ORBION HUNTER : Harapan Dan Cahaya

ORBION HUNTER : Harapan Dan Cahaya
Bertemu Dengan Ayah


__ADS_3

"Satria sang Saint Suci, bagaimana dia bisa muncul ditempat ini? Bukankah dia susah lama menghilang dari dunia ini" Orang orang yang sebelumnya berusaha menahan Leo ini sudah tidak bisa melakukan apapun di hadapan kekuatan absolut yang dimiliki oleh Satria.


Tekanan kekuatan yang begitu besar membuat mereka semua diam mematung dengan tubuh yang bergetar ketakutan, jangankan untuk mengayunkan senjata kepada Leo, bahkan untuk bergerak saja tidak mungkin untuk dilakukan dihadapan Satria saat ini.


"Entahlah aku tidak tau apa yang sebenarnya terjadi, kejadian di depan mata kita seharusnya bukanlah sesuatu yang sesimpel kelihatannya, seharusnya Satria sang Saint Suci berada di balik portal dan bertarung dengan para Orbion, tidak seharusnya dia ada dibumi" Ujar salah satu dari mereka, dengan usaha yang sangat keras orang itu berusaha menggerakkan kakinya untuk lari dari tempat itu tapi sangat sulit bagi orang itu untuk menggerakkan kakinya.


"Apakah kalian berdua mendengarnya, dia mengatakan bahwa anak ini adalah putranya" Ujar yang lain yang mana kata kata itu bagaikan sebuah bom waktu yang mampu mengubah peradaban.


Sosok yang begitu ditakuti mengatakan bahwa seorang jenius yang sangat muda dengan banyak talenta seperti Leo adalah anaknya, jelas bahwa setelah semua ini akan banyak orang yang memburu Leo, tapi tidak jika semua orang yang terlibat dibabat habis oleh Satria dan semua saksi mata tidak menceritakan kejadian itu.


Satria dikenal sangat kejam bahkan bagi para manusia sekalipun, jika mereka memiliki perangai buruk dan tindakan yang diluar kemanusiaan, maka Satria akan menegakkan kebenaran dan menghabisi mereka tanpa ampun.


Karena alasan inilah Satria juga dibenci oleh para Hunter tanpa terkecuali.


Dibenci oleh Orbion dan Hunter secara bersamaan, semua itu seharusnya tidak diterima oleh Satria tapi bagi pria itu, beban seluruh dunia saat ini berada di tangannya, bukan beban, lebih tepatnya adalah sebuah tanggung jawab untuk melindungi semua orang.


Dia menyimpan segudang kebenaran mengenai Orbion dan Manusia yang jarang diketahui oleh banyak orang dan jika para Hunter maupun Orbion mengetahuinya maka perang besar akan pecah antara manusia dan Orbion dan akan lebih banyak korban jiwa yang berjatuhan dari kedua belah pihak.

__ADS_1


Leo menolehkan kepalanya ke atas dan melihat seseorang turun dengan tubuh yang diselimuti oleh petir, sambaran sambaran petir yang keluar dari tubuh Satria menghantam gedung gedung sekitarnya yang mana hal itu membuat beberapa kaca meledak dan pecah.


Bukan hanya itu, bahkan lampu lampu gedung yang biasanya tidak pernah dinyalakan karena teknologi di seluruh dunia kehilangan fungsinya termasuk lampu, secara mengejutkan menyala dengan terang begitu Satria turun dari langit.


"Paman Satria, apakah barusan dia mengatakan bahwa aku adalah putranya?" Leo cukup terkejut dengan fakta yang baru saja dia dengar, bukan hanya karena dia tau bahwa selama ini dia memiliki ayah, tapi juga naga raksasa yang terbentuk dari petir yang berada di belakang Satria saat ini begitu menakjubkan sekaligus mengerikan dalam waktu bersamaan.


Jelas bahwa petir itu mengandung kekuatan spiritual yang melimpah bahkan Leo tidak yakin kekuatannya saat ini sebanding dengan kekuatan dari naga yang terbuat dari petir itu.


