
Wush….senjata spiritual yang ada di kedua tangan serta binatang spiritual yang Leo keluarkan menghilang setelah orang orang dari Organisasi Kegelapan mundur begitu melihat kemunculan Viktor.
Rasa sakit yang Leo rasakan saat ini bukan hanya di dalam hatinya tapi di seluruh tubuhnya dengan luka luka yang memenuhi seluruh bagian tubuhnya dan darah yang mengalir dari berbagai sudut.
Bahkan pakaian yang dikenakan oleh Leo lebih mirip pakaian yang dikenakan oleh mayat hidup dengan bercak bercak noda dan lubang lubang yang menghiasi seluruh permukaannya serta warna yang penuh dengan darah.
Setelah Viktor datang, beberapa saat kemudian yang lainnya datang menyusul dan begitu melihat kondisi tubuh Leo, Lili segera melompat ke arah Leo bersama dengan Misari dan memeluk tubuh Leo diikuti tangis air mata yang pecah.
"Hua….kakak"
"Leo, kau harus bertahan, kau memiliki sebuah janji untuk menikahi ku, jika kau mati maka aku tidak akan memaafkanmu di seluruh kehidupanku selanjutnya"
"Kakak, jangan pergi, aku tidak ingin hidup sendirian lagi"
Baik Misari maupun Lili menangis dengan sangat keras sambil memeluk tubuh Leo membuat Leo tersenyum sedikit lebih cerah dibandingkan dengan sebelumnya.
Ya, meskipun dia telah mendapatkan kabar mengenai kematian ibunya, setidaknya Leo masih memiliki banyak orang yang mencintainya yang bisa disebut sebagai keluarga.
__ADS_1
Meskipun Leo kehilangan ibunya, dia masih bisa mengharapkan orang lain sebagai orang yang bisa menuntunnya menuju jalan yang benar meskipun Leo yakin bahwa ibunya lebih baik dibandingkan dengan siapapun.
"Aku tidak pergi kemanapun, kalian tidak perlu khawatir, hanya luka kecil tidak terlalu menyakitkan bagiku" Ujar Leo sambil tersenyum menatap Lili dan Misari secara bergantian.
Padahal kenyataannya saat ini Leo tidak bisa menggerakkan seluruh tubuhnya dan dia tidak yakin meskipun bisa membuat pil regenerasi, dirinya masih bisa menggunakan mata kirinya karena mata Kiri Leo telah hancur akibat sebuah serangan yang sangat parah bahkan Leo merasa semua syaraf yang ada di mata kirinya turut dihancurkan dengan serangan pedang yang dilakukan oleh Organisasi kegelapan padanya.
"Leo, apakah kau benar benar baik baik saja?" Sebuah suara mengejutkan Leo yang mana ketika Leo menolehkan kepalanya dia menemukan Ryan dengan tubuh bagian bawah menghitam tengah digendong oleh Masamune dengan tas besar di belakang punggungnya.
"Guru, apa yang terjadi pada guru, kenapa bisa sampai seperti ini?" Tanya Leo berusaha untuk bangkit tapi setiap kali Leo berusaha untuk bangkit, rasa sakit yang dia rasakan semakin membuatnya tersiksa dan akhirnya Leo kembali ke kondisi semulanya.
"Apakah aku mengajarkanmu untuk menjawab pertanyaan dengan pertanyaan, hais sudahlah,sepertinya kau baik baik saja jadi aku akan langsung pada intinya saja" Ujar Ryan kemudian dia mulai menceritakan mengenai kejadian yang menimpanya dimana Organisasi Kegelapan dan pasukan Orbion dengan jumlah besar datang menyergap ia beserta ayah Leo dan satu rekan mereka.
Mendengar hal itu, meskipun begitu menyakitkan Leo tetap mengepalkan tangannya dengan erat, sebuah dendam yang sangat besar terukir di dalam hati Leo atas apa yang dilakukan oleh Orbion itu pada ayahnya.
