ORBION HUNTER : Harapan Dan Cahaya

ORBION HUNTER : Harapan Dan Cahaya
Pengorbanan (END)


__ADS_3

"Leo" 


Ketika Leo terjatuh dari langit karena seluruh kekuatan spiritual miliknya dan seluruh tenaganya sudah terkuras habis, Misari dan Lili datang kembali ke tempat pertarungan.


Meskipun sebelumnya Leo meminta keduanya untuk pergi. Mereka berdua tidak benar benar pergi melainkan mereka bersembunyi di belakang stadion.


Bahkan mereka bisa melihat serangan yang Leo keluarkan dan dampak yang ditimbulkannya dari serangan itu yang belum pernah mereka lihat sebelumnya.


"Kakak, apakah kakak baik baik saja?" Tanya Lili menatap ke arah Leo. Mata gadis hantu itu terlihat berlinang air mata ketika mengetahui bahwa Leo benar benar melakukan apapun untuk serangan barusan, bahkan dia tidak merasakan sedikitpun kekuatan spiritual dari dalam tubuh Leo.


"Apakah serangan itu berhasil?" Tanya Leo. Wajahnya benar benar penuh dengan darah dan kesadarannya sudah hampir hilang tapi terlihat kekhawatiran di wajah Leo.


"Ya, semua Orbion telah kau kalahkan dengan seranganmu barusan" Ujar Misari, terlihat air mata mengalir dari kelopak mata Misari ketika dia mengatakan hal itu.


"Apa ini?"Sementara Leo, Misari dan Lili tengah mengobrol, Nyi Roro Kidul bisa merasakan kekuatan mengerikan bergerak dengan sangat cepat ke arah mereka.


Kekuatan besar itu sangat sulit dibayangkan bahkan membuat Nyi Roro Kidul mengeluarkan keringat dingin dari sekujur tubuhnya ketika merasakan kekuatan besar itu.


"Kalian semua, tutup semua Indra yang kalian miliki dan bantu Leo menutup semua panca inderanya!" Ujar Nyi Roro kidul.


Meskipun semua orang tidak menyadari apa yang terjadi tapi mereka melakukan hal yang diminta oleh Nyi Roro Kidul, termasuk Jaya yang menggunakan kekuatan spiritualnya untuk menutup semua panca indra milik Leo serta Lili dan Misari.


Beberapa saat setelahnya hembusan angin yang sangat kencang menerbangkan segala sesuatu yang ada di sekitar mereka.


Bukan hanya itu, suara ledakan yang sangat keras masih bisa dirasakan oleh semua orang meskipun mereka menggunakan kekuatan spiritual untuk menutup telinga mereka.


Telinga mereka seolah olah akan meledak meskipun mereka mengalirkan kekuatan spiritual untuk menutup pendengarannya. selepas suara yang begitu keras terdengar di telinga mereka, mereka mendengar suara mendengung yang sangat menyakitkan di telinga mereka.


Tidak ada satupun orang yang tidak memegangi telinga mereka, bahkan Nyi Roro kidul dan para bawahannya juga memegangi telinga mereka karena rasa sakit yang mereka rasakan.


Kejadian itu berlangsung kurang lebih tiga puluh menit dan setelah kejadian itu, banyak dari mereka tidak mendengar apapun yang ada di sekitarnya bahkan orang yang jaraknya hanya beberapa sentimeter dari orang itu.


Awan menjadi gelap gulita setelah kejadian itu dan terlihat lahar panas berterbangan ke segala arah.


Tidak perlu bertanya apa yang terjadi karena selain semua itu, semua orang bisa merasakan dunia berguncang dengan sangat hebat tanpa henti seolah ada sesuatu berukuran besar yang menginjak injak dunia.


"Iblis sudah bangkit dari tempatnya, sepertinya memang tidak ada cara lain selain melakukan hal itu" Ujar Leo, dia mengayunkan tangannya dan mengeluarkan sebuah kotak yang mana di dalam kotak itu terdapat gelang poros langit.


