
Hari hari terus berlalu, setelah berdiam diri selama 1 bulan di rumah sakit Citra Medika, Leo akhirnya sudah diperbolehkan untuk keluar.
Dokter yang memberikan perawatan pada Leo menjelaskan bahwa penyembuhan yang dilakukan oleh Leo melebihi orang-orang pada umumnya, dia bahkan bertanya pada Leo apa rahasia penyembuhannya yang begitu cepat, akan tetapi hal itu dianggap sebagai guyonan oleh Leo.
Waktu 1 bulan bukanlah waktu yang cepat melainkan sebaliknya, dalam waktu 1 bulan Leo sudah meninggalkan pelajaran di Akademi Naga Timur, jika ditambah cederanya ketika ujian babak ketiga, maka Leo saat ini telah izin selama satu bulan lebih.
Hari ini tepat tanggal 2 Juli 2131 tepatnya adalah hari Senin, Leo memutuskan untuk kembali ke akademi Naga Timur.
Entah seberapa banyak materi pelajaran yang ia lewatkan selama dia berada di rumah sakit, meskipun Leo bisa menghafal banyak hal dalam waktu yang sangat singkat tetapi meninggalkan kelas bukanlah sesuatu yang patut untuk ditiru.
Suasana akademi Naga Timur saat ini cukup ramai dengan beberapa orang yang berlalu-lalang mengurus berbagai urusan di dalam akademi.
Melihat bahwa semua orang memakai seragam yang sama satu sama lain, Leo menyadari bahwa selama dia dirawat, Leo telah melewatkan banyak hal mungkin juga termasuk pengukuran seragam dan pembagiannya, karena hal itulah saat ini Leo masih mengenakan seragam SMP nya dulu.
Karena pakaian yang dikenakan oleh Leo sangat berbeda dengan anak-anak yang lain, dengan cepat Leo menarik perhatian semua orang di akademi.
Pada awalnya mereka mengira bahwa Leo bukanlah murid dari akademi Naga Timur, tapi siapa yang tidak mengenal wajah Leo.
Wajah orang yang telah menunjukkan bakat luar biasa di usia yang begitu muda baik bakat akademik maupun bakat non akademik.
Meski ujian leo tidak menduduki peringkat pertama dalam ujian karena kekuatan spiritualnya hanya memiliki satu cahaya, apa yang diputuskan oleh akademi mengenai standar penilaian sudah disetujui oleh semua orang, mereka bisa memberikan pengecualian kepada orang lain meskipun orang itu benar-benar memiliki bakat yang hebat.
Jika mereka melakukan hal itu kemungkinan besar nama mereka sebagai akademi Naga Timur yang merupakan salah satu sekolah Elit di kota Lamongan akan tercemar.
__ADS_1
Bahkan mungkin beberapa tahun kedepan akan ada orang-orang yang memanfaatkan hal itu untuk menjatuhkan Akademi Naga Timur.
"Jujur saja sebenarnya aku tidak ingin mengenakan pakaian ini untuk pergi ke sekolah, pakaian yang aku miliki tidak banyak dan hanya beberapa pakaian santai yang masih cukup layak digunakan" Ujar Leo.
Semua pakaian miliknya telah habis terbakar, hanya seragam sekolah yang masih melekat pada diri Leo saat ini yang benar-benar layak untuk dipakai.
Pakaian yang digunakan sebelumnya untuk mendaftar, sudah berubah menjadi kain lap karena pakaian itu hancur setelah terkena serangan yang dilakukan oleh Yudi.
Meskipun Yudi tidak ada di Akademi naga Timur, Leo yakin jika pelatihan anak itu kembali maka dia akan terus mencari masalah dengannya.
"Hai Leo apakah itu kau?" Seorang anak laki-laki berlari menuju ke arah Leo, anak itu memiliki sepasang mata berwarna coklat yang cukup indah dan rambut yang sedikit panjang.
Dia berlari menuju ke arah Leo meskipun Leo belum mengetahui identitas dari anak yang berlari ke arahnya itu.
