ORBION HUNTER : Harapan Dan Cahaya

ORBION HUNTER : Harapan Dan Cahaya
Tuan Muda


__ADS_3

Beberapa saat setelah perawat yang melihat kondisi Leo pergi, tidak sampai lima menit rombongan orang masuk ke dalam ruangan milik Leo yang menang sedikit sepi dan terasa sedikit dingin.


Mereka adalah orang orang dari tenaga medis maupun orang orang yang tidak percaya dengan apa yang dikatakan oleh perawat bahwa dirinya melihat mayat hidup di ruang jenazah.


Pada awalnya mereka berpikir bahwa perawat itu berbohong tapi ketika mereka semua melihat ke arah Leo yang nampak berbincang bincang dengan sesuatu barulah mereka menyadari bahwa apa yang dikatakan oleh perawat itu bukanlah kebohongan melainkan adalah kejadian sebenarnya.


"Periksa dia dan siapkan semua peralatan medis, jika dia benar benar masih hidup pindahkan ke ruangan lainnya dan berikan dia perawatan untuk mengobati luka lukanya" Ujar salah satu dokter dan setelah mendapat interupsi itu, semua orang segera melakukan apa yang diminta sang dokter sementara orang lain yang melihat Leo masih hidup dan berada di ruangan jenazah merasa tidak percaya.


Semua dokter yang memastikan korban itu masih hidup atau sudah mati adalah dokter dokter berpengalaman dan cukup handal di bidangnya, tidak mungkin mereka melupakan satu orang seperti Leo dan mengira orang itu sudah mati begitu saja tanpa mengeceknya terlebih dahulu.


Hanya ada satu hal yang terlintas di pikiran semua orang saat ini, Leo benar benar bangkit dari kematian.


…..


Setelah memeriksa keadaan Leo dan memastikan bahwa Leo masih hidup, para tenaga medis memindahkan Leo ketempat orang orang dirawat dan saat ini di tempat perawatan itu terdapat ribuan orang yang sedang mendapatkan penanganan Medis.


sepanjang lorong Leo hanya bisa mendengar suara tangisan dan rintihan kesakitan dari setiap orang yang menjadi korban dari serangan Orbion tempo hari dan karena mendengar hal itu, Leo benar benar merasa sesak.


Banyak orang kehilangan keluarga, teman, maupun kekasih mereka di dalam bencana itu tapi tidak ada yang bisa menghentikannya, jika ayahnya berada disana saat itu mungkin kejadian mengerikan itu bisa dicegah tapi tentunya manusia tidak bisa mengandalkan satu orang untuk menangani masalah Orbion.

__ADS_1


"Kakak, bagaimana dengan kak Masamune dan Kak Dinda, dengan keadaan mereka saat ini sepertinya mereka tidak bisa membentuk kelompok bersama dengan kakak lagi?" Tanya Lili sambil mengikuti Leo yang dibawa oleh perawat menuju ruangan yang masih kosong.


"Kau harus menjaga mereka, selama itu aku akan berusaha mencari cara untuk menyelamatkan mereka dan membantu mereka memulihkan kondisi mereka"


"Kakak bisa memulihkan mereka berdua, apakah kakak serius?" Lili nampak begitu semangat ketika Leo mengatakan hal itu karena meskipun tidak terlalu lama, hanya mereka bertiga yang mampu melihat Lili dalam wujud hantunya tanpa merasa takut.


"Akan membutuhkan sedikit waktu tapi aku akan berusaha melakukannya, selama itu aku harap kau bisa menjaga mereka sementara aku akan mencari bahan bahan untuk membuat pil yang bisa memulihkan mereka berdua" Ujar Leo yang mana dengan cepat Lili menganggukkan kepalanya dengan semangat.


"Kakak tenang saja, aku akan mengurus mereka berdua, dengan jurus Bayangan Darah yang aku pelajari, aku bisa berubah menjadi manusia meskipun tidak lama" Ujar Lili diikuti senyuman tipis Leo.


"Tolong bantuannya"


"Hm" Lili menganggukkan kepalanya dan tanpa sadar pipinya menunjukkan rona merah dan entah kenapa meskipun Lili adalah hantu, dia bisa merasa panas di sekujur tubuhnya setelah Leo mengatakan hal itu.