Dengan sisa sisa kekuatannya yang tidak seberapa, Leo berusaha untuk bangkit lantas dia mulai membuka kotak itu.

__ADS_1


Semua orang masih berusaha menahan guncangan rasa sakit yang ada di telinga mereka tapi Leo tidak peduli akan rasa sakit yang dia terima.


Baginya keselamatan dunia jauh lebih penting dari rasa sakit yang dia terima saat ini dan dia harus menghadapi rasa sakit itu di saat saat terakhir yang dia miliki.


"Gelang Poros Langit, maafkan aku karena aku harus menggunakan dirimu dan tidak bisa memenuhi harapanmu"Ujar Leo memandangi gelang berukiran seekor naga dengan warna emas mencolok itu.


"Apakah kau yakin dengan ini semua? Kau sudah tahu mengenai resiko dari apa yang ingin kau lakukan bukan?" Suara Gelang poros langit terdengar di telinga Leo yang mana di tanggapi oleh senyuman di wajahnya.


"Aku tau resikonya tapi tidak ada pilihan lain selain melakukannya, jadi aku minta maaf padamu karena tidak bisa memenuhi harapanmu" 


"Tidak, kau melebihi harapanku dan harapan semua orang, kau adalah pahlawan di dunia ini dan namamu akan aku kenang selamanya di dalam hatiku" 


"Terimakasih, oh ya, aku minta tolong kau melindungi mereka semua setelah ini karena aku tidak akan bisa membantu mereka lagi setelah apa yang akan aku lakukan"


"Kau tenang saja, aku akan mengurus mereka semua" 


Setelah Leo dan gelang poros langit berbicara melalui pikiran, gelang yang sebelumnya berada di dalam kotak kemudian terbang melayang di depan tubuh Leo.


Kekuatan aneh segera menyebar ke sekitar mereka yang mana aura aneh itu bisa membuat semua rasa sakit yang mereka terima menghilang dan kondisi tubuh mereka menjadi pulih seperti sedia kala.


Pandangan semua orang saat ini tertuju pada seorang pemuda dengan tubuh bersimbah darah yang berdiri dengan tegap di depan sebuah gelang yang melayang layang di udara.


"Apa apaan ini, dia tidak memiliki kekuatan spiritual lagi. Darimana dia bisa mendapatkan kekuatan sebesar ini?" Ujar Jaya.


Dia adalah salah satu orang yang dilemparkan oleh kekuatan Leo sebelumnya dan dia akui bahwa kekuatan itu sangat besar yang tidak pernah mereka rasakan sebelumnya.


"Aku akan mengakhiri semua ini" Ujar Leo lantas dia mulai melakukan gerakan gerakan tangan yang mana ketika melakukan hal itu, beberapa pola aneh muncul mengelilingi Leo.


"Formasi pelindung siap, Formasi Pengikat Roh siap, Formasi pengumpul kekuatan siap, dan yang terakhir, Formasi Pengorbanan Siap" Leo membuat empat buah Formasi yang mana semua itu tersusun di atas kepalanya.


Bersamaan dengan itu energi berwarna biru terang dari tubuh Leo ditarik masuk ke dalam Gelang Poros Langit dan perlahan lahan darah yang ada di tubuh Leo mulai terkikis dan menghilang setiap detiknya.


"Tidak, Leo apa yang kau lakukan!" ujar Misari, dia berniat menarik Leo tapi ketika tangannya hampir menyentuh Leo. Kekuatan aneh membuatnya terpelanting ke belakang.


"Kakak" Lili yang melihat tangan dan kaki Leo juga mulai memudar tidak bisa tenang begitu saja.


Gadis hantu itu melesat menuju ke arah Leo tapi ketika dia akan menyentuh tubuh Leo, waktu seolah berhenti dan dia tidak bisa melakukan apapun untuk menyelamatkan kakaknya.


"Lili, Misari, maaf karena aku meninggalkan kalian berdua sendirian tapi aku yakin, kalian masih bisa menemukan kebahagiaan lain yang jauh lebih besar dibandingkan denganku, kalian masih bisa berkembang ke titik yang lebih tinggi dan jangan mudah menyerah untuk mencapai harapan itu. Aku mengandalkan kalian" Ujar Leo.

