
Suasana kota Lamongan saat ini bener benar cukup padat mengingat hari ini adalah hari libur, banyak orang yang menikmati hari libur mereka dengan bersantai dan menikmati suasana taman kota Lamongan, termasuk Leo saat ini.
Leo duduk termenung di kursi taman sambil memandangi bunga bunga yang bermekaran di depannya, pikirannya benar benar kacau setelah melihat apa yang terjadi di masa lalu dimana orang orang yang memiliki kekuatan menghancurkan dunia dan membuat kekacauan di mana mana.
"Jika kekuatan bisa membuat semua orang menjadi mesin pembunuh dan penghancur, maka untuk apa semua kekuatan yang dimiliki oleh manusia, untuk apa manusia memiliki kesempatan dalam pelatihan jika hasilnya adalah kehancuran" Ujar Leo kemudian dia menundukkan kepalanya sambil memegangi kepalanya karena pertanyaan pertanyaan yang sangat sulit bermunculan di dalam kepalanya.
"Sepertinya kau sedang mengalami banyak masalah, mungkin aku bisa membantumu menyelesaikan masalah yang kau hadapi" seorang pria muncul di hadapan Leo dengan pakaian yang sangat rapi dan aura yang begitu menyenangkan.
Leo tahu orang yang berdiri di depannya saat ini adalah seorang Hunter, tapi Leo tidak bisa mengukur seberapa besar kekuatan orang itu.
Yang jelas dari luka-luka yang ada di tubuh pria itu, menjelaskan bahwa pria yang ada di hadapannya saat ini sudah mengalami banyak pertarungan hidup dan mati.
"Maaf membuatmu terkejut seperti itu, namaku adalah Satria Wahyuda, kau bisa menceritakan masalahmu padaku, dan jika aku memang bisa membantumu menyelesaikan masalahmu, maka aku tidak akan ragu untuk melakukannya" Ujar Pria itu kemudian mengambil tempat duduk di samping Leo.
"Wahyuda, nama belakang paman sama seperti nama belakangku, namaku adalah Leo Wahyuda, paman bisa memanggilku Leo" Ujar Leo kemudian dia lanjut berbicara.
__ADS_1
"Sebenarnya paman, ada beberapa hal yang mengganggu pikiranku, jika Paman bisa membantu menjawab semua pertanyaan yang mengganggu pikiranku, aku sangat berterima kasih pada paman" Ujar Leo diikuti anggukan kepala Satria.
"Hoh, kau mengalami kebuntuan dalam latihan, atau ada masalah lain?" Tanya pria itu menatap ke arah Leo dengan penuh semangat.
"Sebenarnya aku sedang memiliki banyak pikiran dalam kepalaku, salah satunya adalah mengenai kekuatan yang dimiliki manusia saat ini, apakah benar kekuatan ini bisa membuat manusia hidup dengan damai, dengan kekuatan ini, manusia bisa memperpanjang masa hidup mereka dan mampu melakukan hal-hal yang tidak bisa dilakukan oleh banyak orang, apakah mereka akan melepaskan semuanya ketika kita berhasil mengusir para Orbion?"Ujar Leo sambil mengepalkan tangannya.
Perasaan kesal tiba tiba muncul ketika dia melihat kekejaman yang dilakukan oleh manusia di dalam pikirannya, seolah hukum tidak ada artinya, yang kuat adalah yang berkuasa atas yang lemah dan orang orang lemah akan hidup dalam penindasan kaumnya sendiri.
"Kita tidak bisa menyalahkan kekuatan yang kita miliki untuk semua itu, kau tau bahwa di dimensi yang berbeda pertempuran terus berlangsung yang membuat jutaan kehidupan sirna dalam sekejap, aku tidak mengatakan bahwa kekuatan dan pembunuhan adalah jalan keluar dari setiap masalah, aku hanya ingin menyampaikan kepadamu bahwa baik dan buruknya kekuatan bergantung pada pemiliknya" Ujar Satria menatap ke arah Leo sambil menatap langit langit.
"Apakah ada cara agar manusia tidak dibutakan dengan kekuatan ini? Kalau begitu bagaimana caranya?" Tanya Leo dengan semangat, entah kenapa setelah melihat hal yang paling mengerikan dalam hidupnya, Leo menjadi sangat antusias dengan hal ini, menurutnya jika apa yang dikatakan oleh Satria benar, maka tidak akan terjadi hal buruk pada seluruh kehidupan di dunia ini.
