
"Di mana ini? apa ini sebuah ruang khusus atau sebuah jalan menuju alam lain?" Masamune menatap sekitarnya yang mana saat ini apa yang ada di depan matanya hanya terdapat kegelapan.
Masamune dapat mendengarkan 2 suara panggilan yang sangat dia kenal dan tidak akan pernah dia lupakan seumur hidupnya, suara itu adalah suara kedua orang tuanya yang beberapa tahun lalu terbunuh oleh sesuatu yang tidak diketahui sama sekali bahkan oleh tim medis.
Tim medis yang mengotopsi kematian kedua orang tua Masamune kala itu mengatakan bahwa kemungkinan besar kematian keduanya disebabkan oleh orbion, makhluk asing yang mencoba menanamkan bibit kekuatannya di planet bernama bumi ini.
Tidak terhitung sudah berapa banyak usaha yang dilakukan oleh Masamune agar menemukan titik terang dalam masalah yang dihadapi saat ini, tapi setiap kali dia mencari maka jawabannya yang sama yaitu kosong selalu bermunculan di dalam kepalanya.
Dan saat ini 2 suara yang ada bersamanya nampak memanggil-manggil dirinya dan mengatakan bahwa kosong, kosong, kosong dan kosong terus menerus.
"Apakah semua ini ilusi, jika kau mencoba menghasut ku maka aku akan melawannya dengan hasutan yang sama" Ujar Masamune kemudian dia mengeluarkan sebuah kekuatan misterius dari dalam tubuhnya dan kegelapan yang ada di depannya perlahan lahan mulai hilang dan hancur menjadi berkeping keping.
__ADS_1
Ketika kesadaran Masamune kembali dia menemukan bahwa monster berbentuk kucing dengan mata menyerupai katak yang sebelumnya berhadapan dengannya melompat dengan kecepatan penuh menuju ke arahnya.
Jika saja dia tidak terlepas dari ilusi yang diciptakan oleh makhluk itu mungkin saat ini Masamune sudah menjadi di sarapan makhluk itu.
"Untung saja aku bisa mengaktifkan ekor keempat dari binatang spiritualku tepat waktu, jika telat sedikit saja maka mungkin aku akan benar-benar terbunuh di tempat ini" ujar Masamune dengan nafas yang terputus-putus.
Masamune menatap ke arah makhluk itu kemudian mengambil.pedang batu karang sebelumnya sebelum dia melompat ke arah makhluk itu sambil mengayunkan pedangnya dengan sangat kuat tepat ke arah makhluk dengan tubuh menyerupai kucing dengan ukuran dan mata yang tidak wajar itu.
Ketika pedang milik Masamune hampir menyentuh tubuh makhluk itu secara mengejutkan makhluk itu kembali menghilang hingga membuat pedang yang diayunkan oleh Masamune menghantam tanah dan membuat sebuah retakan pada permukaan tanah.
Kucing itu membuka mulutnya dan seketika banyak kekuatan spiritual masuk ke dalam mulutnya bahkan kekuatan Masamune yang sebelumnya berada di tingkat perombakan tulang bintang 2, kini harus mengalami penurunan tingkat hingga mencapai tingkat pembentukan inti bintang 1.
__ADS_1
Sebelum turun lebih jauh Masamune mengangkat pedangnya tinggi tinggi dan mengalirkan kekuatan spiritual tanpa batas, bersamaan dengan itu ekor ke-9 dari binatang spiritualnya mulai muncul dan pedang yang ada di tangan Masamune saat ini diselimuti oleh Aura berwarna merah darah.
"Matilah!" Ujan Masamune kemudian dia melemparkan pedang miliknya hingga membuat pedang itu melesat sangat cepat dan menembus tubuh makhluk berbentuk kucing itu.
Ketika tubuhnya ditembus oleh pedang batu karang yang dilemparkan oleh Masamune seketika itu pula binatang itu memberontak dengan sangat hebat sebelum jatuh ke tanah bersama dengan masamune yang juga terkulai lemas tak berdaya di atas tanah.
Dia telah menghabiskan banyak kekuatan spiritualnya untuk mengeluarkan serangan barusan yang mana karena menggunakan serangan itu dengan tingkat kekuatannya saat ini maka Masamune setidaknya harus beristirahat di tempat tidurnya selama 1 bulan.
"Sial, hanya untuk membunuh seekor kucing saja aku sampai melukai diri sendiri, bahkan tingkat pelatihanku banyak mengalami penurunan hanya karena satu binatang sialan ini" Ujar Masamune sebelum dia menutup matanya dan benar-benar jatuh tak sadarkan diri karena kehabisan kekuatan spiritual.
Beberapa saat kemudian beberapa orang datang dan ketika melihat tubuh Masamune tergeletak tak sadarkan diri mereka dengan cepat mengangkat tubuh pemuda itu dan membawanya pergi dari sana sementara tubuh kucing yang menyerangnya beberapa saat yang lalu dibakar oleh salah satu dari mereka dengan menggunakan sihir api.
__ADS_1
ππππ
Chapter tambahannya besok ya, author ada urusan mendadak yang tidak bisa ditinggal hari ini jadi hanya nulis dua chapterπ