Kebanyakan dari mereka adalah orang orang awam dan anak anak yang mengalami luka cukup serius akibat serangan Orbion dan Leo bisa melihat beberapa tenaga medis mengurus orang orang yang ada di sana seperti Mengganti perban, memberikan pengobatan dan lain sebagainya.


"Seperti sebelumnya, aku merasa bahwa tubuhku tidak bisa menyerap kekuatan spiritual seperti sebelumnya ketika aku melawan Orbion, sebenarnya apa yang terjadi" Guman Leo kemudian dia mengalirkan sihir petir ke seluruh tubuhnya sama dengan ayahnya yang pernah mengalirkan sihir petir ke arah Leo.


Ketika Leo melakukan hal itu, ranjang yang dia gunakan nampak memancarkan cahaya berwarna biru terang dan listrik seolah mengalir di seluruh tubuh Leo.

__ADS_1


Para dokter yang melihat hal itu tidak bisa melakukan apapun karena mereka tahu bagi sebagian hunter, ada beberapa yang bisa memulihkan luka dengan caranya sendiri dan mungkin saja Leo adalah salah satunya.


Akan tetapi tentu hal itu akan menakuti pasien pasien lainnya yang ada di dalam ruangan yang sama dengan Leo karena mereka baru saja mengalami hal yang mengerikan dan sekarang harus melihat hal aneh untuk sekali lagi.


"Akhirnya aliran spiritualku sudah lancar, aku harus mengalirkan kekuatan spiritual ke seluruh tubuhku agar aku bisa menggerakkan tubuhku!" Guman Leo kemudian dia mengalirkan kekuatan spiritualnya ke tangan kanannya dan mengeluarkan sebutir pil segala penyakit.


Memang pil segala penyakit yang dimiliki oleh Leo tidak bisa untuk mengobati luka luar tapi setidaknya pil itu bisa mengurangi sedikit rasa sakit yang harus diderita oleh Leo ketika dia berusaha menggerakkan tubuhnya.


Setelah mengeluarkan pil itu, Leo lantas menelannya dan setelahnya aliran kekuatan yang begitu hangat mengalir di seluruh tubuh Leo, aliran kekuatan itu memang tidak memulihkan luka Leo tapi dengan menelan pil itu, Leo bisa sedikit melupakan rasa sakit yang dia derita.


Ketika Leo sibuk menyerap khasiat pil itu, dua orang pria datang menghampirinya dan menunduk di hadapan Leo seolah mereka telah berbuat salah pada majikannya.


"Apakah kita pernah bertemu sebelumnya? Kenapa kalian menunduk di hadapanku?" tanya Leo menatap ke arah keduanya secara bergantian sebelum salah satu dari mereka mulai angkat bicara.


"Maaf tuan muda, kami tidak bisa melindungi tuan muda dengan baik, malahan kami membiarkan tuan muda mengalami luka serius seperti ini"Ujar salah satu dari mereka yang mana jawaban itu tidak menjawab pertanyaan yang diajukan oleh Leo.


"Aku akan mengulangi sekali lagi, apakah kita pernah bertemu sebelumnya kenapa kalian menunduk di depanku dan memanggilku tuan muda?" Ujar Leo sambil menyerap kekuatan spiritual untuk memulihkan tubuhnya.


"Ini adalah percakapan pertama kita tuan muda, kami adalah orang orang dari aliran Legendaris sekaligus bawahan dari ibu tuan muda" Ujar salah satu dari mereka yang mengejutkan Leo.

__ADS_1


"Kalian mengenal ibuku, bagaimana kondisinya saat ini?" Tanya Leo dengan semangat tapi sebelum kedua orang itu berniat menjelaskan, suara telepati terdengar di telinga keduanya dan meminta mereka mengunci mulut atas apa yang baru saja mereka lihat.


Suara itu juga meminta keduanya untuk segera kembali ke aliran legendaris karena masalah penyerangan kota Jakarta bukanlah sesuatu yang bisa diremehkan.


__ADS_2