"Hahaha, siapa yang tidak mengenalmu di akademi Naga Timur, seorang anak yang mendapat nilai penuh dalam ujian tulis yang mana bahkan pihak guru sekalipun geleng-geleng kepala akibat masalah yang kau timbulkan, anak yang tidak pernah masuk ke Akademi meskipun dia diterima selama 1 bulan lebih, dan anak yang membuat masalah beberapa minggu setelah diterima masuk ke Akademi" Ujar anak itu yang mana hal itu membuat dada Leo terasa sakit.
"Sepertinya aku terkenal secara terbalik, hais sudahlah, kau belum memperkenalkan dirimu bukan?" Tanya Leo menatap ke arah anak yang ada di depannya.
"Oh iya, namaku adalah Ray Bintoro, kau bisa memanggilku Ray" Ujar anak itu mengulurkan tangannya ke arah Leo dan begitu Leo menyambutnya, anak itu kembali buka suara.
"Ngomong-ngomong kita berada di kelas yang sama, kalau kau tidak keberatan maka kau pergi bersamaku" Ujar anak itu dan beberapa saat kemudian bel sekolah berbunyi dan semua murid membubarkan aktivitas mereka dan menuju ke kelas masing masing.
"Baiklah kalau begitu, aku belum tahu dimana kelasku berada jadi lebih baik kita pergi bersama" Ujar Leo.
__ADS_1
Mengatakan hal itu sebenarnya dia menyimpan sebuah rasa curiga terhadap Ray saat ini, bagaimana tidak, sekian banyak murid hanya Ray sajalah yang datang menghampirinya, bahkan dia mengenal dirinya.
Selain itu anak itu dengan baik hati mengajak Leo pergi ke kelas bersamanya dan mengatakan bahwa dia sekelas dengan Leo.
Yang lebih mengherankan bagi Leo saat ini adalah, tampilan dari anak yang mengajaknya saat ini, meskipun biasa-biasa saja tapi Leo sangat tahu bahwa anak yang mengajaknya pergi ke kelas bersama merupakan keluarga kalangan atas.
Leo mengetahui hal itu dari sepatu yang dikenakan oleh anak itu dan jam tangan yang melingkar di tangannya, kedua barang itu jika ditotalkan setidaknya mencapai harga lima belas juta rupiah.
"Harus berhati-hati terhadap Ray, meskipun dia terlihat baik tapi dia adalah salah satu dari orang orang kalangan atas, mereka selalu berusaha menjatuhkan kami orang orang dari kalangan bawah , aku tidak akan membiarkan diriku dipermalukan oleh mereka" Ujar Leo kemudian Leo mengusap cincin penyimpanan yang melingkar di jari telunjuk tangan Leo.
Setelah tersadar dari serangan Orbion sebelumnya Leo baru tahu bagaimana caranya menggunakan cincin penyimpanan yang saat ini melingkar di jari telunjuknya.
Cincin itu tidak akan lepas oleh apapun dan akan sulit untuk dihancurkan, bahkan jika ingin menghancurkan cincin yang ada di tangan Leo menggunakan gergaji mesin maupun alat berat, semua itu tidak mungkin terjadi karena material yang terdapat pada cincin penyimpanan bukanlah material biasa yang bisa ditemukan di bumi.
Selain itu di dalam cincin penyimpanan yang ada bersamanya, Leo menemukan sebilah pedang berkarat dengan aura yang sangat mengerikan.
Pedang itu seolah telah membunuh jutaan manusia pada perang kuno yang terjadi satu miliar tahun yang lalu.
Karena Aura mengerikan yang terdapat pada pedang berkarat itu, Leo memutuskan untuk menyimpannya saat ini sampai dia benar-benar bisa menghilangkan semua Aura itu.
Leo pernah mencobanya ketika dia dirawat di rumah sakit, ketika dia mengeluarkan pedang itu seketika udara menjadi sangat dingin dan Leo kesulitan untuk bernapas, hal itu karena pedang dengan aura mengerikan itu membawa jutaan roh jahat di dalamnya.
Jika Leo ingin menggunakannya maupun memperbaiki nya, terlebih dahulu yang harus Leo lakukan adalah membersihkan pedang itu dari roh-roh jahat yang menempel padanya.
__ADS_1