ORBION HUNTER : Harapan Dan Cahaya

ORBION HUNTER : Harapan Dan Cahaya
Siapa Pemuda Yang Menghentikan Leo?


__ADS_3

Ujian kedua telah dilaksanakan dan kejadian demi kejadian yang mengejutkan terus bermunculan dalam ujian kali ini, ada beberapa hal yang menarik perhatian mulai dari bakat sampai dengan kejadian kejadian tidak terduga.


Tapi bagi sebagian besar guru yang ada di akademi Naga Timur, kejadian paling besar dan paling tidak bisa di duga adalah bakat milik Leo yang memiliki dua binatang spiritual serta kecepatan latihan yang lebih cepat dibandingkan dengan anak anak seusianya.


"Kalian semua telah melaksanakan ujian tahap kedua, sekarang kalian bisa pergi menuju ke arena untuk melakukan ujian tahap ketiga!" Ujar panitia pengawas yang mengawasi ujian sebelumnya kemudian dia melangkah pergi dari sana.


Sepeninggalan pengawas itu, beberapa calon murid segera pergi menuju ke arena yang dimaksud, sementara itu saat ini beberapa pemuda dari kalangan atas yang dipimpin oleh Yuda berjalan mendekati Leo dengan ekspresi yang sangat kesal.


"Hai kau, jangan harap kau menang setelah membuat kejutan yang sangat besar, bagaimanapun kau hanya memiliki satu cahaya spiritual, itu artinya bakatmu hanya dibatasi sampai tahap pemurnian tubuh!" Ujar Yudi yang mana tanpa adanya angin maupun hujan dia melancarkan sebuah protes tidak jelas pada Leo.


"Jika kau masih bisa berpikir, lebih baik kau mengundurkan diri dan pergi dari akademi Naga Timur untuk selamanya, kau disini juga tidak akan mungkin bisa berkembang" Ujar anak lain dari kalangan atas diikuti tawa dan ejekan.


Mendengar semua itu tidak membuat Leo tersinggung sama sekali, justru sebaliknya Leo ingin membalas perlakuan mereka padanya, jika mereka bisa merendahkan orang lain maka Leo berpikir merendahkan mereka tidak ada salahnya.


"Kalian tahu, otak itu sangat penting bagi manusia, tapi sayangnya kalian semua tidak memiliki otak untuk digunakan, sudahlah aku malas meladeni orang-orang yang tidak memiliki otak seperti kalian" Ujar Leo mengibas-ngibaskan tangannya kemudian dia pergi meninggalkan mereka yang nampak sangat kesal.


Leo mengatakan bahwa, mereka yang merupakan anak-anak dari keluarga kalangan atas tidak memiliki otak bukan tanpa alasan, memang orang-orang dari kalangan atas tidak memiliki pikiran dan entah bagaimana mereka berpikir selama ini.


Jelas-jelas mereka tahu bahwa Leo lebih kuat dibandingkan dengan mereka, dan meskipun cahaya spiritual yang dimiliki oleh Leo hanya satu, Leo memiliki dua binatang spiritual yang berada di tingkatan Fantasi, dengan fakta ini saja sudah membuktikan bahwa Leo bukanlah anak biasa karena dia memiliki dua binatang spiritual, memiliki dua binatang spiritual adalah hal yang sangat langka jauh lebih langka dibandingkan dengan memiliki 10 Cahaya spiritual.


"Kau, kau tahu aku adalah…"

__ADS_1


"Adalah apa, bisakah kau memberitahuku? Aku peringatkan kau, di akademi Naga Timur semua orang memiliki derajat yang sama,.meskipun mereka dari masyarakat kalangan bawah asalkan mereka memiliki bakat mereka jauh lebih berharga daripada kalian semua!"Ujar Misari yang seketika muncul di depan Leo.


"Maksud kami bukan begitu tapi.."


"Tapi apa? Kau pergi atau aku akan melaporkan tindakan kalian kepada para pengawas ujian!" ujar Misari mencoba mengusir mereka dan tanpa bisa melakukan apapun, anak anak yang mencoba mencari masalah dengan Leo pergi membubarkan diri setelah dihalangi Misari.


Leo yang mendengar hal itu cukup terkejut karena sebelumnya wanita yang berdiri di depannya sangat senang mencari masalah dengannya, tapi tiba-tiba di depan mata kepalanya sendiri wanita itu datang membelanya ketika dia di bully oleh beberapa anak dari kalangan atas.


