ORBION HUNTER : Harapan Dan Cahaya

ORBION HUNTER : Harapan Dan Cahaya
Awal Dari Akhir


__ADS_3

"Sialan, makhluk hidup di dunia ini benar benar tidak bisa dimaafkan, berani beraninya mereka menebarkan racun di udara untuk menghadapi kita!" ujar pimpinan Orbion, meskipun dia tidak mendapat luka serius tapi pandangannya sedikit kabut akibat racun yang dikeluarkan oleh Nyi Blorong.


"Pemimpin, sebaiknya kita mulai rencana kita" ujar salah satu Orbion berusaha menahan nafasnya sambil menatap pimpinan mereka yang saat ini sedang menahan nafas di tengah kabut beracun.


"Bunuh dan jalankan tugasmu!" ujar pimpinan Orbion. Bersamaan dengan itu apa yang terjadi di atas arena benar benar tidak diketahui oleh semua orang.


Memang mereka tidak tahu perubahan apa yang tengah terjadi di atas arena kompetisi saat ini hingga salah satu Masamune menunjukkan sebuah gerakan yang aneh.


Aura spiritual dalam jumlah yang mengerikan meledak dari tubuhnya yang mana hal itu membuat semua orang terkejut, tapi yang paling terkejut adalah Masamune karena dia bisa merasakan niat membunuh terarah padanya.


"Sial, apa yang terjadi dengannya, aku bisa merasakan niat membunuh yang sangat kuat terarah padaku dan aku merasa jika aku tidak memberikan perlawanan maka aku akan mati di tempat ini" Ujar Masamune. Meskipun dia tidak ingin membuat dirinya lebih dicurigai, tapi Masamune tidak punya pilihan lain selain melepaskan diri dari tali yang mengikatnya.


Cukup mudah bagi Masamune untuk melepaskan ikatan tali yang mengikatnya tapi apa yang dia takutkan benar benar terjadi, pandangan semua orang tertuju ke arahnya dan pandangan itu dipenuhi oleh kecurigaan hingga akhirnya sebuah serangan dari Masamune yang lain mengarah ke arahnya.


"Sial, dia benar benar berusaha membunuhku!" ujar Masamune. Dia masih beruntung ketika serangan itu terarah padanya, dia masih sempat mengeluarkan senjata spiritualnya untuk menahan serangan yang dilakukan oleh Masamune yang lain.


Jika dia telat sedetik saja mungkin tubuhnya akan terbelah menjadi dua bagian.

__ADS_1


Perlu diketahui bahwa saat ini Masamune yang lain memiliki senjata spiritual serta binatang spiritual yang hampir sama dengan milik Masamune.


Hanya satu yang membedakan mereka berdua yakni tingkat pelatihan, Masamune yang lain memiliki tingkat pelatihan yang enam tingkat lebih tinggi dibandingkan dengan Masamune.


Masamune saat ini berada di tingkat perombakan tulang bintang 2 sementara Masamune yang lain berada di tingkat perombakan tulang bintang 8.


Dengan jarak tingkatan yang cukup jauh sangat sulit bagi Masamune untuk mengalahkan Masamune lainnya, tapi dia masih memiliki keunggulan yaitu pikiran.


Masamune yang lain memang memiliki wajah yang sama dengannya tapi dia tidak memiliki pikiran layaknya masamune dan hanya mau mendengarkan perintah dari Orbion.


Gaya bertarungnya juga hanya menggunakan insting karena memang dia diciptakan dari seekor rubah liar yang ditangkap oleh para Orbion demi menjalankan tujuannya.


Perbedaan tingkat pelatihan terlalu tinggi sehingga kekuatan yang dimiliki oleh kedua individu secara logis juga berbeda, Masamune yang lain jauh lebih kuat dibandingkan dengan masamune karena memang tingkat pelatihan mereka terpaut jarak yang cukup jauh.


Setelah menahan hantaman pedang dari Masamune yang lain selama beberapa saat, akhirnya masamune berhasil dilempar mundur ke belakang dengan tubuh yang terus membentur arena kompetisi.


Yang dihadapi oleh Masamune bukan hanya Masamune yang lain tapi dia seolah menghadapi dirinya sendiri dan dirinya yang ada di hadapannya memiliki pelatihan yang jauh lebih tinggi dibandingkan dengannya.

__ADS_1


……


Sementara itu di gunung berapi terlihat lonjakan kekuatan spiritual yang sangat berlimpah. Para Orbion yang berjaga di gunung berapi tampak begitu gembira melihat lonjakan kekuatan spiritual itu karena mereka tahu bahwa Lonjakan kekuatan spiritual itu adalah pertanda bahwa sebentar lagi rencana yang mereka impikan selama bertahun tahun akan terwujud.


Kebangkitan iblis yang akan memusnahkan kehidupan di seluruh dunia.


"Jadi pemimpin hampir menyelesaikan rencananya, kalau begitu kita juga harus mulai menjalankan rencana kita. semuanya kalian sudah siap?" Tanya salah satu Orbion. Memang tingkat pelatihan Orbion itu belum seberapa dan hanya berada di tingkat kelahiran tapi dia dengan mudah dipatuhi oleh semua Orbion yang ada di sana meskipun di antara mereka masih ada dua Orbion tingkat saint.


"Oooo" Semua Orbion berteriak dengan lantang membuat lereng gunung berapi bergetar dengan hebat sebelum beberapa orang datang menghampiri mereka.


"Jadi benar apa yang dikatakan oleh Ratu Laut selatan bahwa akan ada masalah yang menimpa dunia ini" siluman dengan wajah menyerupai seekor kerbau dengan tubuh berwarna hitam berjalan menuju ke arah Orbion.


Siluman itu memiliki tingkat pelatihan Saint tapi aura yang ada di tubuhnya berubah ubah dari waktu ke waktu seolah ada dua kekuatan di dalam dirinya.


"Heh, aku pikir tidak bisa menikmati pertarungan karena harus menjaga gunung berapi tapi siapa sangka ternyata ada orang yang dengan bodohnya datang kemari, kalau begitu aku akan mengurusnya kalian selesaikan rencana kita!" Ujar salah satu Orbion tingkat saint lantas dia melesak dengan sangat cepat menuju ke arah Siluman kerbau.


"Kecepatan ini masih terlalu lambat bagiku, jika kau ingin bertarung denganku setidaknya kau harus memiliki kecepatan semacam ini!" ujar Siluman kerbau yang mana setelah mengatakan hal itu dia lenyap dan berpindah di belakang Orbion yang bergerak menuju ke arahnya.

__ADS_1


Beberapa saat kemudian kepala Orbion itu meledak yang membuat semua Orbion yang ada disana terkejut, mereka tidak menyangka bahwa ada makhluk yang bisa bergerak dengan kecepatan cahaya.


"Kalian mau mati dengan cara apa? Menggunakan cahaya atau kegelapan?" Tanya Siluman Kerbau sambil menunjukkan dua buah bola yang mana satu bola terlihat mirip seperti gumpalan cahaya sementara bola lainnya terlihat seperti sebuah kegelapan tanpa dasar yang menyerap cahaya di sekitarnya.


__ADS_2