ORBION HUNTER : Harapan Dan Cahaya

ORBION HUNTER : Harapan Dan Cahaya
Sosok Roy Mulai Berubah


__ADS_3

"Sejak kapan dia menjadi seorang saint, bahkan aura yang keluar dari tubuhnya lebih mendominasi dibandingkan dengan orang yang ada di ruang VIP disana"


Dinda tidak bisa menutupi rasa terkejutnya ketika dia merasakan aura kuat yang keluar dari tubuh Leo, aura seorang Saint yang begitu mengetikan.


Meskipun Dinda sering merasakan tekanan aura yang sama dari Satria, tapi aura yang diberikan oleh Leo terasa lebih berat dibandingkan dengan tekanan yang diberikan oleh ayahnya.


Dinda merasa bahwa dirinya dan Leo sudah terpaut jarak yang sangat jauh satu sama lain, dia memang bisa disebut sebagai jenius dengan tingkatan pelatihan yang dia miliki saat ini tapi jika dibandingkan dengan Leo, mungkin dia adalah sampah yang gagal.


"Dinda, Masamune, Lili, dengarkan apa yang aku katakan" 


Ketika Dinda masih sibuk dengan pikirannya dan rasa terkejutnya yang belum terobati, dia mendengar Leo berbicara kepadanya sehingga dia menolehkan kepalanya ke segala arah tapi dia tidak menemukan Leo di dekatnya.


Pemuda itu masih berada di atas arena kompetisi dengan tombak Guntur yang mengeluarkan kilatan kilatan petir tanpa batas.


"Kalian bertiga waspadalah dengan orang orang yang menyimpan kain merah, mereka adalah orang orang dari organisasi kegelapan" Setelah Leo mengatakan hal itu, Masamune, Dinda dan Lili sangat terkejut karena mereka tidak menyadari hal itu, tapi jika dilihat secara seksama memang beberapa tamu yang hadir membawa kain merah dan semuanya adalah seorang Hunter.


"Beritahu Hunter yang lain mengenai masalah ini dan pastikan orang yang kalian beritahu bukanlah seorang penghianat, aku akan mengurus yang disini"


Kata kata Leo berhenti setelah dia mengatakan hal itu, tanpa banyak berpikir baik Masamune Dinda dan Lili pergi berpencar untuk memberitahukan mengenai apa yang Leo katakan sebelumnya kepada beberapa Hunter yang mereka temui, tentu setelah memastikan di tubuh mereka tidak ada kain berwarna merah.


"Aku harap tuan Viktor dan yang lainnya bisa menyadari kejanggalan ini karena telepati yang aku gunakan hanya bisa berguna pada jarak tertentu" 


Leo membatin sambil memejamkan matanya sejenak kemudian dia kembali mengalihkan perhatiannya ke arah ruang VIP.

__ADS_1


"Hai pengecut yang ada di sana, jika kau tidak segera turun maka rencana yang kalian susun takutnya akan terbongkar di depan umum lho" Teriak Leo.


Teriakan Leo sudah cukup untuk membuat banyak orang merasa curiga dengan orang yang membentak Leo sebelumnya, begitupun dengan Orang yang membentak Leo sebelumnya, dia nampak sangat marah ketika Leo menyinggung mengenai hal itu.


"Aku adalah salah satu pimpinan dari Organisasi Kegelapan dan orang orang menyebutku sebagai Kaisar Darah, bocah ini, berani beraninya dia mengancamku!" 


Ujar Kaisar Darah mengepalkan tangannya, tapi dia tidak bisa bertindak gegabah karena di ruangannya terdapat banyak orang yang bukan anggota dari Organisasi kegelapan.


Terlebih para Orbion yang rencananya datang hari itu masih belum terlihat keberadaan nya sehingga jika dia memerintahkan untuk menyerbu maka kemungkinan untuk menyelesaikan tugas sangat kecil.


"Sebenarnya dari mana asal bocah ini dan bagaimana dia bisa memiliki kekuatan sampai seperti itu? Sebelumnya dia bahkan babak belur dengan luka di seluruh tubuhnya" Guman Kaisar Darah sebelum remasan tangan yang dia lakukan melunak dan dia menatap ke arah Leo sambil membungkukkan kepalanya.