__ADS_1


Dia menolehkan kepalanya ke arah keduanya sebelum Leo benar benar hilang dari sana seolah dia masuk ke dalam gelang Poros Langit.


"Leo..Leo" semua orang tidak bisa tenang setelah Leo lenyap di hadapan mereka semua.


Mereka benar benar merasakan sebuah perasaan kehilangan ketika Leo menghilang.


Mungkin yang tersisa darinya hanyalah cincin yang tergeletak di tanah dan tidak ada satupun dari mereka yang kuat untuk mengambilnya.


Mereka semua meneteskan air mata, bahkan jaya yang sebelumnya terlihat sangat membenci Leo terlihat meneteskan kepalanya ketika melihat kepergian Leo.


"Apakah semua benar benar harus berakhir seperti ini?" ujar Jaya. Sesaat setelah jaya mengatakan hal itu, gelang poros langit menembakkan sebuah cahaya emas yang menembus awan gelap yang menyelimuti dunia hingga ke luar angkasa.


Setelah sampai di luar angkasa gelang poros langit mulai membesar dan melebar hingga setelah beberapa detik sosok naga Azure yang mana seluruh tubuhnya bisa menutupi bumi muncul dengan aura yang sangat terang membuat semua awan di langit lenyap begitu saja.


Sejauh mata memandang mereka hanya bisa melihat sisik naga yang berukuran sangat besar, bahkan satu sisik mungkin memiliki ukuran yang jauh lebih besar dibandingkan dengan Rusia.


Naga Azure itu tidak mengatakan apapun dan hanya membuka mulutnya yang lebar di satu sisi dan seluruh bumi seolah di sedot masuk ke dalamnya.


Semua kejahatan dan semua makhluk hidup yang tidak seharusnya ada di bumi ditarik masuk oleh naga Azure itu hingga akhirnya bumi benar benar telah dilahirkan kembali.


Bahkan iblis yang memiliki kekuatan menakutkan dan sejak kemunculannya sudah membuat sepertiga pulau jawa terbakar juga ikut tertelan oleh kekuatan besar naga itu.


"Manusia, aku sudah menghilangkan semua penyakit di dunia kalian, setelah semua ini kalian bisa menjalani hidup kalian dengan normal seolah tidak terjadi apapun, tapi aku tetap akan memperingatkan kalian bahwa kalian harus bertambah kuat karena kalian tidak akan pernah tahu dari mana musuh datang" Ujar Naga Azure membuat semua orang mendongakkan kepalanya keatas langit.


Suara tangis terdengar di seluruh dunia, setelah bertahun tahun akhirnya mereka bisa kembali lagi merasakan kedamaian.


Setiap Zaman yang Berkembang pasti akan ada masalah, tapi bagaimana manusia menyelesaikan masalah itu, hanya mereka yang tahu dan untuk mencapai tujuan yang lebih tinggi, maka pengorbanan itu perlu dilakukan.


......~END~......


Maaf karena ending yang mungkin terkesan terlalu dipaksakan dan tidak sesuai dengan apa yang diinginkan oleh para pembaca, tapi penulis juga manusia dan manusia memiliki kesalahan jadi saya selaku penulis menyampaikan permintaan maaf sebesar besarnya bila ada kata yang menyinggung hati para pembaca.


Penulis juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada para pembaca yang sudah mengikuti cerita penulis sampai sejauh ini, mungkin ucapan terimakasih tidak akan cukup tapi itu yang penulis miliki untuk saat ini.


Penulis akan terus berkarya dan berusaha meningkatkan kemampuan menulis jadi tolong bantuannya semua, tidak akan ada penulis hebat kecuali ada pembaca yang selalu mendukungnya.


Sampai Jumpa di Cerita Berikutnya.


Oh ya, mulai besok mungkin ada cerita baru yang akan dirilis jam 4-5 Sore karena mendekati puasa, jangan lupa baca Ya, Judulnya Glory After Rebirth.

__ADS_1


__ADS_2