
Satu Minggu kemudian tepatnya tanggal 15 Juni 2132, Leo sudah sepenuhnya pulih dan kondisinya sudah mulai membaik, perban yang ada di tangan kanannya sudah dilepas dan Leo bisa mengerakkan tangannya dengan bebas meskipun masih terasa sedikit kaku, meskipun demikian Leo masih kesulitan menyerap kekuatan spiritual untuk berlatih.
"Dua Minggu aku di sini, lebih baik aku pergi jalan jalan keluar, lagipula hari ini aku sudah bisa keluar dari tempat ini" Guman Leo kemudian dia melompat dari tempat tidurnya dan mengurus semua keperluan yang dia butuhkan.
Ketika tengah bersiap, Leo melihat secarik kertas yang ditinggalkan di atas meja ruang perawatan akademi Naga Timur.
Leo mengambil kertas itu dan membaca pesan apa yang ada di dalamnya dan apa tujuan orang yang meninggalkan kertas itu di atas meja.
Ketika Leo membaca isi pesan yang ditulis diatas kertas itu, dia menunjukkan sebuah senyuman tipis di wajahnya.
Ternyata kertas itu ditulis oleh Ryan ketika Leo tengah tertidur dan memberitahunya mengenai dirinya saat ini yang harus pergi dari akademi Naga Timur selama beberapa saat, selain itu ada beberapa pesan yang disampaikan oleh Ryan melalui surat itu.
"Setelah membaca surat ini, aku ingin memberitahumu bahwa saat ini aku harus pergi ke Jakarta karena ada beberapa urusan di sana, aku meninggalkanmu sejumlah uang yang bisa kau gunakan untuk memenuhi kebutuhanmu tapi jangan terlalu boros karena uangnya tidak seberapa, selain itu di dalam laci meja tempat kau menemukan surat ini, aku juga meninggalkan dua barang di dalamnya, sebuah cincin dengan aura yang sama denganmu yang aku dapatkan ketika berlibur di wilayah Yogyakarta, dan sebuah kitab jurus untuk mengendalikan kekuatan dari sihir apimu, jangan malas berlatih tapi juga jangan terlalu memaksakan kondisimu, lekas sembuh tertanda guru Ryan"
Leo membaca Surat itu kemudian dia membuka laci meja yang dimaksud dan benar saja, di dalam laci meja itu terdapat beberapa lembar uang seratus ribuan serta sebuah cincin dengan bentuk yang biasa biasa saja dengan beberapa ukiran indah, dilihat dari bahan bakunya, cincin itu hanya terbuat dari besi biasa dan tidak ada yang istimewa darinya.
Tapi Leo benar benar bisa merasakan kekuatan spiritualnya bergejolak ketika dia memegang cincin itu dan ketika Leo memasukkan cincin itu ke jari telunjuk tangan kanannya, dia seolah disedot oleh kekuatan misterius melalui lubang hitam.
__ADS_1
Beberapa saat kemudian Leo bisa merasakan tubuhnya lagi, tapi kali ini sebuah kejadian aneh berada di depan mata Leo.
Dengan mata kepalanya sendiri Leo bisa melihat Bumi yang dia tinggali saat ini tapi dengan susunan pulau yang berbeda dari apa yang dia tahu, bahkan hanya nampak satu benua dari pelanet besar tempat tinggalnya itu.
"Sebenarnya apa yang terjadi, dimana ini?" Guman Leo, dia tidak yakin bahwa dirinya berada di luar angkasa karena saat ini dia bisa bernafas dengan lancar dan tubuhnya juga sangat stabil.
Hingga pandangan Leo jatuh ke arah seorang wanita yang entah bagaimana tiba tiba muncul di hadapannya dan menatap bumi itu sebelum air mata perlahan menetes dari kelopak matanya.
Leo binggung melihat hal itu, kecantikan wanita yang ada di depannya benar benar tidak ada duanya, bahkan Leo yakin jika dia tidak bisa menahan dirinya, maka dia akan terjerumus ke dalam lubang dosa yang tidak bisa di maafkan.
"Apakah aku sudah mati, kenapa tanganku tidak bisa menyentuh wanita ini?" Guman Leo, dia berusaha melakukan banyak hal tapi tetap sama, setiap kali bagian tubuhnya menyentuh wanita yang ada di hadapannya, hasilnya tetap sama, tubuh Leo tembus begitu menyentuh wanita itu.
Ketika Leo masih sibuk dengan urusannya, dia mendengar wanita itu mulai berbicara dan mengatakan sesuatu.
"Ini semua adalah kesalahanku, karena aku memberikan penduduk dunia ini kesempatan menjadi kultivator, kekacauan ini terjadi" Ujar wanita itu sambil memandang bumi Dangan air mata yang terus mengalir membasahi pipinya.
"Hei, nona, apa yang anda lakukan?" Ujar Leo tapi kata katanya tidak sampai pada wanita yang ada di depannya saat ini.
__ADS_1
Wanita itu mengeluarkan banyak hal, cincin, senjata, kitab, kertas, dan hal hal aneh yang tidak diketahui oleh Leo, dua hal yang Leo ketahui yaitu cincin dengan ukiran yang sama seperti yang dia kenakan serta kubus misterius yang sebelumnya masuk ke dalam tubuhnya.
"Aku tidak memiliki keturunan di dunia ini, dan semua kejadian ini terjadi karena ulahku, aku akan menyelesaikan semuanya dan berharap di masa depan kehancuran yang sama tidak terulang lagi" Guman wanita itu sambil mengarahkan tangannya ke depan.
Bersamaan dengan itu semua hal yang dikeluarkan oleh wanita itu melayang layang di sekitarnya dan segera di selimuti oleh kobaran api, hanya dengan satu hempasan tangan, semua itu melesat menuju ke arah bumi dan menjadikannya hujan meteor.
"Kekuatan wanita ini sungguh gila, bahkan bisa mengeluarkan serangan seperti itu tanpa mengeluarkan tenaga yang berarti, siapa wanita ini sebenarnya?" Guman Leo sambil menatap wanita itu yang mana di sampingnya terbang cincin yang sama dengan milik Leo serta Kubus Misterius.
"Kedua item ini akan menyimpan satu bagian dari jutaan bagian kekuatan seorang kultivator, jika kekacauan kembali terjadi aku harap pemilik dari dua item ini nantinya bisa mengubah takdir masa depan" Ujar wanita itu kemudian dia melemparkan dua item yang dimaksud menuju ke bumi.
Ketika hal itu terjadi, Leo seolah ditarik sekali lagi oleh lubang hitam yang entah darimana datangnya, sebelum dia jauh dari wanita itu, dia bisa melihat Bumi hancur tanpa sisa dan wanita itu membuka sebuah ruang kekosongan dan memasukinya.
"Semua pusaka yang ada di dunia hanya kekuatan terkecil yang aku tinggalkan, aku harap dengan itu manusia di masa depan bisa melindungi diri mereka sendiri" Ujar wanita itu dan beberapa saat kemudian Leo kembali ke dalam tempatnya sebelumnya yaitu ruang perawatan akademi Naga Timur.
"Sebenarnya apa yang terjadi?" Guman Leo dan seketika dia jatuh tertunduk, dia benar benar menyaksikan sebuah kiamat di dunia ini dan dia melihat dua benda yang ada padanya, cincin yang ada di tangan kanannya serta kubus misterius yang masuk ke dalam tubuhnya.
Ketika melihat cincin di tangan kanannya, Leo dengan cepat berusaha melepaskannya tapi sebelum itu, dia kembali di sedot oleh lubang hitam menuju ke sebuah tempat.
__ADS_1