ORBION HUNTER : Harapan Dan Cahaya

ORBION HUNTER : Harapan Dan Cahaya
Kompetisi Para Jenius


__ADS_3

Kekuatan didapatkan dengan usaha yang sangat keras, semakin keras usaha yang dilakukan maka semakin besar kemungkinan mendapatkan kekuatan yang tidak terkalahkan.


Usaha dan bakat tidak bisa dipisahkan untuk menjadi kuat di kondisi dunia saat ini, kedua komponen ini harus seimbang agar bisa terus melangkah lebih jauh lagi.


Termasuk para Hunter, mereka bisa menjadi sangat kuat dan lemah tergantung usaha dan bakat yang mereka miliki.


Akan tetapi usaha dan bakat tidak akan bisa menentukan seberapa jauh mereka bisa melangkah melebihi apa yang ditetapkan karena terdapat sebuah dinding penghalang besar yang membatasi tingkatan di atas tingkat perombakan tulang bintang 5.


Harus ada beberapa aspek yang dipenuhi dengan cara khusus agar menerobos ke tahapan yang lebih tinggi, mereka yang bisa menerobos tahapan lebih tinggi akan mendapatkan kekuatan yang sangat besar.


Akan tetapi di sisi lain kekuatan besar itu tidak serta merta mereka dapatkan dengan cara yang sama, ada beberapa komponen khusus untuk menerobos tingkat yang lebih tinggi dan setiap orang memiliki syarat berbeda beda untuk menerobos dan Leo memiliki satu set resep pil yang bisa membantunya melangkah tanpa halangan.


Akan tetapi mengkonsumsi pil bukanlah pilihan yang terbaik karena perkembangan seseorang tidak sepadan dengan kemampuan yang ia miliki dengan berlatih keras.


Karena itu Leo dan teman temannya sangat jarang menggunakan pil untuk menerobos, mereka lebih memilih menyerap kekuatan spiritual dari Spirit Stone yang di dapatkan Leo karena dengan energi aneh yang ada di dalam Spirit Stone, mereka bisa melakukan peningkatan sekaligus menempa perkembangan mereka sekaligus dalam satu waktu.


"Sungguh luar biasa, aku tidak menyangka bisa menembus tingkat bisa semudah ini, sudah lama aku berada di tingkat perombakan tulang bintang 5, aku tidak berpikir bisa menyentuh tingkat yang lebih tinggi" Ujar Danu sambil melihat kedua tangannya yang mana aliran energi yang sangat besar berkumpul di sana.


"Terima Kasih Leo, karena kau sudah membantu kami menembus halangan yang bahkan meskipun kami berlatih selama dua tahun sekalipun belum tentu bisa menembusnya" Ujar Ronny sambil menangkupkan tangannya.


"Tidak masalah, sudah sepantasnya kalian mendapatkan semua itu" Ujar Leo.


"Leo, kau kembali ke kota Lamongan apakah karena kompetisi itu?" Tanya Putri yang mana membuat Leo sangat terkejut.

__ADS_1


"Kompetisi, aku tidak pernah mendengarnya" Ujar Leo kemudian Putri menjelaskan mengenai kompetisi pada Leo.


Kompetisi yang diadakan bertujuan untuk melihat kekuatan kekuatan para jenius muda di seluruh Jawa timur, memang kompetisi itu hanya tingkat provinsi tapi peserta dari provinsi lain boleh mengikuti kompetisi asalkan memenuhi kualifikasi.


Dan kebetulan tuan rumah dari kompetisi ini adalah kota Lamongan, kompetisi diadakan di sebuah desa yang sudah ditinggalkan karena bencana Orbion.


Desa itu Memang seperti desa pada umumnya tapi penduduk yang tinggal di sana memiliki suatu kepercayaan bahwa ada bencana yang lebih besar dari Orbion dan bencana itu tertidur di dalam bumi.


"Lalu apa hadiah dari kompetisi kali ini? Apakah hadiahnya menarik?" Tanya Leo karena jika hadiahnya menarik mungkin saja dia akan ikut andil dalam kompetisi tapi jika hadiahnya tidak menarik maka dia akan melupakan kompetisi kali ini.