"Dengan membatasi kekuatan yang dimiliki manusia!" Ujar Satria "aku yakin masyarakat kuno dulunya memiliki kekuatan yang sangat besar layaknya seorang dewa, tapi sekarang kekuatan seorang Hunter hanya dibatasi sampai tahap Saint" Tambahnya kemudian dia kembali menatap ke arah Langit Langit.
"Kau tau Leo, kakekku dulu pernah bercerita padaku mengenai dunia lain dan makhluk hidup bernama kultivator, yah sejujurnya aku tidak mengerti apa yang dia katakan tapi dari cerita yang dia sampaikan padaku, aku menyadari sesuatu yang sangat penting" Ujar Satria kemudian dia memejamkan matanya dan mengingat sosok kakeknya yang dulu menceritakan semua hal menarik mengenai dunia lain yang dikenal sebagai dunia kultivator padanya.
__ADS_1
"Sesuatu yang sangat penting? Apakah itu mengenai makna kekuatan?" Tanya Leo, dia tidak tertarik dengan cerita lain selain makna dari kekuatan karena baginya yang dia butuhkan saat ini adalah jawaban atas pertanyaan pertanyaan yang muncul di pikirannya.
"Bisa dibilang demikian, kakekku mengatakan bahwa terkadang kekuatan bisa menjadi sebuah obat tapi juga bisa menjadi sebuah racun, seseorang yang semakin tinggi tingkat kekuatannya, memiliki kekebalan terhadap penyakit yang jauh lebih tinggi dibandingkan dengan kebanyakan orang, selain itu kekuatan juga bisa menjadi sebuah racun jika digunakan dengan porsi yang salah, sebagai contoh adalah ketika kau melatih kekuatan gelap, meskipun dengan kekuatan gelap kau bisa berkembang lebih cepat tapi kau membutuhkan korban untuk itu dan kekuatanmu bisa mengambil alih tubuhmu, selain itu kakekku juga mengatakan padaku, dengan kekuatan kau bisa menjadi orang baik dan orang jahat, ketika dua pilihan ini hadir kau sendiri yang akan menentukannya dan jika kau memilih menjadi orang baik maka berusahalah untuk menyingkirkan orang orang jahat karena mereka bisa membuat banyak orang sengsara, intinya bagaimana kekuatan ini nantinya, kau sendiri yang akan menentukannya dan jika memang tidak ada harapan bagi manusia memanfaatkan kekuatan ini, itulah saat saat kehancuran mereka" Ujar Satria menjelaskan.
"Apakah memusnahkan semua orang jahat yang paman maksud adalah salah satu contohnya?" Tanya Leo, dia masih memikirkan banyak hal termasuk tindakan wanita yang masih terngiang ngiang di dalam pikirannya dimana wanita itu menghancurkan bumi dan membuat semua kehidupan di dalamnya musnah.
"Itu adalah opsi terakhir yang bisa diambil jika saja manusia benar benar melewati batas kemanusiaan mereka, tidak ada salahnya memusnahkan seluruh orang jahat jika memang tidak ada pilihan lain yang bisa diambil" UjarĀ Satria menjelaskan.
"Untuk apa kau bersedih, jika kau bisa menjadi orang yang besar dan memiliki kekuatan yang besar, maka kau bisa mengendalikan kekuatan di bawahmu, kau bisa mencegah perang dengan kekuatan" Ujar Satria yang mana hal itu membuat Leo tersadar, dia menolehkan kepalanya ke arah Satria diikuti oleh senyuman tipis Satria pada Leo.
Satria lantas memegang bahu kanan Leo dan Leo bisa merasakan aliran listrik yang sangat menenangkan mengalir ke seluruh tubuhnya, aliran listrik itu merangsang beberapa titik Meridian Leo dan beberapa saat kemudian Leo bisa merasakan tubuhnya bisa menyerap kekuatan spiritual jauh lebih cepat dibandingkan dengan sebelumnya.
Ketika dia berniat mengucapkan terimakasih, Satria sudah hilang dari tempat itu yang mana membuat Leo kebingungan.
Leo berpikir bahwa apa yang terjadi padanya adalah ilusi tapi perasaan qi menyerupai aliran listrik yang masuk ke dalam tubuhnya benar benar nyata.
__ADS_1
"Terima Kasih paman, aku paham sekarang, yang aku butuhkan saat ini adalah kekuatan, bukan kekuatan untuk merusak tapi kekuatan untuk melindungi, aku akan melindungi semua manusia di dunia ini dari kerusakan moral, aku akan menjadi obat yang akan menyembuhkan luka semua orang, dan menjadi sebuah perisai kokoh yang mampu melindungi semua orang!" Ujar Leo sambil mengepalkan tangannya.