini berada dalam situasi yang tidak sangat sulit baginya dan tidak mudah bagi Leo untuk mengatur emosinya sendiri karena dia mengetahui bahwa ayahnya yang baru ia temui ternyata berada dalam masalah yang sangat besar.
"Mungkin ledakan itu adalah cara kakak untuk menenangkan dirinya dari semua masalah yang ada di pikirannya, kita biarkan saja kakak seperti itu, aku sangat yakin dia bisa kembali seperti sebelumnya" Ujar Lili menatap kamar Leo yang mana suara ledakan demi ledakan terjadi saling bersahutan satu sama lain.
"Bagaimana mungkin ada orang yang menenangkan diri dengan Ledakan" Guman Dinda menatap kamar Leo yang mana suara ledakan saling bersahutan satu sama lain.
Setiap harinya ribuan suara ledakan terjadi di dalam kamar Leo, dari semua bahan yang digunakan untuk meracik pil, hampir sepertiganya gagal karena Leo kehilangan konsentrasi ketika mengingat mengenai ayahnya.
Dia benar benar sulit menenangkan pikirannya, biasanya ketika Leo berada di tingkat ketenangan yang sangat tinggi dia bisa membuat pil yang menentang kehendak surga, tapi selama empat hari itu tidak ada satupun Guntur yang menyambar ke kamar Leo menandakan semua pil buatannya gagal mencapai tingkat yang tinggi.
"Sial, kenapa seperti ini lagi!"Ujar Leo beberapa saat setelah tungku pil yang digunakan meledak dan membuat asap hitam keluar dari sana.
Untuk kesekian kalinya Leo mengingat kata kata yang diucapkan oleh Jaya mengenai ayahnya dan hal itu benar benar tidak bisa membuat Leo merasa tenang.
__ADS_1
Begitu dia mengingat hal itu Leo segera kehilangan konsentrasi hingga menciptakan ledakan ledakan yang terjadi berurutan dalam proses pembuatan pil.
"Apakah kau ada masalah? Tidak biasanya kau terlihat gelisah seperti ini" Ujar Fitri yang mana tanpa Leo rasaka keberadaanya wanita paruh baya itu telah berada di ruangan Leo yang sudah hitam karena ledakan pil yang tidak ada habisnya.
"Ibu, aku tidak ada masalah"
"Jangan berbohong pada ibu Leo, Lili mengatakan bahwa kau terus terusan mengurung diri di kamarmu dan tidak pernah menyentuh makanan yang disiapkan untukmu, kau juga meledakkan sesuatu selama tiga hari tiga malam di dalam kamarmu, sebenarnya apa yang kau pikirkan?" Tanya Fitri menatap ke arah Leo sambil mengusap tungku emas yang kini sudah berubah warna menjadi hitam legam.
"Benar ibu, aku tidak memiliki masalah apapun, mungkin Lili hanya mengkhawatirkan aku yang mengurung diri di dalam kamar selama beberapa hari terakhir ini" Ujar Leo dengan senyuman yang terlihat dipaksakan.
"Ibu berharap kau tidak memikirkan mengenai ayahmu, saat ini aliran Legendaris tengah mengupayakan untuk mencari informasi mengenai ayahmu, kami mendapatkan laporan dari Jaya mengenai kondisi yang dialami oleh Ayahmu jadi kami akan mulai bertindak" Ujar Fitri menjelaskan membuat Leo menatap ke arah ibunya tidak percaya.
"Kenapa kau menatap ibu seolah olah kau tidak percaya dengan apa yang ibu katakan, ibu benar benar menggerakkan aliran legendaris untuk menolong ayahmu, apakah kau tidak mempercayai ibu lagi?"
"Bukan itu ibu, aku hanya tidak percaya bahwa ibu akan membantu ayah, yang aku tahu hubungan kalian berdua tidak terlalu baik" Ujar Leo yang mana kata kata dari Leo membuat Fitri menghela nafas panjang.
Sepertinya dia telah memberikan pengaruh buruk pada anaknya dengan memperlihatkan keretakan keluarga kecil mereka, andai saja Fitri mengetahui semua sejak awal pasti dia tidak akan membenci Satria seperti apa yang dia lakukan sebelumnya.
Setelah Fitri mendapatkan cerita dari Leo sebelumnya mengenai serangan yang Orbion lakukan dan banyak hal lainnya yang tidak diketahui oleh aliran Legendaris, dia segera menyampaikan nya pada semua petinggi aliran legendaris dan mereka segera mengadakan rapat dan penyelidikan.
__ADS_1
Memang benar bahwa ada beberapa teknologi yang beredar secara ilegal tanpa ada alasan yang jelas dan semua itu menguatkan kecurigaan mereka terhadap para ilmuwan yang berkhianat dan Orbion yang menyamar menjadi manusia karena beberapa kali mereka mendapatkan kasus pembunuhan yang dilatar belakangi belakangi teknologi dan serangan yang terdapat pada tubuh korban bukan berasal dari kekuatan spiritual.