"Aku mendengar, hadiah kompetisi kali ini adalah sesuatu seperti gelang berwarna emas berukir seekor naga, diperkirakan usianya lebih dari sepuluh ribu tahun dan gelang ini memancarkan aura menenangkan yang bisa meningkatkan pelatihan dengan cepat ketika memakainya" Ujar Putri yang mana membuat Leo sangat terkejut.


Ingatannya mengenai hancurnya peradaban Kuno mulai muncul dan di antara barang barang itu ada sebuah gelang dengan ciri ciri yang sama dengan apa yang dikatakan oleh Putri.


Setelah penyegelan itu naga emas mulai menyusut dan berubah menjadi gelang yang sama persis dengan apa yang dia lihat dan di deskripsikan oleh Putri.


"Apa maksudmu? Gelang itu memiliki sebuah batu permata berwarna hijau di mulut ukiran naga?" 


"Ya sepertinya seperti itu, tapi bagaimana kau bisa tau?" 


"Barang itu masih ada, kapan kompetisi itu dilaksanakan?" Tanya Leo, ekspresinya saat ini benar benar semangat menciptakan tanda tanya besar di benak semua orang.


"Satu bulan lagi.."

__ADS_1


"Kalau begitu aku harus kembali ke akademi Naga timur, kalian carilah tempat tinggal untuk kita, setelah semua ini aku akan menemui kalian" Ujar Leo kemudian dia mengibaskan tangannya dan setumpuk uang muncul di depan semua orang yang membuat semua orang sekali lagi terkejut.


Leo mengeluarkan uang dari udara kosong? Apakah semua uang itu palsu? Itulah yang ada di dalam benak semua orang begitu melihat tumpukan uang yang dikeluarkan oleh Leo.


"Sebenarnya berapa banyak misteri yang dimiliki oleh teman kalian ini?" Tanya Ronny menatap ke arah Masamune, Dinda dan Lili secara bergantian.


"Aku tidak tahu banyak mengenainya karena kita bertemu kurang dari satu tahun, tapi yang aku tahu, di tubuh kakak terdapat sesuatu yang sangat kuat bahkan lebih kuat dibandingkan apa yang pernah aku temui" Ujar Lili menatap kepergian Leo.


"Untuk rahasia lainnya aku tidak tahu, yang pasti setiap tindakan yang dilakukan oleh kakak selalu memiliki tujuan" Ujar Lili menanggapi apa yang dikatakan oleh Ronny.


….


"Sudah aku duga, ketika aku pulang kerumah ayah pasti akan mengomel panjang lebar karena aku pergi tanpa persetujuan darinya, jika saja aku tidak menggunakan nama guru mungkin aku tidak bisa melakukan apapun saat ini dan harus berdiam diri di rumah" Misari saat ini menatap akademi Naga Timur dari balik gerbang.


Dia mendengar dari gurunya ada sesuatu yang aneh dengan kota Lamongan, dan hal itu bertepatan dengan kompetisi para Hunter jenius yang akan diadakan satu bulan dari sekarang.


Karena hal itu Misari berniat kembali ke akademi untuk mengikuti kompetisi karena dia yakin bahwa sesuatu yang salah pasti berada di kompetisi yang akan diadakan satu bulan kemudian.


"Aku tidak tau apa yang akan Leo katakan setelah dia melihat perkembangan ku, mungkin dia akan terkejut jika mengetahui bahwa aku lebih kuat dibandingkan dengannya dan berada di tingkat pembentukan inti bintang 7 di usia yang baru menginjak 17 tahun" Ujar Misari kemudian dia melangkahkan kakinya masuk ke akademi sebelum seseorang menabraknya dari belakang hingga keduanya sama sama jatuh tersungkur.


"Hai, apakah kau tidak bisa berjalan pakai mata! ada orang di depanmu kenapa kau menabraknya?" ujar Misari menatap orang yang menabraknya.


"Berjalan pakai kaki, bukan mata!" ujar orang di depannya hingga pandangan keduanya sama sama bertemu satu sama lain.

__ADS_1


__ADS_2