ORBION HUNTER : Harapan Dan Cahaya

ORBION HUNTER : Harapan Dan Cahaya
Apa Yang Disembunyikan Oleh Para Ilmuwan?


__ADS_3

Dinda dan Lili kembali ke kediaman mereka saat ini di mana Leo dan yang lainnya sedang menunggu kepulangan keduanya, tak lupa mereka membawa makhluk aneh itu dengan cara menyeretnya karena selain ukurannya yang besar, makhluk itu terlalu banyak menarik perhatian jika dilihat oleh seseorang sehingga mereka buru-buru untuk kembali.


Setibanya keduanya di kediaman yang mereka tempati saat ini, Dinda menyuruh Lili untuk memanggil Leo dan setelahnya beberapa saat kemudian Leo keluar dan berjalan menuju ke arah Dinda dan mahluk aneh yang ada di dekatnya.


"Jadi makhluk ini yang kalian bawa, sebenarnya makhluk macam apa ini, aku baru melihat ada makhluk hidup semacam ini" Ujar Leo sambil mengamati makhluk yang ada di depannya dengan teliti karena dia benar benar tidak pernah melihat ada makhluk perpaduan dari manusia dan siluman.


Leo masih percaya bahwa makhluk itu adalah siluman tapi menurut apa yang dikatakan oleh Lili sebelumnya, makhluk yang dia hadapi memiliki aura manusia.


Lagipula Leo memang bisa melihat makhluk itu nyata apa adanya karena tanpa menggunakan mata dewa Wang miliknya, dia bisa melihat makhluk itu dengan sangat jelas yang membuktikan bahwa makluk itu adalah makluk hidup dari dunia nyata, bukan dunia astral.


"Aku tidak tau makhluk ini sebenarnya apa, tapi mungkin makhluk ini ada hubungannya dengan anak kecil itu, sebelum aku menyelamatkan nya, dia menunjuk ke arah puing puing bangunan dan di bawah puing puing bangunan yang dia tunjuk hanya ada makhluk ini" Ujar Dinda menjelaskan membuat Leo semakin kebingungan dengan apa yang ada di depannya.


"Mungkin dia adalah binatang buatan manusia" Ujar Masamune yang tiba tiba muncul di antara mereka membuatnya menjadi pusat pandangan Dinda dan Leo secara bersamaan.


"Binatang Buatan manusia? Aku belum pernah mendengar mengenai hal itu, apakah hal semacam itu memang benar benar ada?" Tanya Dinda diikuti anggukan kepala Leo karena dia sekalipun belum pernah membaca mengenai Binatang Buatan Manusia yang dibicarakan oleh Masamune.

__ADS_1


"Biar aku jelaskan pada kalian mengenai Binatang Buatan Manusia, binatang buatan manusia adalah binatang yang terlahir dengan eksperimen yang dilakukan oleh manusia sebelum kejadian abnormal, mereka mengabunggabungkan DNA binatang binatang yang berbeda untuk menciptakan spesies baru dan sepertinya percobaan mereka tidak serta merta hanya pada binatang" Ujar Masamune sambil menatap makhluk yang ada di depannya sambil menggeleng gelengkan kepalanya.


"Jadi maksudmu ibu anak itu adalah salah satu kelinci percobaan dari eksperimen itu, tapi bagaimana mungkin? Dia adalah manusia bukan makhluk mengerikan seperti ibunya?" Ujar Leo karena bagaimanapun, jika DNA diubah maka anak yang terlahir dari perpaduan dari DNA pasti akan sama dengan induknya tapi anak yang ditolong oleh Dinda berbeda.


"Aku tidak tahu pastinya, seharusnya memang seperti itu karena aku mendengar bahwa ilmuwan yang menggabungkan DNA menghilang beberapa tahun silam dan tidak pernah ada yang menemukannya, banyak orang mengatakan dia sudah mati jadi dulu aku tidak menyelidikinya lebih jauh lagi" Ujar Masamune menjelaskan.


"Semakin dipikirkan masalah ini semakin tidak jelas, Masamune, apakah kau tidak mengetahui bagaimana caranya agar kita bisa mengembalikan dia ke keadaan semulanya?" Tanya Dinda.


