ORBION HUNTER : Harapan Dan Cahaya

ORBION HUNTER : Harapan Dan Cahaya
Masalah Yang diberikan Oleh Misari


__ADS_3

Seluruh peserta yang mengikuti ujian masuk ke Akademi Naga Timur setidaknya mencapai 2000 orang dan Leo adalah salah satu dari 2000 orang itu.


Untuk kuota yang disediakan sendiri hanya 250 orang yang diterima di akademi Naga Timur dan artinya tantangan yang harus dilewati oleh Leo benar-benar sebuah persaingan yang sangat ketat dan berat.


Bagaimanapun setidaknya dia harus menyingkirkan 1750 orang agar bisa masuk ke dalam salah satu kuota yang disediakan oleh akademi.


Leo cukup yakin dengan kepintarannya dan kemampuan bela dirinya setidaknya dia bisa mendapatkan lebih dari 50 poin, tapi untuk kekuatan spiritual, mungkin Leo hanya bisa mempersiapkan diri untuk kemungkinan terburuk yang bisa saja terjadi.


"Ujian tingkat pertama akan dimulai 10 menit lagi, lebih baik aku melatih auraku agar orang-orang seperti Misari tidak bermunculan dan terus menggangguku" setelah mengatakan hal itu Leo kemudian meletakkan kedua tangannya di depan dadanya.


Tangan kanannya berada di bawah tangan kiri dan tangan kiri Leo berada di atas tangan kanan, Leo membentuk sebuah sinkronisasi antara dua hukum yang saling berkaitan satu sama lain.


Hukum langit dan bumi, kedua hukum itu membentuk beberapa ruang khusus di kedua tangan Leo dan menghisap hampir semua aura yang keluar dari tubuh Leo dan menyamarkannya.


Bersamaan dengan itu di dekat jantung Leo sebuah ruang khusus mulai tercipta yang mana ruang khusus itu menampung semua aura yang Leo serap dan dengan ruang penyimpanan itu Leo bisa mengeluarkannya auranya sesuka hati.


Tubuh Leo diselimuti aura spiritual berwarna biru yang mana setiap orang yang telah menembus tingkatan pemerintahan tubuh bintang 1 bisa melihat aura yang keluar dari tubuh Leo.


Sementara bagi orang-orang yang belum menembus tingkat itu tidak terganggu sedikitpun dengan apa yang Leo lakukan saat ini.


"Hei, lihat dia datang" 


"Itu adalah Nona Misari, apakah orang dengan latar belakang sepertinya masih membutuhkan ujian untuk masuk, aku pernah mendengar dari salah seorang temanku, dia mengatakan bahwa meskipun Nona Misari baru mencapai pemurnian tubuh bintang 1 dia sudah bisa menandingi orang yang berada di tingkat pemerintahan tubuh bintang 2"

__ADS_1


"Aku belum pernah mendengar mengenai hal ini bisa ceritakan padaku cerita lengkapnya" Ujar beberapa orang sambil menatap ke arah Misari yang tengah berjalan menuju kerumunan mereka.


Ketika Misari berjalan melewati Leo, wanita itu membuang wajahnya jauh jauh seolah tidak ingin melihat Leo karena apa yang baru saja dia lakukan di depan akademi.


Bahkan jika dia diberikan kesempatan dia ingin bertarung dan memberikan pelajaran pada pemuda itu karena berani menantangnya.


"Tuan Dony, dia berada di sini?" Teriakan salah seorang peserta ujian membuat semua orang menolehkan kepalanya ke arah sumber suara.


Begitu mereka menoleh, mereka menemukan seorang pemuda yang tampak berusia sedikit lebih tua dibandingkan dengan Misari berjalan ke arah kerumunan peserta yang lain.


Aura kekuatan yang cukup besar meledak dari tubuh pemuda itu dan seketika membuat Leo terpaksa membuka matanya dan menatap ke arah pemuda yang baru datang itu.