"Maaf tuan Leo, kami juga ingin menyampaikan sesuatu pada anda" Ujar Diki, meskipun dia tahu bahwa Leo sudah sangat berat menerima keadaan ayahnya tapi baginya Leo harus tahu kejadian yang menimpa ibunya.
"Kalian ingin mengatakan bahwa ibuku gugur dalam suatu tugas bukan, bagaimana bisa dia gugur di tugas itu dan siapa yang telah menghabisinya, aku ingin mendengar semua yang kalian tau" Ujar Leo menatap ke arah Diki, meskipun semua orang tahu Leo saat ini mencoba menahan rasa perih di hatinya tapi Diki merasa menyembunyikan semua kebenaran kepada seseorang akan percuma karena cepat atau lambat kebenaran itu akan terbongkar.
__ADS_1
Lebih baik kebenaran itu diungkapkan sebelum semuanya terlambat dan sebelum kebenaran itu hilang dari dunia untuk selamanya.
"Pemimpin Gugur ketika kami semua mengepung markas dari Organisasi Kegelapan, mereka menjebak kami semua dan saat ini aliran Legendaris kalah jumlah kekuatan dari pihak musuh, lantas pemimpin menggunakan seluruh kekuatan yang dia miliki untuk menghabisi semua lawan yang dia hadapi meskipun dia terluka dan terkena racun dirinya tetap terlihat sangat berani di Medan pertempuran kala itu, dia menerjang lawan yang dia hadapi tanpa rasa takut dan dia melawan ribuan musuh yang menghalangi jalan kami semua hingga akhirnya dia menutup matanya untuk selamanya setelah mengorbankan dirinya untuk kami" Ujar Diki, setelah dia mengatakan hal itu air mata benar benar tidak bisa dia tahan dan mengalir menuju ke dahinya sebelum butiran butiran air mata berjatuhan.
Leo yang mendengar hal itu lagi lagi dibuat marah karena semua insiden yang menimpa keluarganya di akibatkan oleh organisasi yang sama yang memihak pada Orbion.
"Aku akan menghabisi Orbion itu tapi sebelum itu besok aku harus hadir di kompetisi" Ujar Leo berusaha bangkit tapi luka yang dia dapatkan menghalangi dirinya untuk bangkit.
"Kakak, jangan memaksakan dirimu"
"Leo, kau tidak perlu hadir dalam kompetisi itu, apapun yang kau inginkan dari kompetisi itu aku akan berusaha mendapatkannya untukmu" Ujar Misari tak kuasa melihat Leo dan memeluknya dengan erat.
"Pemimpin juga memberikan pesan kepada kami bahwa tuan Leo harus baik baik saja dan kami harus bisa menjaga anda, dia juga meminta maaf karena tidak bisa menemui kalian semua dan mengucapkan salam perpisahan" Ujar Viktor menambahkan membuat semua orang menatap ke arah Leo karena semua keputusan tergantung pada Leo.
"Mungkin aku akan merepotkanmu untuk mendapatkan juara pertama Misari, karena hadiah untuk juara pertama tidak boleh jatuh ke tangan yang salah atau bencana besar akan terjadi" Ujar Leo menatap ke arah Misari meskipun air matanya menetes keluar, Leo berusaha agar tidak mengeluarkan suara tangisannya.
"Pasti, aku pasti akan mendapatkan hadiah pertama, jika aku tidak yakin dengan diriku sendiri maka besok aku akan merebutnya dari pihak panitia karena besok hadiah kompetisi akan ditujukan kepada seluruh penonton" Ujar Misari sambil mengusap air mata Leo.
__ADS_1
"Leo, bisakah aku mengatakan sesuatu pada kalian?" Tanya Masamune yang mana setelahnya dia mendapat tatapan dari semua orang yang ada di sana "Aku tidak berharap hal ini terjadi tapi sekilas aku melihat satu wajah dari orang yang menyerangmu barusan, dia adalah salah satu penjaga yang menjaga ketertiban kota Lamongan" Ujarnya yang mana hal itu menambah kejutan kejutan dan kepanikan bagi semua pihak.