"Aku berharap dia belum mengetahui identitas sebenarnya dari Roy atau masalah bukan hanya menimpa mereka tapi juga menimpa kami semua" Batin Kaisar Darah.


Roy adalah putra dari pimpinan seluruh Orbion yang menyerang bumi, Jika dia sampai terbunuh di atas arena kompetisi dengan banyaknya Organisasi Kegelapan yang ada di sana yang tidak bisa melindunginya, maka kehancuran dari Organisasi mereka tidak akan bisa terelakkan.


"Maaf menyinggung anda sebelumnya Tuan, tapi dia adalah anak kecil yang belum mengetahui banyak hal, jadi dia bersikap tidak sopan, mohon tuan mengampuninya" Ujar Kaisar Darah.


Leo tahu bahwa apa yang dikatakan oleh Kaisar Darah adalah kata kata Licik yang dibalut dengan kelemah lembutan karena dia tahu bahwa jika identitas Roy dibongkar maka kedok mereka sebagai Organisasi kegelapan juga akan terbongkar.


"Jadi itu yang kau inginkan, kalau begitu aku akan menemanimu bermain main sebentar" Batin Leo sebelum dia menatap ke arah Roy yang jelas ketakutan dengan kehadiran Leo di atas arena kompetisi.


"Baiklah kalau begitu, aku akan melepaskannya untuk kali ini tapi jika dia melakukan hal yang sama lagi, maka jangan harap aku akan melepaskannya" Ujar Leo sambil tersenyum sinis menatap ke arah Roy.

__ADS_1


Mendapati senyuman dari Leo membuat Roy semakin bergidik ngeri karena senyuman Leo seolah mengatakan bahwa dia tetap akan menghabisinya meskipun dia mengatakan sudah memaafkannya.


Roy benar benar tidak percaya dengan apa yang Leo katakan karena dia tahu bahwa apa yang dikatakan oleh Leo adalah omong kosong dan dia tidak benar benar ingin melepaskannya.


"Terimakasih tuan" Ujar Kaisar Darah menangkupkan tangannya tapi setelahnya.


Blar…ledakan besar terjadi membuat semua orang terkejut karena ledakan itu berpusat di tempat Roy berada sebelumnya.


Kepulan asap yang begitu tebal membumbung tinggi di atas langit dan semua Hunter yang mengepung Leo sebelumnya, meskipun mereka berada di tingkat kelahiran, mereka sudah menyiapkan senjata spiritual dan binatang spiritual mereka untuk menghentikan Leo apapun yang terjadi karena Leo sudah berani berbuat kekacauan di kompetisi yang ditunggu oleh banyak orang.


Sebelumnya semua orang berpikir bahwa Leo adalah orang yang pemaaf dan murah hati tapi setelah melihat apa yang barusan Leo lakukan, pemikiran mereka seolah dibalik 180 derajat.


Leo tidak sebaik apa yang mereka pikirkan bahkan semua orang saat ini menatap ke arah Leo bagaikan melihat sosok yang sangat kejam.


"Hei, apa yang kau lakukan, kau bilang kau sudah memaafkannya" Ujar Kaisar Darah menunjuk ke arah Leo sambil mengeluarkan senjata spiritual dan binatang spiritual diikuti oleh semua orang yang ada di ruang VIP.


Total ada tiga orang tingkat Saint yang baru memasuki tingkat itu dan puluhan orang tingkat Kelahiran.


"Maaf tanganku sedikit licin, tapi kalian tidak perlu khawatir karena dia baik baik saja, kalau kalian ingin melihatnya maka aku akan menunjukkannya kepada kalian"


Setelah mengatakan hal itu, Leo lantas mengibaskan tangannya dan hempasan angin yang sangat kuat menyapu semua asap yang menyelimuti tempat Roy sebelumnya.


Begitu asap asap itu hilang semua orang menatap tempat Roy tanpa menunjukkan ekspresi apapun begitu mereka melihat sosok Roy yang sudah berubah.

__ADS_1


__ADS_2