"Satria, kau bagaimana bisa!" Salah satu dari mereka dengan seluruh kemampuan yang dia miliki menunjuk ke arah Satria dan dengan kekuatan yang sangat besar, sebuah petir turun dari langit dan menghantamnya hingga terbakar habis dan berubah menjadi abu.


Hanya teriakan kesakitan yang terdengar ketika hal itu terjadi tapi siapapun tahu bahwa teriakan kesakitan itu bagaikan sebuah penyiksaan.


"Satria, maafkan kami, kami tidak tahu bahwa dia adalah putramu!" Ujar salah satu dari mereka.


"Kalian tidak tahu, kalau begitu aku akan pura-pura tidak tahu bahwa kalian bertiga adalah pengkhianat manusia dan memihak Orbion" Ujar Satria kemudian dia menjentikkan tangannya dan dua petir dengan kekuatan yang mengerikan jatuh ke arah dua orang yang tersisa hingga membuat keduanya berubah menjadi abu.


Kejadian itu berlangsung begitu singkat, bahkan Leo sekalipun tidak pernah menduga bahwa ada manusia yang bisa melakukan apa yang dilakukan oleh Satria saat ini.

__ADS_1


Ketika melihat Satria, Leo teringat akan kejadian tidak mengenakkan yang pernah dia lihat ketika melintasi waktu milyaran tahun sebelumnya, tepatnya ketika peradaban kuno, tapi kekuatan yang ditunjukkan oleh Satria lebih kecil dibandingkan kekuatan para dewa di peradaban itu yang bahkan bisa membuat sebuah danau maupun membelah daratan menjadi beberapa bagian.


Setelah Satria turun dari langit diikuti oleh binatang spiritualnya yang perlahan lahan mulai memudar, bersamaan dengan itu langit yang sebelumnya ditutupi oleh awan yang gelap gulita kini semua awan itu lenyap tanpa sisa.


Satria mendarat tepat di hadapan Leo dan mengelus rambut Leo sebelum dia memeluk anak itu dengan begitu Erat.


Leo dibuat kebingungan dengan situasi yang dialami saat ini, karena hal itu Leo membalas pelukan yang diberikan oleh Satria dan dia bisa merasakan sebuah kehangatan dari pria yang ada di depannya saat ini.


Pelukannya benar benar berbeda dari orang orang yang pernah memeluk Leo, perasaan hangat dan menenangkan dapat Leo rasakan ketika tubuh keduanya saling berpelukan.


"Maafkan ayah karena selama ini selalu meninggalkanmu, ada alasan kenapa ayah tidak menemuimu meskipun ayah tau kau dalam masalah, maafkan ayah karena tidak bisa membantumu bahkan membiarkanmu hidup dalam penderitaan" Ujar Satria dengan air mata yang perlahan menetes dari matanya.


"Semua itu tidak penting untuk saat ini ayah, yang terpenting saat ini adalah aku bisa tahu bahwa aku memiliki ayah, bahkan orang yang selama ini dekat denganku" Ujar Leo yang mana membuat Satria tersentak beberapa saat sebelum akhirnya dia tertawa.


"Jadi kau menyadarinya, Leo, kau sepertinya tumbuh dengan baik bersama dengan ibumu, ayah yakin suatu hari nanti kau akan mendapatkan pencerahan yang melebihi tingkat saint dan hanya ada di cerita kakek buyutmu, tingkatan yang dikatakan bahwa jika kau mencapainya maka kau bisa hidup abadi dan mendapatkan kekuatan absolut dari dunia" Ujar Satria sambil melepaskan pelukannya pada Leo dan menatap wajah putranya dalam dalam.


Keduanya menunjukkan senyuman yang sangat cerah sebelum tertawa bahagia satu sama lain.

__ADS_1


Entah kenapa setelah bertemu dengan Satria, Leo bisa merasakan bahwa binatang spiritual Ular Giok Miliknya mulai menunjukkan beberapa reaksi yang tidak wajar di dalam tubuh Leo dan nampak mengalami sedikit perubahan dalam bentuknya.


__ADS_2