"Fiks, wanita ini benar benar aneh, aku tidak peduli dengan apa yang akan dikatakan oleh kak Putri nantinya tapi dilihat dari manapun anak ini memiliki kepribadian ganda, yang satu baik seperti malaikat dan yang satu kejam seperti iblis" Batin Leo kemudian dia berbalik meninggalkan Misari di tempat itu tanpa memperdulikannya.


"Bagaimana? Apakah kau baik baik.." ketika Misari menoleh ke tempat berdirinya Leo sebelumnya dia tidak menemukan apapun yang mana membuatnya sangat kesal.


Tangannya benar benar telah mengepal dengan erat ketika dia memikirkan mengenai wajah Leo yang begitu memuakkan.


Misari pergi dengan langkah yang berat seperti seorang anak kecil yang sedang marah kepada orang tuanya ketika tidak diberikan permen.


….


"Kau yang disana, kemarilah!" Sebuah suara terdengar di telinga Leo dan ketika dia menolehkan kepalanya ke sumber suara, dia menemukan seorang pemuda dengan pakaian khas pengajar memanggilnya sambil bersandar di dinding sebuah bangunan.


Karena tidak ada hal mendesak yang harus dilakukan oleh Leo saat ini, akhirnya Leo memutuskan untuk menghampiri pemuda itu dan bertanya kenapa dia memanggilnya sementara dia tidak mengenal orang itu sama sekali.

__ADS_1


"Kakak memanggilku?"Tanya Leo sambil menunjuk dirinya sendiri dan mencoba memastikan apakah benar dirinya yang dipanggil oleh pemuda itu.


"Benar, kau adalah Leo Wahyuda bukan, anak dengan dua binatang spiritual Fantasi, aku melihat apa yang ada di dalam tubuhmu tidak biasa dan aku bisa merasakan binatang spiritual milikmu juga tidak kalah luar biasanya" Ujar pemuda itu sambil meletakkan tangannya di balik punggungnya dan berjalan mengitari Leo dengan penuh selidik.


"Kalau kau tidak keberatan kau bisa menunjukkan dua binatang spiritual milikmu padaku, aku ingin memeriksanya" Ujar Pemuda itu sambil mengulurkan tangannya di depan Leo.


Sebenernya Leo sedikit ragu untuk menunjukkan 2 binatang spiritual miliknya tetapi karena pemuda yang berdiri di depannya saat ini tidak terpancar niat yang buruk akhirnya Leo memutuskan untuk menunjukkan 2 binatang spiritual miliknya kepada pemuda di depannya.


Leo mengalirkan kekuatan spiritual ke kedua tangannya dan seketika, seekor Ular berwarna biru dengan sebuah permata giok di dahinya muncul di tangan kanan Leo dan melilit tangan kanan anak itu.


Sementara seekor Elang dengan tubuh yang diselimuti oleh kobaran api dan setiap kali bulu Elang itu lepas, maka bulu lainnya akan tumbuh dengan sangat cepat bertengger di bahu kiri Leo.


"Bagus bagus, aku ingin memeriksanya sebentar apakah boleh?" 


"Tentu saja boleh kak, kakak bisa memeriksanya semau kakak" Ujar Leo sambil menyodorkan dua binatang spiritual itu di hadapan pemuda itu.


Pertama kali yang dilakukan oleh pemuda itu adalah memeriksa Burung Elang Berapi yang bertengger di bahu kiri Leo, pada awalnya pemuda itu tampak biasa biasa saja, tapi setelah beberapa saat mengamati, ekspresinya menunjukkan sebuah perubahan besar.


Begitupun ketika dia mengawasi Ular Giok di tangan kanan Leo, ekspresi yang ditunjukkan oleh pemuda itu semakin tidak enak dipandang dibandingkan dengan sebelumnya.


"Hais, Leo, kau harus ingat saran yang aku berikan, jangan menunjukkan kedua binatang spiritual ini sekaligus pada orang lain, kau bisa menunjukkan salah satu dari keduanya, jika kau menunjukkan keduanya mungkin sebuah masalah akan terjadi, aku tidak memaksamu tapi aku menyarankan kau menyimpan binatang Spiritual Ular Giok milikmu karena dia akan selalu membawa masalah bagi burung Elang Berapi Milikmu" Ujar pemuda itu yang mana hal itu membuat Leo kebingungan.

__ADS_1


Dia baru pertama kali bertemu dengan pemuda itu tapi kenapa pemuda itu tiba tiba memintanya untuk menahan kekuatan Ular Giok Miliknya, dia berniat bertanya, tapi pemuda itu segera memotong apa yang akan dikatakan oleh Leo.


__ADS_2