"Dia berada di tingkat pemurnian tubuh bintang 3, dengan kekuatannya saat ini dia bisa menyiapkan satu kursi untuknya di akademi ini" Ujar Leo sambil menatap ke arah pemuda itu dari atas sampai bawah.


"Misari, akhirnya aku menemukanmu" Ujar Dony dengan senyuman manis di wajahnya, tangan kanannya merogoh sebuah kotak yang berisi cincin dari kantongnya dan berniat memberikan cincin itu pada wanita yang ada di depannya saat ini.


"Kak Dony lama tidak bertemu, sepertinya bakat kakak mengalami peningkatan setelah terakhir kali kita bertemu empat bulan yang lalu"


"Haha ini bukan apa apa, tapi aku turut senang dengan kemampuanmu yang sudah mencapai tingkatan pemurnian tubuh bintang 1, padahal baru empat bulan kau merayakan ulang tahun" Ujar Dony kemudian dia mengeluarkan kotak itu dan membukanya di hadapan Misari.


"Misari, sebenarnya ada yang ingin aku katakan padamu, selama ini aku telah menyimpan perasaan yang begitu dalam terhadapmu jadi maukah kau menjadi kekasihku!" ujar Dony yang mana dia segera membuka kotak cincinnya dan menunjukkannya pada Misari, hal itu membuat hampir semua orang terkejut.


Di hari pertama sekolah ada kejadian yang begitu besar dimana seorang kuda hitam dari acara pemilihan murid menyatakan cinta pada calon peserta yang memiliki latar belakang paling mengerikan dalam pemilihan murid kali ini.

__ADS_1


Hanya dua kata yang bisa dikatakan oleh semua orang yang ada di sana mengenai Dony yaitu nekat dan berani.


Mendapatkan pernyataan cinta yang mendadak seperti itu membuat Misari kebingungan, dia bisa melihat semua mata yang ada di tempat itu tertuju ke arahnya, mereka menunggu jawaban yang akan diberikan olehnya mengenai pernyataan cinta yang diutarakan oleh Dony.


Misari menolehkan kepalanya ke segala arah kemudian dia tersenyum simpul dan kembali memfokuskan pandangannya ke arah Dony.


"Maaf kak Dony aku tidak bisa membalas perasaanmu, aku sudah memiliki kekasih yang menyatakan perasaannya padaku dan dia mengatakan aku adalah miliknya satu satunya di dunia ini" Ujar Misari sambil menundukkan kepalanya.


"Kau sudah memiliki kekasih siapa itu, Aku ingin bertemu dengannya" Ujar Dony dengan panik kemudian Misari mengalihkan pandangannya ke arah Leo.


Tangan kanannya mulai bergerak dan menunjuk ke arah Leo yang mana hal itu membuat semua orang yang ada disana terkejut.


Bahkan Leo yang menjadi pelarian Misari dari pernyataan cinta yang diajukan oleh Dony sebelumnya juga tersentak kaget dengan apa yang dikatakan oleh wanita itu.


"Apa! "Hampir semua orang yang di dalam ruangan itu mengatakan hal yang sama.


Mereka tidak percaya bahwa anak seperti Leo mampu meluluhkan hati seorang Misari, wanita yang sangat mengerikan baik dari latar belakang maupun kekuatan ekonomi miliknya.


Meskipun apa yang terjadi tidak seperti apa yang terdengar tapi satu ucapan dari Misari membuat sebuah kegemparan besar yang akan terus berlanjut di akademi dan masalah masalah besar akan terus menghampiri Leo setelah apa yang dikatakan oleh wanita itu.


"Wanita ini, berniat menjadikan aku sebagai perisai dari kemarahan orang ini, lihat saja aku tidak akan melepaskanmu!" Batin Leo sambil menatap ke arah Misari dengan tatapan kesal sementara wanita itu meledek Leo dengan menarik kelopak matanya.


"Siapa suruh kau mencari masalah denganku, kau harus merasakan akibatnya" Batin Misari, di dalam hatinya dia cukup senang karena tahu bahwa Leo akan tertimpa masalah setelah semua ini semua.

__ADS_1


__ADS_2