"Sayangnya aku tidak tahu, semua makhluk semacam ini tidak memiliki pikiran dan mereka hanya tahu cara membunuh orang lain, lagipula sepertinya memisahkan DNA sangat sulit untuk dilakukan karena aku hanya mengetahui ada ilmuwan yang bisa menggabungkan DNA tapi tidak pernah mendengar ada yang bisa memisahkannya" Ujar Masamune menjelaskan.


"Tidak ada yang bisa memisahkannya, Leo apakah kau tidak bisa membuat pil untuk memisahkan DNA?" tanya Dinda menatap ke arah Leo yang mana dia menemukan Leo tidak menyimak apa yang mereka bicarakan dan sibuk dengan pikirannya sendiri.


"Maaf, apa yang kalian bahas sebelumnya, aku masih belum paham" Ujar Leo sambil menggaruk kepalanya.


"Leo, kau tidak pernah seperti ini sebelumnya, sebenarnya apa yang sedang kau pikirkan?" Ujar Masamune.

__ADS_1


"Yah aku memang memiliki beberapa pikiran sih di dalam kepalaku, terutama mengenai ilmuwan yang kau maksud, jika makhluk ini adalah ibu anak itu dan menurut penjelasannya sebelumnya bahwa makhluk semacam ini tidak bisa dikendalikan maka ilmuwan itu pasti ada dibalik semua ini" Ujar Leo.


"Semua itu tidak membuktikan bahwa ilmuwan itu terlihat dalam kasus ini, teknologi di bumi sudah banyak yang dihancurkan dan kecil kemungkinan dia bisa menciptakan makhluk semacam ini dengan teknologi bumi saat ini" Ujar Masamune.


"Apakah kalian tidak memikirkan hal yang aneh, menurut Dinda dia bertemu dengan Organisasi kegelapan dan dari apa yang kita tahu, Organisasi kegelapan adalah organisasi yang memiliki hubungan paling dekat dengan para Orbion, bertepatan dengan kemunculan makhluk ini organisasi kegelapan menampakkan diri dan orbion melakukan serangan, jika semua masalah ini digabungkan maka.."


"Ilmuwan itu telah bekerja sama dengan para Orbion" Ujar Dinda dengan ekspresi yang sedikit tersentak kaget dengan apa yang dia dengar.


"Apakah kalian tidak merasakan hal aneh lainnya, tahun tahun awal kejadian abnormal, banyak ilmuwan yang menghilang secara misterius dan ilmuwan yang tersisa tidak bisa memulihkan teknologi dengan cepat, mereka malah membuat teknologi dan memperbaikinya dengan cara yang setengah setengah padahal jika mereka ingin mereka bisa memperbaikinya dengan cara yang sedikit lebih cepat" Ujar Leo membuat Masamune dan Dinda membuka mata mereka lebar lebar.


"Tunggu dulu, maksudmu para ilmuwan di seluruh dunia adalah kaki tangan para Orbion, karena itu pemulihan teknologi bisa berjalan sangat lambat dan banyak ilmuwan hebat menghilang" Ujar Keduanya serempak karena fakta yang dikatakan oleh Leo memang masuk akal tapi tetap saja sangat mengejutkan.


"Aku hanya mengatakan sesuai apa yang aku pikirkan tapi coba kalian pikir, apakah yang aku katakan salah!" Tanya Leo yang mana membuat keduanya terdiam.


Mereka sadar bahwa apa yang dikatakan oleh Leo memang tidak sepenuhnya benar tapi juga tidak sepenuhnya salah, karena itu mereka memilih untuk diam tak menjawab hingga Dinda teringat akan masalah utama mereka.

__ADS_1


"Kesampingkan hal itu, apakah kau bisa membuat pil yang bisa memisahkan DNA?" Tanya Dinda pada Leo yang mana membuat Leo menghela nafas panjang.


"Sangat mustahil melakukannya, tidak ada pil yang bisa digunakan semacam itu tapi aku bisa membuat pil untuk membuatnya berhenti mengamuk" Ujar Leo yang mana membuat Dinda sedikit murung tapi memisahkan DNA memang sesuatu yang lebih mustahil dibanding dengan menumbuhkan organ tubuh yang hilang.


__ADS_2