
[Maaf karena kemarin author agak mengantuk jadi banyak kata kata yang kurang enak dibaca, sekedar memberitahu bahwa dua bab kemarin sudah di perbaiki, terimakasih yang selalu membaca karya Author dan memberikan Likenya.]
Setelah keluar dari tempat pelelangan, Leo bisa melihat mawar yang menghitung beberapa uang hasil pendapatannya setelah membawakan acara pelelangan.
Meskipun tidak banyak dan hanya beberapa lembar ratusan ribu, tapi bagi Mawar uang itu sudah cukup banyak dan sudah bisa memenuhi kebutuhannya selama berhari hari.
Setelah melepaskan jubah yang dikenakan untuk menutupi identitas dan memasukkannya ke dalam cincin penyimpanan, Leo lantas berjalan menghampiri mawar untuk menyapanya.
"Bagaimana keadaanmu sekarang, apakah merasa lebih baik?"Tanya Leo pada Mawar yang membuat wanita itu menolehkan kepalanya ke arah Leo.
"Tuan Leo, ternyata anda, maaf sebelumnya karena tidak mempercayai bahkan mencurigai Tuan Leo, berkat pil yang Tuan berikan, luka bakar yang selalu menggangguku akhirnya bisa aku tangani" Ujar Mawar menjelaskan sambil menyingkap poni yang menutupi wajahnya dengan tangan kanannya sementara kaki kirinya terus berputar putar.
"Kau tidak perlu memanggilku tuan, aku hanya berbeda beberapa tahun darimu" Ujar Leo kemudian dia mengajar Mawar untuk makan siang bersama karena kebetulan hari sudah siang dan waktu untuk makan siang sudah tiba.
Leo membawa mawar pergi ke sebuah restoran yang sangat mewah dan ketika keduanya berniat Masuk, Leo segera dihentikan oleh petugas jaga karena pakaian yang dia kenakan sangat biasa.
Berbeda dengan Mawar yang mengenakan gaun indah dari pelelangan, Leo saat ini mengenakan kaos biasa serta celana pensil yang mana sudah sangat lusuh.
"Maaf tuan dan Nona, sebelum masuk kami mengharapkan Tuan mengerti bahwa restoran ini adalah tempat orang-orang terhormat, jadi kalau bisa tuan Mengganti pakaian tuan dengan baju yang lebih layak"
__ADS_1
"Maaf tuan, bukan maksud kami untuk mengusir kalian, tapi kami ingin menciptakan kenyamanan bagi para pelanggan kami"
Ujar dua penjaga secara bergantian dan Leo bisa memaklumi hal itu, memang salahnya mengenakan pakaian yang begitu lusuh, dia memiliki banyak uang lalu kenapa dia tidak membeli semua kebutuhannya.
"Tidak masalah, kalau begitu aku permisi" Ujar Leo diikuti oleh mawar di belakangnya.
"Kak Leo, kita akan pergi kemana?" Tanya Mawar menatap ke arah Leo.
"Karena aku tidak bisa mentraktirmu makan di restoran itu, maka aku akan mengajakmu berbelanja di mall dekat sini!" Ujar Leo.
….
"Ini, ini, ini dan ini" Leo menuju barang-barang yang dia inginkan tanpa ragu sedikitpun, petugas penjaga toko yang melayani Leo sampai-sampai dibuat bingung dengan apa yang dipilih olehnya.
Setelah dirasa cukup barulah Leo menghentikan semua tindakan dan bertanya mengenai harga dari semua barang yang barusan dibeli.
"Berapa total semua ini, aku akan membayarnya" Ujar Leo yang mana hal itu membuat sang kasir kewalahan karena harus mencatat setiap pesanan yang dilakukan oleh Leo.
Setelah 5 menit berlalu sang kasir selesai menghitung semua belanjaan yang dibeli oleh Leo, dan harga dari belanjaan yang sangat tidak wajar untuk anak seusianya.
__ADS_1
Leo menghabiskan 30 juta rupiah untuk membeli semua pakaian dan segala keperluannya, hal itu membuat kasir menjadi kebingungan apakah Leo akan membayar semua belanjaannya ataukah anak itu sedang mempermainkannya karena dari pakaian yang dikenakan oleh Leo nampak bahwa anak itu bukanlah anak orang kaya maupun dari kalangan terhormat.
Tapi setelah setumpuk uang dikeluarkan dari cincin penyimpanannya dan diletakkan di depan sang kasir, barulah kasir menyadari bahwa Leo bukanlah orang biasa bahkan untuk anak seusianya membelanjakan uang sebesar itu sudah membuktikan bahwa latar belakang anak yang ada di depannya ini sangat besar meskipun pakaian yang dikenakan saat ini sangat lusuh.
"Aku sudah selesai dengan belanjaanku bagaimana denganmu Mawar" Tanya Leo dan dia menemukan mawar menatap ke arahnya dengan satu pakaian yang ada di tangannya.
Mawar hampir tidak percaya dengan apa yang dia lihat, selama ini yang dia tahu, wanita adalah orang yang sangat mengerikan dalam berbelanja tapi ternyata dugaannya salah, Leo bahkan lebih mengerikan dari wanita jika dia berbelanja.
….
"Aku tidak menyangka orang ini akan berbelanja dengan sangat ganas, bahkan dia mengejutkan semua orang dengan menghilangkan semua baju dengan satu kibasan tangan" Mawar Menatap ke arah Leo dengan tatapan tidak percaya.
Ketika berbelanja dan sudah membayar semua barang belanjaannya, Leo hanya mengibaskan tangannya dan seketika semua barang belanjaan Leo hilang begitu saja.
Bahkan kasir yang melayani mereka sangat terkejut sampai sampai pembeli yang ada di toko yang sama dengan Leo berlari ketakutan seolah melihat monster.
Jika saja kasir yang melayani Leo tidak melihat uang yang Leo letakkan di atas mejanya, maka dia akan jatuh pingsan karena kejadian barusan.
Dia tidak bisa jatuh pingsan sebelum menyimpan semua uang yang dibayarkan oleh Leo karena jika sampai uang itu hilang, maka dia akan dipecat oleh atasannya.
__ADS_1
"Kak Leo, terimakasih untuk semua ini, setelah ini apa yang akan kita lakukan?"tanya Mawar menatap ke arah Leo, pipinya saat ini merona merah antara malu dan takut apa yang dia katakan menyinggung Leo hingga membuatnya marah dan tidak mau bertemu dengannya lagi.
"Memang apa lagi yang akan kita lakukan, tentu kita akan kembali ke restoran itu dan makan" Ujar Leo dengan penuh percaya diri sebelum dia pergi Mengganti pakaiannya dengan pakaian yang lebih baik.